KKN di Kec Mesuji Timur

Insya Allah, besok Sabtu 26 Des 2015 rombongan perwakilan mhs kkn per-desa (sebanyak 2 mobil sewaan) akan berangkat pra-kkn ke lokasi untuk memperkenalkan diri sekali gus survei lapangan. Kebetulan besok pak Tarkono juga akan ke Mesuji bawa mobil. RASP sarankan agar konvoi saja hingga Simpang Pematang baru berpisah. Dianjurkan juga tiap anggota rombongan untuk bawa bekal untuk 2 kali makan (siang dan sore) sehingga tidak perlu singgah ke warung makan sehingga bisa menghemat waktu dua jam sehingga bisa lebih cepat bertemu Camat Mesuji Timur, Pariman, HP 0852 690 81963 dan para kades beliau. Makan sore dianjurkan setelah sholat ashar di suatu masjid. Berikut ini bahan bacaan yang perlu disimak.

https://dosen.unila.ac.id/wp-content/uploads/sites/14/2015/12/kkn.jpg

Edisi 25 Des 2015: Program KKN tidak akan menyita banyak waktu para mahasiswa, cukup 2 bulan atau 60-an hari. Dengan KKN Posdaya, seharusnya mahasiswa bisa menghasilkan pendapatan bukannya memboroskan keuangannya. Dengan bekerja menyukseskan KKN tersebut, diharapkan Posdaya dapat terbangun, tidak ada hura-hura. Ternyata hanya satu orang mahasiswa KKN yang membawa bekal ketika Pra-KKN. Di Simpang Pematang, di suatu Rumah Makan, dimakan sebagian perbekalan itu. Ternyata yang pesan makanan di sana dipukul rata harga Rp 30 ribu tiap porsi apa saja. Hal ini berdampak ketika rombongan besar KKN ke Mesuji mampir di RM Gadang Jaya sebagian mahasiswa tidak makan di situ. RASP pesan makanan ayam dada, mie, tumis tempe. Ini sebagai pengganti perbekalan yang dimakan. Ongkos makanan Rp 26.500,-