TATA-NAGA-RA
RASP diajari meneliti pertama kali ketika pelajaran IPA di SD diminta mengamati lingkungan sekitar. Setelah itu di SMA penulis mengikuti KIR Padmanaba. Pertama kali penulis meneliti tentang Arsitektur Bangunan Tradisional Bali ketika sekolah di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Ke depan aspek arsitektur bangunan menjadi salah satu kajian yang selalu diperhatikan dalam penelitian-penelitian yang dikerjakan.
Visi RASP dalam meneliti yang akan menjadi benang merah adalah tata kelola informasi terkait: 1) Pembangkit listrik dan sistem penunjangnya di kampus terutama dikelola oleh Jurusan Teknik Elektro sebagai penghasil SDM bidang kelistrikan; 2) KEK /Kawasan industri terutama jasa pendidikan kampus terkait dengan kelistrikan dan keselamatan pemakaiannya; 3) Kawasan terminal /bandara /pelabuhan terutama terkait tata kelola pemantauan ketiganya terkoneksi kampus. Semua dilakukan dalam rangka aplikasi manfaat komputer untuk teknik ekologi dan restorasi ekosistem kampus agar daya dukung lingkungan terhadap kesejahteraan manusia sivitas akademik meningkat.

Penelitian kedua tentang Automatic Fingerprint Identification System ketika saya menempuh program sarjana di Program Studi Elektronika dan Instrumentasi, Jurusan Fisika, FMIPA UGM, Yogyakarta. Ke depan, penelitian tentang sidik jari akan diarahkan terkait otentifikasi para pengguna komputer yang akan log in ke dalam sistem komputer yang mengelola informasi teknik ekologi dan restorasi ekosistem kawasan pembangkit listrik, industri (ekonomi khusus), dan terminal /pelabuhan /bandara sekitar kampus.
Penelitian ketiga tentang Sistem Lelang via Internet atau biasa dikategorikan sebagai electronic procurement ketika saya menempuh program pasca-sarjana di Program Pasca-Sarjana UGM untuk Ilmu Teknik (Teknik Elektro). Ke depan penelitian tentang sistem lelang diarahkan pada lelang pekerjaan dan lelang jabatan di institusi mulai dari perguruan tinggi hingga stake holder di pembangkit listrik, kawasan industri, dan terminal /pelabuhan sekitar kampus.
Penelitian keempat tentang PEMBUATAN MODEL KEBIJAKAN KEKAYAAN INTELEKTUAL BERDASARKAN ILMU PEMODELAN DAN SIMULASI Kasus: simulasi kerja sama Sentra Hak Kekayaan Intelektual dengan Fakultas Teknik. Di sini penulis mulai memantapkan benang merah profesorship di bidang ILMU TATA KELOLA atau GOVERNANCE sejak dari tata kelola di university back office terkait hak kekayaan intelektual di udik /hulu penghasilnya (jurusan /program studi) hinggi di muara /hilir pemanfaatnya (fakultas /universitas) dalam bentuk product branding and commercialization.
Penelitian kelima tentang PENGEMBANGAN PERANGKAT SISTEM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMPUNG BERDASARKAN INOVASI MODEL KEBIJAKAN MEMBANGUN PARTISIPASI SIVITAS AKADEMIK. Inovasi dikreasi dalam rangka menjabarkan Peraturan Menteri Pendidikan & Kebudayaan Republik Indonesia No. 72 /2014 tentang Organisasi &Tata Kerja Unila agar tercipta Standard Operation Procedure yang sesuai SNI (Standar Nasional Indonesia).
Penelitian keenam tentang STUDI TEKNIK TATA CARA KERJA PENGURUSAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL PERGURUAN TINGGI NEGERI DAN PERGURUAN TINGGI SWASTA. Di tahap ini penulis memastikan double track profesorship di bidang ENVIRONMENT (pembangkit, KEK /industri, terminal /bandara /pelabuhan –> lokasi) dan ICT (tata kelola –> objek) yang terkait satu dengan lainnya dalam kerja pelayanan prima (ISO 9001) oleh stake holder mulai dari manajemen perguruan tinggi hingga manajemen di kawasan pembangkit, industri, terminal /pelabuhan /bandara sekitar kampus.