Kurikulum Teknik Informatika

Dialog tentang Kurikulum Teknik Informatika

Menurut pak Mona, ada SK Tim Revisi Kurikulum (PSTI). Tim ini bekerja untuk (persiapan) revisi kurikulum (untuk) 2024. Berikut ini info-nya.

penetapantimpengembangankurikulumprodis1teknikinformatikajurusanteknikelektrofakultasteknikunilatahun2023

29 Okt ’23 menurut pak Mona, tiada Kurikulum ’23, (Teknik Informatika) Unila hanya mengenal Kurikulum 2016, 2020, dan 2024 (nanti). Untuk Kurikulum 2020, menurut ibu Herlina, ternyata belum ada SK-nya. Menurut pak Mona, seharusnya Admin JTE mengetahui hal itu. Setela diperiksa ternyata untuk Kurikulum 2020 ada kelengkapan berkas SK-nya sbb.

Tim Lak Prg Bantu Prodi Kurikulum Merdeka

Tim Lokakarya Kurikulum Merdeka Belajar

Tim Bang Kurikulum PSTI 2020

Tim Penyusun Prop utk Kurikulum Merdeka

Konsentrasi dilebur ke mata kuliah pilihan (semester 7, semester 8)

SK – Sistem Komputer > Fokus RASP pada sistem komputer di kampus untuk mendukung knowledge and technopark. Bidang ilmu yang digeluti adalah interaksi (antar-muka) manusia – komputer /mesin, otomasi industri, mekatronika, keamanan komputer.

RPL – Rekayasa Perangkat Lunak > Fokus RASP pada sistem peranti lunak untuk menunjang knowledge and technopark. Bidang ilmu yang digeluti adalah mesin pencari informasi, keamanan multi-media, rekayasa peranti lunak /data.

TI – Teknik Informatika > Di sini fokus perhatian RASP terkait governance, tata kelola berdasarkan COBIT 5 Frame Work, untuk IT Enterprise, dimulai dari tata kelola hak atas kekayaan intelektual. Bidang ilmu yang digeluti adalah pervasive /cloud mobile computing, tata kelola teknologi informasi, proses bisnis.

Cetak Biru Penelitian Puslitbang HAKI

Proposal PEKERTI direncanakan menjadi cikal bakal cetak biru Puslitbang HAKI. Penelitian dan pengembangan difokuskan kepada green technology infra-structure and supporting system-nya. Berikut ini file document-nya.

RASP_PEKERTI_2015

Penjadwalan menyesuaikan jadwal institusi lain di tingkat universitas dan fakultas. Sedangkan perincian jadwalnya tertera dalam file MS Office Project berikut ini.

Project1_PEKERTI_2015

Green Technology Infrastructure yang dimaksud adalah turunan dari sustainable built (building and) environment dengan prioritas aspek urban /rural sustainability (terkait agriculture, food resilience), sustainable facilities management (terkait ICT), dan partnership for energi sector climate resilience (terkait kedaulatan energi).

Lokasi penelitian dan pengembangan adalah kampus sebagai bagian dari sustainable city yang harus memperhatikan:

  1. Resources management –> dibutuhkan enterprise system (electronic government, electronic commerce, Product Design and Development, Sustainable Development, Entrepreneurship), electronic Business (electronic Supply chain management, Supply Chain and Logistic, Production Planning and Inventory Control, Ergonomic and Work Study, Financial and Asset Management, Industrial Policy Study, Human Resource Development), decision support system (data mining, Supervisory Control and Data Aquatiation, Distribute Control System, Optimization and Mathematical Modelling, Applied Mathematics, Statistics Modelling and Its Application), resource development (mobile application, multimedia, RF, Microwave and Antenna Design, Telecommunication Network, CAD/CAM/CIM, Manufacturing Facility Design, Maintenance System), power analysis (Renewable Energi), dll.
  2. Disaster management –> dibutuhkan artificial intelligence, electronic learning, image processing, Network security, Wireless communication, optical communication, dll.

