Cara Pandang (Bangsa) Barat terhadap Teknologi

Menurut catatan sejarah, bangsa Barat berhasil mengambil khazanah ilmu pengetahuan yang telah dikembangkan lebih dahulu oleh kaum muslimin. Kemudian mereka mengembangkannya di atas paham materialisme tanpa mengindahkan lagi nilai-nilai Islam sehingga terjadilah perubahan total sampai akhirnya terlepas dari sendi-sendi kebenaran.

Para ilmuwan Barat dari abad ke abad kian mendewa-dewakan rasionalitas bahkan telah menuhankan ilmu dan teknologi sebagai kekuatan hidupnya. Mereka menyangka bahwa dengan iptek mereka pasti bisa mencapai apa saja yang ada di bumi ini dan merasa dirinya kuasa pula menundukkan langit bahkan mengira akan dapat menundukkan segala yang ada di bumi dan langit.

Tokoh-tokoh mereka merasa mempunyai hak untuk memaksakan ilmu pengetahuan dan teknologinya itu kepada semua yang ada di bumi agar mereka bisa mendikte dan memberi keputusan terhadap segala permasalahan di dunia. Dengan ipteks, mereka melakukan penjajahan di atas bumi dengan semboyan gold, gospel, glory.

Sebenarnya masyarakat Barat itu patut dikasihani karena akibat kesombongannya itu mereka lupa bahwa manusia betapapun tinggi kepandaiannya hanya bisa mengetahui kulit luar atau hal-hal yang lahiriah saja dari kehidupan semesta alam.

Mereka lupa bahwasanya manusia hanya diberi ilmu pengetahuan yang sedikit dari kemahaluasan ilmu Allah. Di atas orang pintar ada lagi yang lebih pintar. Dan sungguh Allah SWT benci kepada orang yang hanya tahu tentang dunia tetapi bodoh tentang kebenaran yang ada di dalamnya.

BERSAMBUNG

Aplikasi Teknologi

Para  rekayasawan (insinyur) Muslim telah berhasil membangun sederet karya besar dalam bidang teknik sipil berupa: bendungan, jembatan, penerangan jalan umum (seperti apa?), irigasi, hingga gedung pencakar langit (berapa lantai?).

Sejarah membuktikan, di era keemasannya, peradaban Islam telah mampu membangun bendungan jembatan (bridge dam). Bendung jembatan itu digunakan untuk menggerakkan roda air yang bekerja dengan mekanisme peningkatan air. Bendungan jembatan pertama dibangun di Dezful, Iran.

Bendung jembatan itu mampu menggelontorkan 50 kubik air (per-hari?) untuk menyuplai kebutuhan masyarakat Muslim di kota itu. Setelah muncul di Dezful, Iran, bendung jembatan juga muncul di kota-kota lainnya di dunia Islam. Sehingga, masyarakat Muslim pada masa itu tidak mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Selain itu, di era kekhalifahan para insinyur Muslim juga sudah mampu membangun bendungan pengatur air diversion dam. Bendungan ini digunakan untuk mengatur atau mengalihkan arus air. Bendungan pengatur air itu pertama kali dibangun insinyur Muslim di Sungai Uzaym yang terletak di Jabal Hamrin, Irak. Setelah itu, bendungan semacam itu pun banyak dibangun di kota dan negeri lain di dunia Islam.

Pencapaian lainnya yang berhasil ditorehkan insinyur Islam dalam bidang teknik sipil adalah pembangunan penerangan jalan umum. Lampu penerangan jalan umum (wow lampu bukan obor) pertama kali dibangun oleh kekhalifahan Islam, khususnya di Cordoba. Pada masa kejayaannya, pada malam hari jalan-jalan yang mulus di kota peradaban Muslim yang berada di benua Eropa itu bertaburkan cahaya.

Selain dikenal bertabur cahaya di waktu malam, kota-kota peradaban Islam pun dikenal sangat bersih. Ternyata, pada masa itu para insinyur Muslim sudah mampu menciptakan sarana pengumpul sampah, berupa kontainer. Sesuatu yang belum pernah ada dalam peradaban manusia sebelumnya.

