Selasa 01 10 2024
Lanjut
Divisi Komunikasi dan Informasi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Lampung, mengelola fungsi “kominfo” jurusan itu dalam rintisan karya penelitian. DIKOMINFO direncanakan dihubungkan dengan CV Pustaka & Informasi di rumah RASP di Natar. Kedua institusi dikoneksikan dengan Sentra HKI di Lemlit (ke depan, akan berubah menjadi Puslitbang HAKI di LPPM) atau UPT Science & Techno Park Rektorat Lt5 Unila (berubah menjadi UPT Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi). DIKOMINFO mengelola material Teknologi Informasi Pendidikan, Perpustakaan, Laman Jurusan, data mining terkait potensi kekayaan intelektual. Sebaiknya divisi ini mempunyai prioritas program kerja yaitu PRODUCT DEVELOPMENT.
Dialog tentang Kurikulum Teknik Informatika
Menurut pak Mona, ada SK Tim Revisi Kurikulum (PSTI). Tim ini bekerja untuk (persiapan) revisi kurikulum (untuk) 2024. Berikut ini info-nya.
29 Okt ’23 menurut pak Mona, tiada Kurikulum ’23, (Teknik Informatika) Unila hanya mengenal Kurikulum 2016, 2020, dan 2024 (nanti). Untuk Kurikulum 2020, menurut ibu Herlina, ternyata belum ada SK-nya. Menurut pak Mona, seharusnya Admin JTE mengetahui hal itu. Setela diperiksa ternyata untuk Kurikulum 2020 ada kelengkapan berkas SK-nya sbb.
Konsentrasi dilebur ke mata kuliah pilihan (semester 7, semester 8)
SK – Sistem Komputer > Fokus RASP pada sistem komputer di kampus untuk mendukung knowledge and technopark. Bidang ilmu yang digeluti adalah interaksi (antar-muka) manusia – komputer /mesin, otomasi industri, mekatronika, keamanan komputer.
RPL – Rekayasa Perangkat Lunak > Fokus RASP pada sistem peranti lunak untuk menunjang knowledge and technopark. Bidang ilmu yang digeluti adalah mesin pencari informasi, keamanan multi-media, rekayasa peranti lunak /data.
TI – Teknik Informatika > Di sini fokus perhatian RASP terkait governance, tata kelola berdasarkan COBIT 5 Frame Work, untuk IT Enterprise, dimulai dari tata kelola hak atas kekayaan intelektual. Bidang ilmu yang digeluti adalah pervasive /cloud mobile computing, tata kelola teknologi informasi, proses bisnis.
Proposal PEKERTI direncanakan menjadi cikal bakal cetak biru Puslitbang HAKI. Penelitian dan pengembangan difokuskan kepada green technology infra-structure and supporting system-nya. Berikut ini file document-nya.
Penjadwalan menyesuaikan jadwal institusi lain di tingkat universitas dan fakultas. Sedangkan perincian jadwalnya tertera dalam file MS Office Project berikut ini.
Green Technology Infrastructure yang dimaksud adalah turunan dari sustainable built (building and) environment dengan prioritas aspek urban /rural sustainability (terkait agriculture, food resilience), sustainable facilities management (terkait ICT), dan partnership for energi sector climate resilience (terkait kedaulatan energi).
Lokasi penelitian dan pengembangan adalah kampus sebagai bagian dari sustainable city yang harus memperhatikan:
http://sntiki.uin-suska.ac.id/
Pada Rapat Jurusan Teknik Elektro FT Unila Jumat 27 Maret 2015 diumumkan bahwa ibu Yessi Mulyani diangkat menjadi Ketua Program Studi Teknik Informatika sejak tahun 2015. Hal ini diperkuat lagi dengan hasil pemilihan Kaprodi itu dengan skor 7-3 di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung A FT Unila hari Selasa 26 Mei 2015 disaksikan Dekan. Melalui blog ini diucapkan selamat bertugas kepada ybs semoga home base ini tempat RASP bermarkas makin berkembang di masa yang akan datang. Walau pun RASP mulai fokus di PSTI sejak 2015, ia tidak akan melupakan mantan home base-nya yaitu PSTE (1997 – 2015). Hal ini dalam bentuk inisiasi Dikominfo (home base di Lab T Komputer) dan Dikersa (home base di Lab Teg Tinggi) yang akan menginduk kepada Jurusan Teknik Elektro. Kedua divisi itu sebagai tulang punggung untuk wujudkan visi dan misi nomor dua yaitu mengembangkan riset-riset unggulan yang berorientasi paten dan terpublikasi internasional.
