Privasi dan Keamanan Data dalam Teknologi Informasi
Cari kasus nyata terkait pelanggaran privasi data di dunia IT, dan analisis bagaimana pelanggaran tersebut terjadi dan dampaknya terhadap pengguna.
- Al-Fachrezi Three Aditya
Salah satu kasus nyata pelanggaran privasi data terjadi pada Bank of America pada Februari 2024. Pelanggaran ini disebabkan oleh serangan ransomware yang menargetkan sistem penyedia layanan eksternal, Infosys McCamish Systems.
2) Aleea Carisa Danielle Kalalo
Kebocoran Data BPJS Kesehatan: Salah satu kasus yang cukup besar adalah kebocoran data BPJS Kesehatan yang melibatkan jutaan peserta. Data yang bocor mencakup informasi pribadi seperti nama, tanggal lahir, nomor telepon, hingga riwayat penyakit.
3) Alexandrio Ariel Rafidan
Pada tahun 2019, ditemukan bahwa sekitar 540 juta data pengguna
Facebook disimpan di server publik tanpa perlindungan yang memadai. Data yang terekspos meliputi informasi sensitif, seperti nomor telepon, nama pengguna, alamat email, dan lainnya. Server ini dikelola oleh pihak ketiga yang menggunakan data Facebook untuk tujuan pengembangan aplikasi, tetapi gagal menerapkan keamanan yang cukup untuk melindungi data tersebut.
4) Arianti Kartika Dewi
Pada Mei 2023, Bank Syariah Indonesia (BSI), salah satu bank syariah terbesar di Indonesia, mengalami insiden kebocoran data yang menjadi perhatian nasional. Serangan ini dilakukan oleh kelompok ransomware LockBit yang mengklaim telah mencuri data sensitif dari BSI. Data yang
bocor mencakup informasi nasabah seperti nama, nomor rekening, KTP, alamat, nomor telepon, hingga transaksi keuangan.
5) Arza Restu Arjuna
Pada tahun 2018, terungkap bahwa firma analisis data Cambridge Analytica telah mengakses data pribadi sekitar 87 juta pengguna Facebook tanpa izin. Data tersebut digunakan untuk membangun profil psikografis pengguna dan memengaruhi hasil pemilu, termasuk pemilihan presiden AS tahun 2016 dan referendum Brexit.