http://sntiki.uin-suska.ac.id/

Selamat bertugas ibu Yessi

Pada Rapat Jurusan Teknik Elektro FT Unila Jumat 27 Maret 2015 diumumkan bahwa ibu Yessi Mulyani diangkat menjadi Ketua Program Studi Teknik Informatika sejak tahun 2015. Hal ini diperkuat lagi dengan hasil pemilihan Kaprodi itu dengan skor 7-3 di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung A FT Unila hari Selasa 26 Mei 2015 disaksikan Dekan. Melalui blog ini diucapkan selamat bertugas kepada ybs semoga home base ini tempat RASP bermarkas makin berkembang di masa yang akan datang. Walau pun RASP mulai fokus di PSTI sejak 2015, ia tidak akan melupakan mantan home base-nya yaitu PSTE (1997 – 2015). Hal ini dalam bentuk inisiasi Dikominfo (home base di Lab T Komputer) dan Dikersa (home base di Lab Teg Tinggi) yang akan menginduk kepada Jurusan Teknik Elektro. Kedua divisi itu sebagai tulang punggung untuk wujudkan visi dan misi nomor dua yaitu mengembangkan riset-riset unggulan yang berorientasi paten dan terpublikasi internasional.

Divisi Komunikasi & Informasi Jurusan Teknik Elektro & Informatika

KEBUTUHAN

Untuk jangka pendek ada beberapa kebutuhan yang perlu diselesaikan oleh DIKOMINFO yaitu: 1) Professional conduct of official department website management; 2) Knowledge-based business management with library and data center; 3) Show room & expo event management; 4) Guest transit management; 5) IPR data mining and product development; 6) dll.

STRUKTUR

Ketua: Raden Arum Setia Priadi

Anggota1: Yetti Yuniati

Anggota2: Meizano Ardhi Muhammad

Anggota3: Heri Dian Septama

 

TUPOKSI

Divisi 5 Komunikasi & Informasi misalnya 1) Mengurusi laman jurusan (ditangani HDS); 2) Mengurusi data center (ditangani YY). Misal sbg Ketua Dikominfo, sy usulkan pengelolaan SHOW-EXPO ROOM /GUEST TRANSIT ROOM, pengelolaan perpustakaan jurusan u/ data mining keperluan pengajuan HKI. Jk hsl penelitian sdh terdaftar di Ditjen HKI, mk langkah selanjutnya menghubungi para pengusaha agar mrk mau beli lisensinya misal u/ memproduksi alat bantu sholat, memproduksi robot penyambut tamu, memproduksi uav, pltmh, dll. Apa lagi cadek ibu Lusi sdh mau bentuk Tim HKI FT. Juga cadek pak Suharno mau bikin tim serupa. Sdh ad peluang perubahan statuta FT agar sah legal formal UNIT PELAYANAN TEKNIS (UPT). Para pengusaha bisa diundang ke Show-Expo Room atau Tim Elektro mendatangi perusahaan tsb dibantu UPT tsb.

Struktur Divisi di JTE Berkontribusi ke Sistem HKI Fakultas

Dalam rangka mencapai ISO 9000 dan ISO 9001 serta kerangka Sistem HKI Fakultas, Sy usul struktur di bwh dwi tunggal Kajur & Sekjur disesuaikan dgn struktur di level dekanat plus kebutuhan JTE. Misalnya ad Divisi 1 Akademik /Dikjar, LitBang & PPM, Divisi 2 Adm, Umum & Keu, Div 3 Ke-mhs-an (Pembinaan & Kesejahteraan Mhs), Div 4 Kerja Sama, Div 5 Dikominfo, Div 6 Hankam.

Divisi 1 bisa menangani GPPB (Gugus Pelaksana Perkuliahan Bermutu) tiap mata kuliah; menangani pelibatan mhs dlm proposal penelitian & pengabdian dosen. Divisi ini bisa mengurusi Forum Asisten u/ lab-nya & Takmir Mushola Lab /Jurusan /Teknik u/ tarbiyah islamiyah dengan paradigma dakwah kampus (sumber: Paradigma Baru Dakwah Kampus, penulis Ari Abdillah, penerbit Cinta Media) yang tawazun (sumber: Tawazun, Sebuah Prinsip Gerakan Da’wah, editor Abu Fathan, penerbit Asaduddin Press).

