DIKOMINFO CONSULTANT

Sumber: majalah PENGUSAHA, Informasi Peluang Usaha Edisi 07 Juli 2010 Rp 20.000 Kode TBM MM 0254 /Umum, dibaca pada hari Senin 09 September 2013 jam 16.47 wib (tutup jam 17.00 wib). Ingin punya bisnis yang tahan krisis? Apotik K-24! Sayang RASP belum punya modal. Ketika dihadapkan pada kondisi ekonomi yang serba sulit seseorang biasanya baru berani bertindak nekad. Faktor kenekadan inilah justru banyak melahirkan pengusaha sukses kendati awalnya tak punya cukup modal dan keterampilan. Oleh karena itu RASP berusaha nekad untuk mewujudkan bisnis tersebut, dimulai dari Dikominfo dan Sistem HKI Fakultas.

http://ictft.webs.com/apps/blog/show/11443892-dikominfo-jte-ft-unila

Bisnis itu adalah DIKOMINFO dengan tempat kedudukan di JTE FT Unila dengan core business mengelola fungsi “kominfo” JTE FT Unila (pada khususnya) dan Sistem HKI FT Unila (pada umumnya). DIKOMINFO dihubungkan dengan CV Pustaka & Informasi dengan tempat kedudukan di rumah di Natar, dengan core business mengelola kepakaran RASP. Keduanya dikoneksi dengan Sentra HKI Unila berkedudukan di Lemlit Rektorat Lt5 Unila dengan core business menggarap perlindungan HKI setelah terlebih dulu melakukan penjajakan komersialisasi kekayaan intelektual bekerja sama dengan para pengusaha mitra Unila.

Biz Plan

Mulai dari diri sendiri (yaitu PKN)

Apakah anda termasuk dosen yang selalu membentuk kelompok mahasiswa dalam perkuliahan yang anda selenggarakan? Jika jawabannya adalah YA maka anda memerlukan teknik pembelajaran SCL & PBL yaitu Student Centered Learning dan Problem Based Learning. Insya Allah, RASP akan memulai dengan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Semester Genap TA 2013 /2014. Untuk keperluan itu semua Asisten Dosen yang menginduk ke RASP akan diberi pemahaman tentang SCL dan PBL tiap hari Rabu siang hingga sore hari. Perhatikan beberapa slide sbb:

Gmb ke-1

COVERGmb ke-2

Acara2Gmb ke-3

Acara3Gmb ke-4

belajar1Gmb ke-5

belajar2Gmb ke-6

belajar3Gmb ke-7

perry1Gmb ke-8

perry2Edisi Selasa 4 Maret 2014

Persiapan Migrasi dari Kuliah Mimbar Menuju SCL PBL

Dari Workshop diketahui bahwa pengelompokan mahasiswa berdasarkan IPK. Untuk PBO, ADP, dan PKN, direncanakan RASP akan melakukan hal itu berdasarkan transkrip terakhir peserta kuliah.

Peserta workshop ada yang mengusulkan peraih nilai terbaik semester sebelumnya terdistribusi ke semua kelompok yang terbentuk. RASP mengatur, dari peserta rangking terbaik, semua akan terdistribusi merata ke semua kelompok PBL /SCL. Mentor mengatur agar semua anggota kelompok berkesempatan menjadi leader. Insya Allah, RASP pun akan mengusahakan demikian.

Assesment dengan test formatif. Mentor bisa selalu mengevaluasi keadaan. GBPP & SAP perlu diubah /disesuaikan karena dokumen ini menjadi acuan para mahasiswa untuk melakukan pembelajaran SCL & PBL.

Pengabdian ke-1

Pengabdian pertama kali adalah proyek yang dilakukan terkait dengan PSCAD yaitu program simulasi dalam Power Electronics Application Course. PSCAD® adalah a general-purpose time domain simulation tool untuk mempelajari transient behavior of electrical networks. PSCAD (Power Systems Computer Aided Design) adalah the professional’s simulation tool untuk menganalisis power systems transients.

Sasaran pengabdian adalah masyarakat di sekitar kampus Teknik Elektro yaitu sivitas akademik (mahasiswa dan karyawan). Ke depan, masyarakat sasaran pengabdian ini adalah eksponen mahasiswa dan karyawan terkait produksi robot line follower, PLTMH (Micro Hidro), PLTS (Surya), dan PLTBG (Bio Gas).

Saya rencanakan pengabdian (ke)pada masyarakat terkait PSCAD menjadi program rutin dari Laboratorium Teknik Komputer, bekerja sama dengan Laboratorium: 1) Teknik Konversi Energi Listrik; 2) Teknik Tegangan Tinggi; 3) Sistem Tenaga Elektris; 4) Teknik Digital.

Dari Pusat Studi menuju Pusat Antar-Universitas

Universitas Lampung khususnya Lembaga Penelitian sudah berpengalaman terhadap bentuk institusi Pusat Studi yang dikelola sendiri. Di samping itu ada beberapa institusi “Pusat” dalam bentuk UPT yaitu: 1) Pusat Komputer; 2) Pusat Penjaminan Mutu Universitas; 3) Pusat Jasa Ketenagakerjaan.

