Sumber:
lanjut
Keterkaitan disertasi lingkungan power plant (pembangkitan tenaga mulai dari PLN, PLTS), bounded area (kawasan berikat mulai dari WIYATA MANDALA hingga kawasan industri), terminal /port (bandara /pelabuhan mulai dari PARKIR hingga LINE /CHANNEL) plus sistem informasi geografis, lingkungan hidup dan kehutanan.
SILABUS: Mata kuliah SIG (Sistem Informati Geografis) atau GIS (Geographic Information System) atau Geo-Informatics (Informatika Geografi) mendukung usaha Informatika untuk Pertanian atau (ICT for Agri-culture) dan MARITIME /MARINE INFORMATICS. Jadwal tiap jumat jam 13.30 – 15.10 wib di H18 dengan dosen pengajar RASP dan TY. Mengetahui, memahami, bisa menggunakan Sistem Informasi Geografis, serta membangunnya untuk keperluan tertentu.
Jangan takut dengan teknologi nuklir karena 76,50 % rakyat Indonesia setuju ipteks nuklir. URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/260465. Indonesia mempunyai cadangan uranium lebih dari 70.000 ton uranium. URL http://www.antaranews.com/berita/375792/indonesia-miliki-cadangan-uranium-70000-ton
Direncanakan ada Seminar Teknologi Nuklir dengan tema Aplikasi Teknologi Nuklir pada PLTN sebagai Sumber Energi Listrik RAMAH LINGKUNGAN bagi Industri untuk Memajukan Kesejahteraan Rakyat Indonesia. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis 9 April 2015 jam 08.00 wib s.d. selesai di Aula Gedung A FT Unila dengan pemateri: Sudirman Said (Menteri ESDM), Djarot S. Wisnubroto (Kepala BATAN), dan Khairul Huda (Deputi BPI BAPETEN).
Sebagai tindak lanjut seminar, kalau bisa kita berjuang agar satu di antara empat PLTN yang dibangun Pemerintah berlokasi di Provinsi Lampung Kabupaten Tulang Bawang Kecamatan Dente Teladas. Pesisir pantai timur Lampung aman dari potensi gempa bumi. Mengapa di lokasi itu? Karena posisinya di pertengahan Lampung, tidak terlalu ke utara, tidak terlalu ke selatan, sedikit pemukiman penduduk karena dekat dengan Taman Nasional Way Kambas.
Di samping itu kecamatan tersebut tidak jauh dari Desa Margasari yang dikembangkan menjadi Lampung Mangrove Center. Diharapkan kehadiran PLTN di sana bisa mengembangkan pusat penelitian tersebut. Simak URL https://www.unila.ac.id/lppm-siapkan-desa-binaan-di-lampung-timur/?upm_export=pdf
Hal ini bisa dikembangkan sekalian dengan dua piramida di Kec Mesuji Timur. Jadi untuk keperluan PLTN sebaiknya dibangun juga piramida sebagai tempat perkantoran dan pemukiman sehingga tiada kebutuhan lahan luas, dihindari pembukaan lahan yang bisa menyelamatkan populasi hutan yang ada.
Piramida Register 45 bisa menghemat luasan lahan hutan yang terpakai di samping yang digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bio Massa dari hasil hutan yang di tanam di tempat ini. Bisa dicontoh skema dari http://www.hexamitra.co.id/pembangkit-listrik-tenaga-biomassa.php ba
Perencanaan PLTBM sangat dipengaruhi oleh wilayah yang bersangkutan terutama kesinambungan bahan baku. Oleh karena itu Register 45 yang cukup luas adalah ideal untuk keperluan ini. Jadi luasan hutan hanya sedikit yang terpakai untuk tapak piramida dan tapak PLTBM. Selain itu semua bangunan harus dirobohkan dan ditanami pohon sebagai bahan baku pembangkit tersebut.
Di sekitar tapak piramida dibangun terminal angkutan penumpang dan angkutan logistik. Di sekitar PLTBM dibangun terminal logistik dan stasiun kereta api untuk mengangkut hasil panen hutan seantero luasan Register 45. Di tepi perbatasan lahan tempat tersebut perlu digali saluran primer selebar 10 meter yang cukup untuk perlintasan dua truck dan escavator ketika masa pembangunan dan perlintasan water way ketika sudah jadi dengan skema terusan seperti di Terusan Suez atau Terusan Panama.