Divisi 2 bisa menangani Serikat Karyawan (Sekar) Elektro dan TPMJ (Tim Penjaminan Mutu Jurusan, gabungan penjamin mutu semua prodi). Saya perhatikan etos kerja & motivasi karyawan kurang tinggi. Sering di sore hari Kampus Elektro ditinggal kosong tanpa penjagaan karyawan. Hal ini bisa memberi peluang bagi maling u/ masuk beraksi kembali. TPMJ tentu sibuk dgn ISO 9001, insya Allah, sbg mantan anggota TPMJ, sy akan ikut peduli urun rembug melalui Tim Penjaminan Mutu Program Studi. Setelah melakukan evaluasi, DIVISI DUA JUGA MENANGANI PERENCANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN JURUSAN DI MASA YANG AKAN DATANG sembari menerjemahkan visi misi Ketua Jurusan yang sedang menjabat.

Divisi 3 bisa menangani Himatro & Himpunan Alumni Elektro. Bisa diurusi proposal PKM, bea siswa, pelibatan mhs dlm struktur JTE, dll. Diurusi jg alumni yg tersebar di mana-mana shg tdk putus komunikasi.

Divisi 4 bisa menangani urusan kerja sama, misal dgn almamater para dosen, ur kerja sama CSR, ur dgn semua jurusan & fakultas tetangga. Ur pembagian air & pemeliharaan pompanya bs ditangani divisi ini. Jg ur kerja sama dengan UPT FT dlm rangka fund raising u/ tingkatkan cash flow yg diurusi oleh Sekjur.

DIKOMINFO yaitu Divisi 5 Komunikasi & Informasi misalnya 1) Mengurusi laman jurusan (ditangani HDS); 2) Mengurusi data center (ditangani YY). Misal sbg Ketua Dikominfo, sy usulkan pengelolaan SHOW-EXPO ROOM /GUEST TRANSIT ROOM, pengelolaan perpustakaan jurusan u/ data mining keperluan pengajuan HKI. Jk hsl penelitian sdh terdaftar di Ditjen HKI, mk langkah selanjutnya Divisi Kerja Sama menghubungi para pengusaha agar mrk mau beli lisensinya misal u/ memproduksi alat bantu sholat, memproduksi robot penyambut tamu, memproduksi uav, pltmh, dll. Apa lagi cadek ibu Lusi sdh mau bentuk Tim HKI FT. Juga cadek pak Suharno mau bikin tim serupa. Sdh ad peluang perubahan statuta FT agar sah legal formal UNIT PELAYANAN TEKNIS (UPT). Para pengusaha bisa diundang ke Show-Expo Room atau Tim Elektro mendatangi perusahaan tsb dibantu UPT tsb.

Divisi 6 Hankam menangani Komando Satpam Elektro (KSE) dan Satuan Hansip (Pertahanan Sipil) u/ diklat bela negara kalau terjadi bencana dan perang, koordinasi dgn Pemda or Pemerintah Pusat bila mana diperlukan wajib militer. Dgn adanya KSE, kita bisa  terapkan secure parking & complete security. Dgn adanya Hansip, kita bisa mempertahankan aset negara (kampus Elektro) dr serbuan perusuh baik pelaku tawuran mau pun penyerbu tentara asing via lautan /udara sekitar Lampung mau pun daratan dari arah Bengkulu atau Sumsel. Kalau dilatih, tentu mhs Elektro bisa lakukan electronic /cyber war, pasang bom di roket buatan sendiri, perbaiki jaringan distribusi listrik /generator yg dirusak perusuh atau tentara asing, dll. Tidak akan terjadi kaca pecah, mobil motor dan peralatan kampus hancur dirusak perusuh spt dialami Fisipol dahulu kala! Wujud bela negara dengan: 1] Upacara bendera, 2] Menjadi guru /dosen /pengajar, 3] Bukan monopoli kemham, dll.