KEBUTUHAN
Untuk jangka pendek ada beberapa kebutuhan yang perlu diselesaikan oleh DIKOMINFO yaitu: 1) Professional conduct of official department website management; 2) Knowledge-based business management with library and data center; 3) Show room & expo event management; 4) Guest transit management; 5) IPR data mining and product development; 6) dll.
STRUKTUR
Ketua: Raden Arum Setia Priadi
Anggota1: Yetti Yuniati
Anggota2: Meizano Ardhi Muhammad
Anggota3: Heri Dian Septama
TUPOKSI
Divisi 5 Komunikasi & Informasi misalnya 1) Mengurusi laman jurusan (ditangani HDS); 2) Mengurusi data center (ditangani YY). Misal sbg Ketua Dikominfo, sy usulkan pengelolaan SHOW-EXPO ROOM /GUEST TRANSIT ROOM, pengelolaan perpustakaan jurusan u/ data mining keperluan pengajuan HKI. Jk hsl penelitian sdh terdaftar di Ditjen HKI, mk langkah selanjutnya menghubungi para pengusaha agar mrk mau beli lisensinya misal u/ memproduksi alat bantu sholat, memproduksi robot penyambut tamu, memproduksi uav, pltmh, dll. Apa lagi cadek ibu Lusi sdh mau bentuk Tim HKI FT. Juga cadek pak Suharno mau bikin tim serupa. Sdh ad peluang perubahan statuta FT agar sah legal formal UNIT PELAYANAN TEKNIS (UPT). Para pengusaha bisa diundang ke Show-Expo Room atau Tim Elektro mendatangi perusahaan tsb dibantu UPT tsb.
Dalam rangka mencapai ISO 9000 dan ISO 9001 serta kerangka Sistem HKI Fakultas, Sy usul struktur di bwh dwi tunggal Kajur & Sekjur disesuaikan dgn struktur di level dekanat plus kebutuhan JTE. Misalnya ad Divisi 1 Akademik /Dikjar, LitBang & PPM, Divisi 2 Adm, Umum & Keu, Div 3 Ke-mhs-an (Pembinaan & Kesejahteraan Mhs), Div 4 Kerja Sama, Div 5 Dikominfo, Div 6 Hankam.
Divisi 1 bisa menangani GPPB (Gugus Pelaksana Perkuliahan Bermutu) tiap mata kuliah; menangani pelibatan mhs dlm proposal penelitian & pengabdian dosen. Divisi ini bisa mengurusi Forum Asisten u/ lab-nya & Takmir Mushola Lab /Jurusan /Teknik u/ tarbiyah islamiyah dengan paradigma dakwah kampus (sumber: Paradigma Baru Dakwah Kampus, penulis Ari Abdillah, penerbit Cinta Media) yang tawazun (sumber: Tawazun, Sebuah Prinsip Gerakan Da’wah, editor Abu Fathan, penerbit Asaduddin Press).
Divisi 2 bisa menangani Serikat Karyawan (Sekar) Elektro dan TPMJ (Tim Penjaminan Mutu Jurusan, gabungan penjamin mutu semua prodi). Saya perhatikan etos kerja & motivasi karyawan kurang tinggi. Sering di sore hari Kampus Elektro ditinggal kosong tanpa penjagaan karyawan. Hal ini bisa memberi peluang bagi maling u/ masuk beraksi kembali. TPMJ tentu sibuk dgn ISO 9001, insya Allah, sbg mantan anggota TPMJ, sy akan ikut peduli urun rembug melalui Tim Penjaminan Mutu Program Studi. Setelah melakukan evaluasi, DIVISI DUA JUGA MENANGANI PERENCANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN JURUSAN DI MASA YANG AKAN DATANG sembari menerjemahkan visi misi Ketua Jurusan yang sedang menjabat.
Divisi 3 bisa menangani Himatro & Himpunan Alumni Elektro. Bisa diurusi proposal PKM, bea siswa, pelibatan mhs dlm struktur JTE, dll. Diurusi jg alumni yg tersebar di mana-mana shg tdk putus komunikasi.
Divisi 4 bisa menangani urusan kerja sama, misal dgn almamater para dosen, ur kerja sama CSR, ur dgn semua jurusan & fakultas tetangga. Ur pembagian air & pemeliharaan pompanya bs ditangani divisi ini. Jg ur kerja sama dengan UPT FT dlm rangka fund raising u/ tingkatkan cash flow yg diurusi oleh Sekjur.