BERSAMBUNG

Penerapan Teknologi dalam Peradaban Islam

Di era keemasan Islam, para cendekiawan Muslim telah mengelompokkan ilmu-ilmu yang bersifat teknologis sebagai berikut:
1) ilmu jenis-jenis bangunan,
2) ilmu optik,
3) ilmu pembakaran cermin,
4) ilmu tentang pusat gravitasi,
5) ilmu pengukuran dan pemetaan,
6) ilmu tentang sungai dan kanal,
7) ilmu jembatan,
8) ilmu tentang mesin kerek,
9) ilmu tentang mesin-mesin militer, serta
10) ilmu pencarian sumber air tersembunyi.

Para penguasa dan masyarakat di zaman kekhalifahan Islam menempatkan para rekayasawan (engineer) dalam posisi yang tinggi dan terhormat.  Mereka diberi gelar muhandis. Banyak di antara ilmuwan Muslim, pada masa itu, yang juga merangkap sebagai rekayasawan.

Para ahli Islam sbb:
1) Al-Kindi, misalnya, selain dikenal sebagai fisikawan dan ahli metalurgi adalah seorang rekayasawan;
2) Al-Razi juga yang populer sebagai seorang ahli kimia juga berperan sebagai rekayasawan;
3) Al-Biruni yang masyhur sebagai seorang astronom dan fisikawan juga seorang rekayasawan.

Selain itu, peradaban Islam juga telah mengenal:
11) ilmu navigasi,
12) ilmu tentang jam,
13) ilmu tentang timbangan dan pengkuran, serta
14) ilmu tentang alat-alat genial.

Menurut al-Hassan, teknik mesin dan teknik sipil yang digolongkan sebagai ilmu matematika, bukan satu-satunya subyek teknologis yang dikelompokkan sebagai sains. Mungkin hal ini dikarenakan matematika sangat massif digunakan dalam kedua teknik tersebut.

Para ilmuwan Muslim memberi perhatian pada:
15) semua jenis pengetahuan praktis,
16) mengklasifikasi ilmu-ilmu terapan dan subyek-subyek teknologis berdampingan dengan telaah-telaah teoritis.
Hal ini diungkap oleh Ahmad Y al-Hassan dan Donald R Hill dalam Islamic Technology: An Illustrated History.

Sejumlah kitab dan risalah yang ditulis para ilmuwan Muslim tercatat telah mengklasifikasi ilmu-ilmu terapan dan teknologis. Menurut al-Hassan, hal itu dapat dilihat dalam sederet buku atau kitab karya cendikiawan Muslim, seperti:
4) Mafatih al-Ulum, karya al-Khuwarizmi;
5) Ihsa al-Ulum (Penghitungan Ilmu-ilmu) karya al-Farabi;
6) Kitab al-Najat (Buku Penyelamatan) karya Ibnu Sina dan buku-buku lainnya.

Bersambung

Islam & Teknik

As salaamu alaikum wr wb.

Pendahuluan –> Latar belakang, text Al Qur’an.

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

أَشْهَدُ أَنْ لَاۧ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ .

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى مَحَمَّدِ نِالْمُجْتَبٰى، وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَهْلِ التُّقٰى وَالْوَفٰى. أَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى

فَقَالَ اللهُ تَعَالٰى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Marilah kita panjatkan syukur kita kepada Allah dan senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Hadirin jamaah pengajian, rahimanii wa rahimakumullah …

Tema kita adalah Islam & Teknik, adakah itu?  Jawabannya ADA. Kita bisa mulai dari hasil pencarian search engine dengan kata kunci itu, terdiri atas beberapa temuan yaitu:

  1. Islam dan Teknologi – Kompasiana.com
  2. Hubungan Islam dan Teknik | KASKUS
  3. ISLAM DAN TEKNIK INDUSTRI – PDF Free Download (adoc.pub)

Manusia adalah makhluk yang unik. Ia tahu bahwa ia tahu dan (kemungkinan lain) ia tahu bahwa ia tidak tahu. Ia mengenal dunia sekelilingnya dan lebih dari itu ia mengenal dirinya sendiri. Manusia memiliki akal budi, rasa, karsa, dan daya cipta yang digunakan untuk memahami eksistensinya, dari mana sesungguhnya ia berasal, di mana berada dan akan ke mana perginya.

Pertanyaan-pertanyaan selalu muncul, akan tetapi pertanyaan itu belum pernah berhasil dijawab secara tuntas. Manusia tetap saja diliputi ketidaktahuan. Demikianlah sesungguhnya manusia, siapa saja, eksis dalam suasana yang diliputi dengan pertanyaan–pertanyaan. Manusia eksis di dalam dan pada dunia filsafat dan filsafat hidup subur di dalam aktualisasi manusia.