Saluran primer itu bisa sebagai pengumpul hasil panen air hujan untuk dikirim ke waduk dekat Piramida Dermaga. Bisa juga sebagai sarana water way untuk wisata dan keperluan dua piramida tersebut. Sekali gus saluran berfungsi sebagai pagar yang membatasi lalu lintas perambah hutan dan kendaraannya.
Piramida adalah bangunan tahan gempa dan pergeseran tanah, digunakan dengan skema mulai dari lantai terbawah untuk KEK (Kawasan Ekonomi Khusus). Lantai kedua untuk Kawasan Industri. Lantai ketiga untuk pelayanan pendidikan, kesehatan, kependudukan, pemerintahan, waste management, environment management, dll. Lantai keempat untuk rusunawa dengan satu kamar, satu dapur, satu MCK, satu gudang, satu ruang makan, satu ruang tamu untuk para bujang gadis.
Lantai kelima untuk rusunawa dengan dua kamar, satu dapur, satu MCK, satu gudang, satu ruang makan, satu ruang tamu untuk keluarga muda. Lantai keenam untuk rusunawa dengan satu kamar orang tua, satu kamar anak bujang, satu kamar anak gadis, satu kamar pembantu, satu dapur, dua MCK, satu gudang, satu ruang makan, satu ruang tamu untuk keluarga matang.
Lantai ketujuh hingga terakhir diperuntukkan kamar-kamar losmen, hotel berbintang mulai satu hingga lima. Di atas mendekati puncak piramida adalah instalasi untuk keperluan penelitian energi petir, penelitian BMKG, penelitian navigasi, bandara angkutan helikopter dan empat helipad di keempat potongan sisi piramida.
Ilmu lingkungan saat ini penting karena sudah nampak kerusakan di antariksa /udara, di daratan, dan di lautan (contoh: di sekitar Register 45 kedalaman air tanah di sumur lebih dari 20 m; di Mesuji Timur banyak lokasi air payau menghambat pertumbuhan tanaman pangan). Diperlukan teknik ekologi dikontribusi teknik informatika berupa geo-informatika dan bio-informatika untuk menangani kerusakan. Diperlukan restorasi ekosistem dikontribusi teknologi informasi untuk memperbaiki kerusakan. Oleh karena itu ilmu lingkungan perlu didukung seluruh ilmuwan. Simak uraian lengkapnya di sini.
BAB1 PENDAHULUAN-1 RASP bertekad memproduksi ilmu yang merupakan sistem pengetahuan environment, information, communication technology berisi penjelasan penanganan fenomena global climate change dan global warming melalui teknik ekologi menghasilkan restorasi ekosistem. Sistem pengetahuan ilmiah yang dibangun terdiri atas unsur-unsur:
1) Jenis sasaran: urban and rural community. Kedua jenis masyarakat ini berdiam di kelurahan, desa, atau satuan masyarakat yang sejenis. Di sini terdapat satuan-satuan lebih kecil yaitu lingkungan, dusun, rukun warga, dan rukun tetangga. Banyak satuan ini dirangkai menjadi posdaya. Alternatif fokus penelitian di Kab Tulang Bawang khususnya di Dente Teladas dan di Kab Mesuji khususnya di Kec Mesuji Timur.
2) Bentuk pernyataan: dituangkan dalam pemodelan dan simulasi dengan narasi dan gambar sehingga mudah dipahami. Alat bantu yang dipakai dimulai dari aplikasi perkantoran, aplikasi pemodelan, dan aplikasi simulasi. Alat peraga mulai dari hasil cetakan di kertas, tayangan via LCD /OHP, dan lain-lain misalnya di blog ini.
3) Ragam proposisi terdiri atas: a] azas ilmiah; b] kaidah ilmiah; dan c] teori ilmiah. Proposisi yang terdiri atas premis-premis dan konklusi disebut argumen. Proposisi bukan kenyataan melainkan penjelasan kenyataan secara langsung dan bukan penjelasan tentang realisasi. Proposisi adalah pernyataan tentang hubungan yang terdapat di antara subjek, predikat, objek, keterangan, dan lingkungannya.
