Presentasi di Seminar Ilmiah Kependudukan

NavigationJudul

MENGARAHKAN DINAMIKA PENDUDUK MELALUI POS PEMBERDAYAAN MENGGERAKKAN PEMBANGUNAN LINGKUNGAN HIDUP TERDIRI ATAS PENGGUNAAN TEKNIK EKOLOGI MENYELESAIKAN PROBLEM LINGKUNGAN KEBAKARAN LAHAN PENYEBAB KABUT ASAP DAN RESTORASI EKOSISTEM LAHAN YANG SUDAH HANGUS DEMI MASA DEPAN ANAK CUCU

 

Ditulis oleh

Raden Arum Setia Priadi, S.Si., M.T.

HP 081279048058 (dulu)

HP 08117213802 (sekarang)

Abstraks

Pos Pemberdayaan dengan titik sentral kegiatan yaitu ekonomi (yang berkelanjutan, perlu belajar EKONOMI TEKNIK) meningkatkan kesejahteraan melalui agro-industri dan agro-energi sehingga mengentaskan keluarga dari kemiskinan dengan efek menggerakkan pembangunan lingkungan hidup. Diperhatikan pembicara ahli dengan topik: 1) Dinamika penduduk dalam kerangka pembahasan sustainable development goals; 2) Pembangunan yang berbasis pada pemberdayaan keluarga; 3) Penduduk sebagai titik sentral pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan.

Makalah berisi informasi dasar yang diperlukan memilih dan mendesain solusi ekologi. Pendekatan meliputi studi kasus Tanjung Api-api dan model ekosistem yang diaplikasi ke desain, pengaturan, dan modifikasi ekosistem. Diuraikan juga disiplin dan konsep lingkungan yang dipakai, konsep dalam ekologi sistem yang fundamental untuk teknik ekologi dan restorasi, sebagian dari 19 prinsip teknik ekologi yang dipublikasikan 1989 sebagai titik berangkat untuk mengelola teknik ekologi dan restorasi ekosistem (river and streams, wetlands, coastal areas, altered terrestrial landsapes).

Digunakan metode teknik ekologi menyelesaikan problem polusi kabut asap. Bagai mana wetlands dapat dipergunakan dalam menangani titik dan non-titik polusi air akibat kebakaran. Bagai mana kontaminan dapat dipindahkan dari soil in situ oleh bio-remediation. Diuraikan teknik manajemen ekologi praktis yang digunakan teknik ekologi dan restorasi ekosistem. Digunakan alat utama dalam proyek ecological engineering and restoration (spektrum pendekatan manajemen ekosistem) yaitu pemodelan ekologi untuk memprediksi Tanjung Api-api ecosystem structure and function. Kajian direncanakan melibatkan ilmuwan lingkungan dan insinyur dalam academia, pemerintah, dan industri untuk lanjut menemukan solusi inovasi ke problem lingkungan bekerja sama dengan alam.

Kata-kata kunci: dinamika penduduk, pos pemberdayaan, pembangunan lingkungan hidup, teknik ekologi, problem lingkungan, restorasi ekosistem.

Pengembangan Perangkat Sistem HKI Fakultas

Kepedulian RASP terhadap nasib dosen sebagai pemilik hak (atas) kekayaan intelektual, kampus, dan desa /kelurahan diwujudkan pada semua proyek penelitiannya serta posting awal terkait penelitian di official blog-nya sejak tanggal 1 Nov 2011. Kini fokus RASP sedang mengarah ke Sistem HKI Fakultas sebagai back office penunjang kewirausahaan di tingkat fakultas dengan target pasar primer yaitu pemerintahan desa /kelurahan dan stake holder-nya yang ada di pos pemberdayaan masyarakat. Harus dibisa dikomersialisasi semua hasil karya penelitian yang dikelola Lembaga Penelitian dengan struktur awal sbb.