DIKOMINFO CONSULTANT

Sumber: majalah PENGUSAHA, Informasi Peluang Usaha Edisi 07 Juli 2010 Rp 20.000 Kode TBM MM 0254 /Umum, dibaca pada hari Senin 09 September 2013 jam 16.47 wib (tutup jam 17.00 wib). Ingin punya bisnis yang tahan krisis? Apotik K-24! Sayang RASP belum punya modal. Ketika dihadapkan pada kondisi ekonomi yang serba sulit seseorang biasanya baru berani bertindak nekad. Faktor kenekadan inilah justru banyak melahirkan pengusaha sukses kendati awalnya tak punya cukup modal dan keterampilan. Oleh karena itu RASP berusaha nekad untuk mewujudkan bisnis tersebut, dimulai dari Dikominfo dan Sistem HKI Fakultas.

http://ictft.webs.com/apps/blog/show/11443892-dikominfo-jte-ft-unila

Bisnis itu adalah DIKOMINFO dengan tempat kedudukan di JTE FT Unila dengan core business mengelola fungsi “kominfo” JTE FT Unila (pada khususnya) dan Sistem HKI FT Unila (pada umumnya). DIKOMINFO dihubungkan dengan CV Pustaka & Informasi dengan tempat kedudukan di rumah di Natar, dengan core business mengelola kepakaran RASP. Keduanya dikoneksi dengan Sentra HKI Unila berkedudukan di Lemlit Rektorat Lt5 Unila dengan core business menggarap perlindungan HKI setelah terlebih dulu melakukan penjajakan komersialisasi kekayaan intelektual bekerja sama dengan para pengusaha mitra Unila.

Biz Plan

Tim yang Solid

http://www.pengusahaindonesia.co.id/hj-tien-saidatina-tim-yang-solid-kunci-sebuah-bisnis-bisa-autopilot/

Tim yang Solid Kunci Sebuah Bisnis Bisa Autopilot. Oleh karena itu perlu disusun tim seperti itu. Direncanakan DIKOMINFO bekerja sama dengan HIMATRO. Insya Allah di masa yang akan datang keduanya bertemu di ruang dosen JTE FT Unila dengan agenda menyusun tim solid.

Rencana RASP Research TA 2013 /2014

Tim solid itu berkaitan juga dengan rencana penelitian RASP tentang ANALISIS SISTEM PEMBANGUNAN PUSAT ANTAR UNIVERSITAS BIDANG NAVIGASI DARI SUDUT PANDANG DIVISI KOMUNIKASI INFORMASI TIAP JURUSAN.

RTM2

Ide RASP untuk Lomba Cipta Teknologi TNI AD diilhami dari satuan radar, satuan rudal, satuan artileri meriam yang sudah dimiliki tentara Indonesia. Alangkah baiknya kalau semua satuan itu dilengkapi dengan SATUAN UAV yang dilengkapi dengan KAMERA untuk pemantauan visual (yang infra-red untuk kegiatan malam), SENAPAN OTOMATIS untuk senjata beladiri atau serbu, SENSOR TELEMETRI untuk pengukuran besaran fisika, biologi, dan kimia yang dianalisis terlebih dulu oleh seorang komandan satuan UAV bersama copilot UAV. Komandan harus bisa lakukan RTM (Rapat Tinjauan Manajemen) operasi dengan ketiga awaknya.

Diusahakan UAV bisa take off atau lepas landas dari atas atap SUV (Avanza, Innova, Xenia, atau Terios). Jadi posisi tempat kedudukan mempunyai sudut tertentu dari posisi mendatar. Awak SUV terdiri atas komandan UAV merangkap navigator dan gun-man di mobil, sopir SUV dengan kemampuan reaksi cepat plus komunikasi dengan pusat kontrol pasukan, pilot UAV sekali gus pemantau situasi kondisi medan tempur dari udara dan calon PENERBAD, copilot UAV merangkap navigator dan gun-man di udara.