Berdasarkan rasa, karsa dan daya cipta yang dimilikinya manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Perkembangan teknologi yang luar biasa bisa menyebabkan manusia “lupa diri”. Manusia menjadi individual, egoistik dan eksploitatif, baik terhadap diri sendiri, sesamanya, masyarakatnya, alam lingkungannya, bahkan terhadap Tuhan Sang Pencipta-nya sendiri. Karena itulah filsafat ilmu pengetahuan dihadirkan di tengah-tengah keaneka ragaman IPTEK untuk meluruskan jalan dan menepatkan fungsinya bagi hidup dan kehidupan manusia di dunia ini.

Kemajuan sains dan teknologi telah memberikan kemudahan-kemudahan dan kesejahteraan bagi kehidupan manusia sekaligus merupakan sarana bagi kesempurnaan manusia sebagai hamba Allah dan khalifah-Nya. Allah telah mengaruniakan anugerah kenikmatan kepada manusia yang bersifat saling melengkapi yaitu anugerah agama dan kenikmatan sains teknologi.

Agama dan Ilmu pengetahuan-teknologi merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Ilmu adalah sumber teknologi yang mampu memberikan kemungkinan munculnya berbagai penemuan rekayasa dan ide-ide. Adapun teknologi adalah terapan atau aplikasi dari ilmu yang dapat ditunjukkan dalam hasil nyata yang lebih canggih dan dapat mendorong manusia untuk berkembang lebih maju lagi. Namun, terlepas dari semua itu, perkembangan teknologi tidak boleh melepaskan diri dari sumber ilmu yaitu nilai-nilai agama.

Adigum yang dibangun oleh Fisikawan besar, Albert Einstin menyatakan bahwa: “Agama tanpa ilmu akan pincang, sedangkan ilmu tanpa agama akan Buta”. Sebagai umat Islam kita harus menyadari bahwa dasar-dasar filosofis untuk mengembangkan ilmu dan teknologi itu bisa dikaji dan digali dalam Alquran sebab kitab suci ini banyak mengupas keterangan-keterangan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai contoh adalah firman Allah SWT dalam surat Al-Anbiya ayat 80 yang artinya “Telah kami ajarkan kepada Daud (cara) membuat baju besi untuk kamu guna memelihara diri dalam peperanganmu.” Dari keterangan itu jelas sekali bahwa manusia dituntut untuk berbuat sesuatu dengan sarana teknologi.

Tidak mengherankan jika sejak abad ke-7 M telah banyak lahir pemikir Islam yang tangguh produktif dan inovatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kepeloporan dan keunggulan umat Islam dalam bidang ilmu pengetahuan sudah dimulai pada abad itu. Tetapi sangat disayangkan bahwa kemajuan-kemajuan itu tidak sempat ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya sehingga tanpa sadar umat Islam akhirnya melepaskan kepeloporannya. Lalu bangsa Barat dengan mudah mengambil dan menransfer ilmu dan teknologi yang dimiliki dunia Islam dan dengan mudah pula mereka berbuat licik yaitu membelenggu para pemikir Islam sehingga sampai saat ini bangsa Barat-lah yang menjadi pelopor dan pengendali ilmu pengetahuan dan teknologi.

BERSAMBUNG
 

 

Kuliah Data Mining

MATA KULIAH DATA MINING

HARI: SENIN
JAM: 13.00 – 14.40 WIB
TEMPAT: LAB T. KENDALI
SKS /SEM: 2 /7
SIFAT: P /TI
DOSEN: MAM /RASP

Jika peserta belum bertambah juga, hanya satu orang, maka kuliah secara privat di meja dosen.

Eko Tek – Sem Gjl – TA 2022 /2023

EKONOMI TEKNIK

Kode /MK /sks /Sem: INF 616338 /Ekonomi Teknik /2 sks /5

Dosen 1: Raden Arum Setia Priadi; Dosen 2: Meizano Ardhi Muhammad, digantikan oleh dosen baru, Ny. Ubaidah (penerimaan bareng Sony Ferbangkara).