 

PD1_FT1

Perangkat Sistem HKI Fakultas perlu dikembangkan di semua fakultas karena pemilik HKI tersebar di semua fakultas. Untuk menunjang ini di tingkat jurusan perlu dibentuk minimal dua divisi yaitu Dikominfo dan Dikersa. Pengembangan dilakukan dengan inovasi model kebijakan yang bisa membangun partisipasi sivitas akademik. Skema bisa dilihat di posting https://dosen.unila.ac.id/rasp/2013/01/25/sistem-hki-fakultas/

Dari Pusat Studi menuju Pusat Antar-Universitas

Universitas Lampung khususnya Lembaga Penelitian sudah berpengalaman terhadap bentuk institusi Pusat Studi yang dikelola sendiri. Di samping itu ada beberapa institusi “Pusat” dalam bentuk UPT yaitu: 1) Pusat Komputer; 2) Pusat Penjaminan Mutu Universitas; 3) Pusat Jasa Ketenagakerjaan.

Pusat Studi dikelola oleh Lembaga Penelitian karena prioritas utama terkait penelitian, sedangkan Pusat Antar-Universitas (PAU) direncanakan dikelola oleh Fakultas bersama Jurusan terkait bidang ilmu yang di-kerja-sama-kan, tidak hanya penelitian tetapi juga mencakup pendidikan pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Di sini pihak fakultas sebagai koordinator, sedangkan pelaksana di pihak jurusan yang didukung kelompok dosen yang tergabung dalam suatu divisi.

Ada beberapa universitas di Provinsi Lampung yaitu: a] Universitas Lampung; b] Universitas Bandar Lampung; c] Universitas Malahayati; d] Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai; e] Universitas Megou Pak; f] Universitas Tulang Bawang; g] Universitas Mitra; h] Universitas Muhammadiyah Lampung; i] Universitas Muhammadiyah Metro.

Dicoba didirikan Pusat Antar-Universitas untuk menghimpun pelaksanaan tri dharma dari sembilan universitas tersebut dengan prioritas bidang ilmu terkait komputer baik dalam ranah ilmu pengetahuan mau pun teknologi. Pilihan ini adalah ilmu terdekat dengan urusan monitoring (pemantauan) dan urusan navigasi. Topik institusi yang menarik adalah UPT Pusat Komputer yang dibutuhkan oleh semua universitas.

Hal ini tetap diusahakan meski pun diperoleh informasi bahwa PAU adalah pekerjaan Ditjen Dikti bukan pekerjaan universitas karena PAU itu untuk pengembangan dan peningkatan.penggunaan komputer dalam kehidupan kita pada umumnya dan kehidupan adakademik pada khususnya.

Interkoneksi ur navigasi dgn ur WMB

WMB Main Invited Lecture: Future perspective of radar polarimetry and its application to multi-parameter fully polarimetric POLSAR Remote Sensing & Geophysical Stress-change monitoring with implementation to agriculture, forestry & aqua-culture plus natural disaster assessment & monitoring within the equatorial /sub-equatorial belts by implementing of equatorially orbiting POLSAR single and tandem satellite sensors.

Nampaknya hal ini terkait navigasi satelit yang masih jauh dari perhatian RASP. Peneliti ini masih mencoba menelisik navigasi pada polarimetric airborne SAR sensors dan E-SAR and F-SAR.

Rencana RASP Research TA 2013 /2014

Mengacu pada PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI Edisi IX 2013 terutama pada BAB 9 PENELITIAN DOSEN PEMULA, direncanakan penelitian terkait PAU (Pusat Antar Universitas) Bidang Radar, Remote Sensing, Networking, dll termasuk NAVIGASI. Sesuai bidang ilmu RASP yaitu teknik komputer informatika, dicoba diteliti the nature of systems dari PAU khusus untuk bidang navigasi dengan cara systems analysis. Pengembang sistem PAU tentu harus mengatasi isu sistem basis data dan sistem real time berkaitan sistem berorientasi fungsi yang diarahkan oleh analisis terstruktur.

Judul: ANALISIS SISTEM PEMBANGUNAN PUSAT ANTAR UNIVERSITAS BIDANG NAVIGASI DARI SUDUT PANDANG DIVISI KOMUNIKASI INFORMASI TIAP JURUSAN. Dari mesin pencari Google, jika kita mengetik kata kunci “pusat antar universitas”, maka akan diteruskan ke UGM, ITB, IPB, dan UI, beberapa perguruan tinggi yang bisa dijadikan referensi dalam rangka membangun pusat antar-universitas. Kita tidak perlu takut membangun pusat antar-universitas karena Unila khususnya LemLit sudah berpengalaman dengan beberapa pusat studi-nya.