4) Ciri-ciri pokok adalah kehadiran pembangkit /penghasil energi (listrik, bahan bakar, minyak, nuklir), kawasan industri-pasar /usaha kecil dan menengah, dan sarana deliveri berupa terminal, bandara, pelabuhan dalam satu kawasan misal piramida. Pengaruh perubahan iklim yang dicermati adalah perubahan cuaca (hujan-banjir, panas-kebakaran, radiasi-kehancuran). Antisipasi pemanasan global dengan penghijauan kebun /pekarangan /halaman selebat dan serapat mungkin plus sumur resapan dan jaringan drainase.
5) Pembagian sistematis dalam tiga kategori yaitu: a] darma pendidikan /pengajaran dalam bidang teknik elektro dan /atau informatika (prioritas); b] darma penelitian dalam bidang tata kelola terkait hak kekayaan intelektual dan computer supporting system; c] darma pengabdian dalam bidang komersialisasi kekayaan intelektual (terutama merek) dan kreativitas kewirausahaan bekerja sama dengan institusi posdaya yang terbentuk di tingkat kelurahan dan desa.
BAB1 PENDAHULUAN-2 Dalam rangka menyelesaikan masalah Mesuji yang berusia lebih 20 tahun, diusulkan pembangunan piramida kembar di Register 45 dan di dekat Desa Tanjung Mas Mulya dan dermaganya. Piramida register dibangun oleh Pemerintah bekerja sama dengan Perum Perhutani, PT PLN, dan PT Perkebunan. Pemerintah mengurusi kependudukan 16.000 warga yang akan dipindahkan dari posisi tidak legal menuju rusunawa di dalam piramida register. Perum Perhutani akan mempekerjakan warga tersebut yang memilih hidupnya mengurusi hutan bahan baku pembangkit listrik tenaga bio massa. PT Perkebunan akan mempekerjakan warga tersebut yang memilih hidupnya mengurusi aneka kebun. PT PLN akan mempekerjakan warga tersebut yang memilih hidupnya mengurusi kelistrikan dengan sumber tenaga dari bio massa. Piramida dermaga dibangun menggunakan lumpur dari waduk yang dibangun di sebelahnya. Piramida ini mempunyai rusunawa untuk menampung orang perairan yang tinggal di atas saluran primer, saluran sekundar, dan saluran tersier di Mesuji Timur dan sekitarnya. Piramida ini dibangun Pemerintah bersama PT PLN, PT ASDP, dan PT Pelabuhan Indonesia.
Pemerintah mengurusi para penduduk ilegal, tinggal di atas lahan negara agar menjadi penduduk legal karena tinggal di dalam rusunawa piramida dermaga. PT PLN mempekerjakan para warga itu yang mendedikasi hidupnya mengurusi listrik dengan sumber tenaga dari matahari, angin, arus laut, dan bio-diesel dari minyak nabati hasil pertanian setempat. PT ASDP mempekerjakan para warga yang mendedikasikan hidupnya di kapal yang melayari perairan semua saluran primer, sekunder, dan tersier serta feri penyeberangan. PT Pelabuhan Indonesia mempekerjakan para warga yang mendedikasikan hidupnya bekerja di dermaga besar di tepi sungai dan lautan juga di banyak dermaga kecil di saluran primer lebar 10 meter yang menghubungkan waduk dekat piramida dermaga dengan piramida register sebagai sumber air tawar.
GARIS BESAR KEGIATAN /METODE YANG DILAKUKAN UNTUK CARI SOLUSI
Pemanfaatan kawasan lahan basah dan lahan kering sebagai kawasan terbangun atau industri dari sudut pandang ilmu ekologi teknik; ==> akan diteliti semua lokasi di desa yang pernah ditempati mahasiswa kkn yang dibimbing oleh peneliti sebagai DPL. Ada suatu lokasi terpilih di pesisir timur Lampung yang perlu dijadikan tempat PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) sebagai aplikasi teknologi nuklir sumber energi ramah lingkungan bagi industri untuk memajukan kesejahteraan rakyat Indonesia. Di samping itu di pesisir timur laut Lampung (Mesuji Timur) sebagai lahan basah bisa dibangun waduk dan piramida sebagai tempat perkantoran pemerintah, wiyata mandala, kantor perusahaan, rusunawa bagi orang perairan dll, bandara helikopter, pembangkit listrik tenaga angin dan matahari. Di bagian barat Kecamatan Mesuji Timur tempat Register 45 bisa dibangun piramida sebagai fungsi yang sama, rusunawa bagi perambah hutan ilegal, kantor pembangkit listrik tenaga bio massa.