Hari /jam /Tempat: Selasa /13.00 – 14.40 wib /Baja 3

Utk Sem Gsl TA 2023 /2024:

Hari /jam /Tempat: Senin /15.30 – … wib /ruang dosen; Selasa /11.00 – … wib /ruang sekjur

Disruptive innovation is a process in which products or services based on new technologies are initially rooted in low-end markets or new markets, but as its performance improves, it attracts consumers and encroaches incumbents.

Demikian pula untuk case study yang dikerjakan para mahasiswa peserta kuliah. Mereka ber-simulasi, dahulu acting sebagai pengusaha merchandize (stiker, gantungan kunci). Mereka melakukan inovasi disrupsi menggunakan teknologi komputer dan internet. Kalkulasi analisis cost, benefit, dan cash flow sedang dikerjakan. Kini mereka acting sebagai pengusaha dalam Engineering Companies khususnya informatics start up.

Buku referensi pada perkuliahan sebelumnya:

Ebook Ekonomi Teknik [pnxkqo7v6e4v] (idoc.pub)

Silabus (acuan kuliah) dari Professor

Silabus dan Jadwal MK EKONOMI TEKNIK | Academic Update (krishnapcandra.com)

Contoh pekerjaan mahasiswa

(42) EKONOMI TEKNIK | Hassan Assaqaf – Academia.edu

Bukan buku hanya ringkasan

Ekonomi_Teknik.pdf (unand.ac.id)

Summary of Ekonomi Teknik Kelas A (unand.ac.id)

Buku dari Gunadharma

(42) EKONOMI TEKNIK | Fariq Abdillah – Academia.edu

Buku dari Teknik Kimia Universitas Pamulang

TKM0482-EKONOMI TEKNIK-full.pdf (unpam.ac.id) => (Repository)

TKM0482-EKONOMI TEKNIK-full.pdf (unpam.ac.id)

Buku dari Universitas Pattimura

(15) (PDF) EKONOMI TEKNIK (researchgate.net)

Buku dari I Nyoman Pujawan, ITS

Buku Ekonomi Teknik : Free Download, Borrow, and Streaming : Internet Archive

Total materi 12 bab sehingga bagian RASP: Bab-7 (awal: hlm 171) hingga Bab-12 (akhir: hlm 324).

Kurikulum Teknik Informatika pada umumnya

Teknik Informatika Universitas Lampung (UNILA) (akupintar.id)

ALHASIL

Rekapitulasi materi bagian tengah semester kedua Ekonomi Teknik menjadi sbb di file REKAP-MATERI_EKO-TEK.

Petunjuk: Ketika file ini dibuka dengan MS Excel, ada pertanyaan “The file format and extension of…”, pilihlah jawaban “Yes”.

Intel gen 17th gen 18th

Sumber:

Intel Next-Gen Arrow Lake, Lunar Lake, Nova Lake CPUs Rumored To Succeed Meteor Lake (wccftech.com)

Ulasan:

Informasi dibawa oleh The Anandtech Forum dari pegiat the ‘Moores-law-is-not-dead’. Komputer Intel generasi ke-17 menggunakan prosesor 3 CPU, yaitu:

  1. Arrow Lake(Lion Cove / Skymont) Q4 ’23 – menambah fitur updated compute tile dengan 8/32 config untuk the high end enthusiast products;
  2. Lunar Lake(Lion Cove / Skymont) Q4 ’24 – ini adalah produk yang menggunakan TSMC 3 nm, dilaporkan oleh Nikkei. Lompatan kinerja besar diharapkan dan didesain mencapai parity atau beat AMD dan Apple dalam dua hal yaitu performance dan power efficiency;
  3. Nova Lake(Panther Cove [tentative]/ Darkmont) 2025  atau ’25 – Hal ini menandai perubahan arsitektur terbesar dalam CPU architecture sejak the Core architecture diperkenalkan tahun 2006. Intel bekerja membangun arsitektur baru dari dasar seperti Ryzen dengan up to 50% CPU performance improvement dari the Lunar Lake. Hal ini juga menjadi alasan mengapa Glenn Hinton kembali.

Komputer ini menjadi penerus generasi 16th yaitu Meteor Lake 2023 membawa arsitektur ke-4 diketahui sebagai Panther Cove and Darkmont ke meja pembahasan. Bagai mana organisasi arsitektur komputer-nya?

Intel Gen 17th dilanjutkan Gen 18th dengan uraian sebagai berikut.

under construction