Sistem kelistrikan 1

Sistem kelistrikan untuk sistem UAV, kamera, net-book /note-book /laptop didukung oleh sistem baterai yang memperoleh energi listrik berasal dari dinamo otomotif transporter, getaran dan panas wahana tersebut, dan /atau silent quiet get set

Untuk transporter, kita mulai dengan mobil seperti AVANZA, INNOVA, XENIA, atau TERIOS yaitu jenis-jenis yang banyak dimintai masyarakat Indonesia. Mengapa dipilih ketiga merek itu? Karena untuk wahana perang dibutuhkan jumlah yang cukup memadai di pasar, di instansi pemerintah mau pun swasta, serta di pelosok Nusantara yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Terkait sistem pembuka pintu atap, sudah ada NISSAN yang menyediakan.

Perang biasanya terjadi mendadak walau pun untuk menuju deklarasi perang dibutuhkan tahapan yang tentu memerlukan durasi waktu yang tidak sebentar. Walau pun begitu eskalasi perang bisa meningkat drastis di luar antisipasi dari TNI AD serta kapasitas perakitan yang terpasang di industri mau pun pusat riset perguruan tinggi untuk mengubah semua kendaraan itu menjadi sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.

Sistem navigasi 3

Sistem kelistrikan > sistem navigasi > sistem peta, GPS > Permasalahan yang dibahas antara lain ialah pemetaan :

1)         Alat pengumpul data spasial dan non spasial (diawali dengan kamera digital).

2)         Alat pengolah data pemetaan (diawali dengan net-book /note-book /laptop).

3)         Alat bantu pemetaan (diawali dengan UAV plus sistem navigasi /remote control).

Ketiga perangkat tersebut perlu didukung oleh otomotif transporter. Perlu didesain wahana angkut yang cocok sesuai medan operasi TNI AD. Oleh karena itu diajak rekan dosen dari Teknik Mesin. Wahana itu bisa berupa mobil (mudah dirakit dalam waktu singkat), truck (edisi sistem lengkap), dan panser (edisi kondisi ekstrem). Perlu dipikirkan desain bukaan atap dan tempat UAV take off di atap kendaraan.

Sistem navigasi 2

Jenis Lomba berupa teknologi terapan atau rekayasa :

a.         Rancang bangun (Setelah inovasi, dilanjutkan dengan rancang bangun keterkaitan sistem kelistrikan dengan sistem navigasi).

b.         Model (Setelah selesai dengan rancang bangun, dilanjutkan pembuatan model di atas kertas atau di dalam komputer).

c.         Prototipe (Setelah selesai pembuatan model, dilanjutkan pembangunan prototipe di bengkel perguruan tinggi).

d.         Inovasi (Dimulai dari inovasi terkait sistem navigasi alat utama TNI AD yaitu pesawat terbang UAV. Sistem navigasi tergantung pada sistem kelistrikan).

e.         Modifikasi alat utama sistem kesenjataan TNI Angkatan Darat (Setelah prototipe terbangun, baru bisa dilakukan modifikasi peralatan tersebut).

Sistem navigasi 1

Penelitian tentang sistem navigasi bisa dikaitkan dengan Lomba Cipta Teknologi 2013 dari TNI AD. Hal ini juga dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan kekuatan alut /alutsista (Alat Utama /Alat Utama Sistem Senjata) TNI AD. Cipta teknologi yang dilombakan murni hasil karya sendiri, bukan jiplakan.

Melalui naskah ini dimulai secara perorangan dilanjutkan secara berkelompok dengan rekan dosen. Sebagai calon peserta dari kalangan perguruan tinggi, dirasa perlu untuk terlibat setelah peran serta terkait PKN.

Spesifikasi hasil lomba dimulai dari peranti lunak yaitu aplikasi rekayasa teknologi yang memenuhi unsur-unsur sistematika dari mekanisme kerja suatu software yang digunakan untuk mendukung tugas TNI AD. Peranti yang dimaksud bermula dari rekayasa perangkat lunak terkait sistem navigasi, misalnya diawali dengan UAV.

Dari sana dikembangkan aplikasi rekayasa teknologi yang memenuhi unsur-unsur sistematika dari mekanisme kerja peralatan perangkat keras yang digunakan mendukung tugas TNI AD. Dimulai dengan computer /controller hardware yang tertanam di UAV.