DIKOMINFO yaitu Divisi 5 Komunikasi & Informasi misalnya 1) Mengurusi laman jurusan (ditangani HDS); 2) Mengurusi data center (ditangani YY). Misal sbg Ketua Dikominfo, sy usulkan pengelolaan SHOW-EXPO ROOM /GUEST TRANSIT ROOM, pengelolaan perpustakaan jurusan u/ data mining keperluan pengajuan HKI. Jk hsl penelitian sdh terdaftar di Ditjen HKI, mk langkah selanjutnya Divisi Kerja Sama menghubungi para pengusaha agar mrk mau beli lisensinya misal u/ memproduksi alat bantu sholat, memproduksi robot penyambut tamu, memproduksi uav, pltmh, dll. Apa lagi cadek ibu Lusi sdh mau bentuk Tim HKI FT. Juga cadek pak Suharno mau bikin tim serupa. Sdh ad peluang perubahan statuta FT agar sah legal formal UNIT PELAYANAN TEKNIS (UPT). Para pengusaha bisa diundang ke Show-Expo Room atau Tim Elektro mendatangi perusahaan tsb dibantu UPT tsb.
Sumber: majalah PENGUSAHA, Informasi Peluang Usaha Edisi 07 Juli 2010 Rp 20.000 Kode TBM MM 0254 /Umum, dibaca pada hari Senin 09 September 2013 jam 16.47 wib (tutup jam 17.00 wib). Ingin punya bisnis yang tahan krisis? Apotik K-24! Sayang RASP belum punya modal. Ketika dihadapkan pada kondisi ekonomi yang serba sulit seseorang biasanya baru berani bertindak nekad. Faktor kenekadan inilah justru banyak melahirkan pengusaha sukses kendati awalnya tak punya cukup modal dan keterampilan. Oleh karena itu RASP berusaha nekad untuk mewujudkan bisnis tersebut, dimulai dari Dikominfo dan Sistem HKI Fakultas.
http://ictft.webs.com/apps/blog/show/11443892-dikominfo-jte-ft-unila
Bisnis itu adalah DIKOMINFO dengan tempat kedudukan di JTE FT Unila dengan core business mengelola fungsi “kominfo” JTE FT Unila (pada khususnya) dan Sistem HKI FT Unila (pada umumnya). DIKOMINFO dihubungkan dengan CV Pustaka & Informasi dengan tempat kedudukan di rumah di Natar, dengan core business mengelola kepakaran RASP. Keduanya dikoneksi dengan Sentra HKI Unila berkedudukan di Lemlit Rektorat Lt5 Unila dengan core business menggarap perlindungan HKI setelah terlebih dulu melakukan penjajakan komersialisasi kekayaan intelektual bekerja sama dengan para pengusaha mitra Unila.
http://www.pengusahaindonesia.co.id/hj-tien-saidatina-tim-yang-solid-kunci-sebuah-bisnis-bisa-autopilot/
Tim yang Solid Kunci Sebuah Bisnis Bisa Autopilot. Oleh karena itu perlu disusun tim seperti itu. Direncanakan DIKOMINFO bekerja sama dengan HIMATRO. Insya Allah di masa yang akan datang keduanya bertemu di ruang dosen JTE FT Unila dengan agenda menyusun tim solid.
Tim solid itu berkaitan juga dengan rencana penelitian RASP tentang ANALISIS SISTEM PEMBANGUNAN PUSAT ANTAR UNIVERSITAS BIDANG NAVIGASI DARI SUDUT PANDANG DIVISI KOMUNIKASI INFORMASI TIAP JURUSAN.
Ide RASP untuk Lomba Cipta Teknologi TNI AD diilhami dari satuan radar, satuan rudal, satuan artileri meriam yang sudah dimiliki tentara Indonesia. Alangkah baiknya kalau semua satuan itu dilengkapi dengan SATUAN UAV yang dilengkapi dengan KAMERA untuk pemantauan visual (yang infra-red untuk kegiatan malam), SENAPAN OTOMATIS untuk senjata beladiri atau serbu, SENSOR TELEMETRI untuk pengukuran besaran fisika, biologi, dan kimia yang dianalisis terlebih dulu oleh seorang komandan satuan UAV bersama copilot UAV. Komandan harus bisa lakukan RTM (Rapat Tinjauan Manajemen) operasi dengan ketiga awaknya.
Diusahakan UAV bisa take off atau lepas landas dari atas atap SUV (Avanza, Innova, Xenia, atau Terios). Jadi posisi tempat kedudukan mempunyai sudut tertentu dari posisi mendatar. Awak SUV terdiri atas komandan UAV merangkap navigator dan gun-man di mobil, sopir SUV dengan kemampuan reaksi cepat plus komunikasi dengan pusat kontrol pasukan, pilot UAV sekali gus pemantau situasi kondisi medan tempur dari udara dan calon PENERBAD, copilot UAV merangkap navigator dan gun-man di udara.