Mekanisme penanggulangan bencana (kekeringan kemarau –> kebakaran, air payau, kebanjiran penghujan –> terbuang percuma air tawar), mengantisipasi perubahan iklim dengan perencanaan infra-struktur yang melibatkan sistem manajemen lingkungan terpadu dari semua stake holder terkait; ==> yaitu posdaya, pokmas, kades /ka-kam, lurah dan jajarannya. Mitigasi bencana dan contingency plan apa lagi terkait bencana nuklir seperti di Fukushima, simak URL http://www.world-nuclear.org/info/Safety-and-Security/Safety-of-Plants/Fukushima-Accident/
Rencana Penelitian Tersusun Sistematik, Konsisten, dan Operasional; ==> semua dituangkan di official blog ini. Hasil penelitian (teknik informatika dan teknik lingkungan) diterapkan dalam kegiatan pendidikan (prodi teknik elektro [umum] dan teknik informatika [khusus]) dan pengabdian (sentra hki /puslitbang haki dan knowledge & technopark). Dalam melakukan riset dasar, penulis mencoba berkolaborasi dengan peneliti riset terapan melalui jurnal index scopus di mana dicoba pengetahuan baru, teori, konsep, dan metodologi dipakai dalam riset terapan tersebut. Hasil riset terapan menjadi kebutuhan riset dasar untuk alternatif solusi. Riset dasar dilakukan pada tahapan bisnis pra-komersial, skala bisnisnya seimbang aspek positif dan negatifnya. Kependudukan dan Pembangunan Berkelanjutan; metode penelitian yang penulis tempuh adalah penelitian melalui survei internet dan survei lapangan dengan ketentuan: 1) objek dan kondisi pengamatan tidak diatur; 2) data dikumpulkan apa adanya; 3) perlu metode pengumpulan data yang tepat;
MENGARAHKAN DINAMIKA PENDUDUK MELALUI POS PEMBERDAYAAN MENGGERAKKAN PEMBANGUNAN LINGKUNGAN HIDUP TERDIRI ATAS PENGGUNAAN TEKNIK EKOLOGI MENYELESAIKAN PROBLEM LINGKUNGAN (KEBAKARAN LAHAN PENYEBAB KABUT ASAP, KEKERINGAN, KEBANJIRAN) DAN RESTORASI EKOSISTEM LAHAN YANG SUDAH HANGUS, RUSAK DEMI MASA DEPAN ANAK CUCU;
Penggunaan Teknik Ekologi, Pelestarian Hutan & Daerah Aliran Sungai (DAS), Pertanyaan-pertanyaan Kunci; ==> Teknik ekologi dengan pemanfaatan geo-informatika dan bio-informatika. Lokasi restorasi, pelestarian hutan di desa-desa penempatan mahasiswa kkn di mana RASP menjadi DPL. Di antara desa itu tentu ada DAS yang menjadi bagian penting dari PLTMH bahkan kalau bisa PLTN misalnya di Tulang Bawang atau Lampung Timur. Fokus pada tiga lokasi yaitu pembangkit listrik, kawasan industri, dan pelabuhan /terminal ==> Prioritas pembangkit listrik sederhana untuk level desa /kelurahan yang terkait dengan kawasan industri kecil dan menengah di rural and urban areas yang dekat dengan pelabuhan dan /atau terminal angkutan-peti kemas. Kalau bisa /memungkinkan dibahas pembangkit sekaliber PLTN seperti di Fukushima. Untuk tahap awal, bisa dimulai dengan PLTD dengan bahan bakar bio-diesel dengan minyak nabati berasal dari hasil panen kelapa sawit dan kopra kelapa dari Kecamatan Mesuji Timur dan sekitarnya.
Hal ini memerlukan kerja sama dengan Pertamina untuk produksi bio-diesel dari bahan baku solar, minyak sawit, dan minyak kelapa di lokasi terdekat dari tempat kedudukan semua PLTD tersebut. Selain itu perlu dibangun BUMDes seperti PLN mini yang perlu berusaha agar instalasi listrik di semua rumah tangga yang dialiri listriknya sesuai standar KONSUIL setempat.