Pusat Studi dikelola oleh Lembaga Penelitian karena prioritas utama terkait penelitian, sedangkan Pusat Antar-Universitas (PAU) direncanakan dikelola oleh Fakultas bersama Jurusan terkait bidang ilmu yang di-kerja-sama-kan, tidak hanya penelitian tetapi juga mencakup pendidikan pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Di sini pihak fakultas sebagai koordinator, sedangkan pelaksana di pihak jurusan yang didukung kelompok dosen yang tergabung dalam suatu divisi.

Ada beberapa universitas di Provinsi Lampung yaitu: a] Universitas Lampung; b] Universitas Bandar Lampung; c] Universitas Malahayati; d] Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai; e] Universitas Megou Pak; f] Universitas Tulang Bawang; g] Universitas Mitra; h] Universitas Muhammadiyah Lampung; i] Universitas Muhammadiyah Metro.

Dicoba didirikan Pusat Antar-Universitas untuk menghimpun pelaksanaan tri dharma dari sembilan universitas tersebut dengan prioritas bidang ilmu terkait komputer baik dalam ranah ilmu pengetahuan mau pun teknologi. Pilihan ini adalah ilmu terdekat dengan urusan monitoring (pemantauan) dan urusan navigasi. Topik institusi yang menarik adalah UPT Pusat Komputer yang dibutuhkan oleh semua universitas.

Hal ini tetap diusahakan meski pun diperoleh informasi bahwa PAU adalah pekerjaan Ditjen Dikti bukan pekerjaan universitas karena PAU itu untuk pengembangan dan peningkatan.penggunaan komputer dalam kehidupan kita pada umumnya dan kehidupan adakademik pada khususnya.

Permasalahan Karya Ilmiah

Info ttg itu Tim Verifikasi dipimpin Prof Ali Kabul Mahi di Aula A2.1 FT Unila, Jum 29 Nov 2013. Contoh mslh: 1) Mengaku tulisan org lain sbg karya tulis sendiri; 2) Terdpt kesamaan atau kemiripan sebag isi tulisan [kalimat, paragraf, gmb /tbl /diag] <sering pd pendahuluan & metode, terkadang pd pem-bhs-an & kesimpulan>; 3) Hsl penelitian yg sama dipublikasikan di lbh dr satu jurnal /prosiding; 4) Mempublikasikan tulisan sendiri yg tlh terbit dlm bhs yg berbeda.

Mslh perujukan (citation): a] Dt angka /tbl /gmb /diagram tanpa rujukan {sering pd pendahuluan}, b] Referensi di naskah tdk terdaftar pd daftar pustaka, c] Referensi di daftar pustaka tdk dirujuk di naskah, c] Referensi tdk konsisten {ejaan dan urutan nama penulis, thn, jdl tulisan, nama jurnal}, d] Karya tulis sendiri tdk dirujuk {= swa-plagiarisme}. Bhs tdk konsisten, Indonesia – Inggris bercampur. Mtd & hsl tdk se-jln /tdk sesuai. Tulisan hanya berupa poster (tanpa mklh ilmiah lengkap). Bkn buku ref, diklaim bk ref. Jurnal yg di-blacklist Dikti, jurnal abal2.

Pr dsn perlu menguasai & lbh memperhatikan kaidah penulisan ilmiah. Meng-efektifkan proses review di jur /fak: ewuh pakewuh dihilangkan, blind review sesuai SOP yg ada. Jk proses review di fak efektif, mslh yg ditemui TVKI akan minimal (nyatanya, sejauh ini mslh blm berkurang). Problem penggunaan et al pd daftar pustaka. Seharusnya cara itu digunakan pd naskah. Disilang pd daftar itu berarti tdk dirujuk dlm naskah. Ingat gaya selingkung tiap jurnal.

Rajib Abi Bakri

Mhs ybs, NBM 06 15031 019 menulis skripsi dgn jdl “SISTEM LELANG ONLINE BERBASIS WEB”. RASP mjd Dsn Penguji Sem Hsl yg menurut rencana diadakan pd hr Jum  29 Nov 2013 jm 15.00 wib di Rg Sem JTE FT Unila.

Abstrak blm ada. Se-hrs-nya abstrak berisi rangkuman singkat dr isi skripsi. Tdk perlu diberi sub-jdl /bag. Jml kt dibatasi (tdk lbh dari 1 hlm). Abstrak mencakup ltr blkg, tuj, mtd, dan hsl analisis, serta kesimpulan penting hsl analisis.

Insya Allah, Ujian Komprehensif ybs akan dilaksanakan pada hari Jumat 24 Januari 2014 jam 15.04 wib di Ruang Sidang JTE FT Unila dgn Dosen Penguji RASP dan Dosen Pembimbing GFN dan HF.