Pemanfaatan energi pasang surut air laut

Pemanfaatannya saat ini belum luas karena tingginya biaya awal investasi dan terbatasnya lokasi yang memiliki pasang surut yang mencukupi. Penelitian dan pengembangan lebih lanjut perlu terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan batas kritis energi yang dihasilkannya sehingga didapatkan berbagai metode untuk mengekstraksi energi jenis ini.

Sistem kerja pada pembangkit listrik tenaga pasang surut sederhana. Generator arus pasang surut (tidal stream) menggunakan energi kinetik dari air laut untuk menggerakkan turbin seperti halnya turbin angin yang digerakkan oleh angin.

Generator jenis ini dapat dibangun di fasilitas atau infra-struktur yang telah ada seperti jembatan. Fitur lepas pantai seperti selat atau teluk dapat mempercepat gerakan air laut. Bentuk turbin dapat berupa vertikal mau pun horizontal, terbuka mau pun terlindung pipa, dan pada umumnya diletakkan dekat dengan dasar air (laut).

Pemanfaatan pasang surut air laut sebagai pembangkit listrik

Energi pasang surut merupakan energi yang terbarukan. Potensi tenaga air laut tersebut tersebar di seluruh Indonesia. Dengan pemanfaatan air sebagai energi primer, bisa terjadi penghematan penggunaan bahan bakar.

Beberapa keuntungan dari pembangkit listrik tenaga pasang surut yaitu: 1) Setelah dibangun, energi listrik yang dihasilkan bisa dimanfaatkan secara gratis; 2) Tidak membutuhkan bahan bakar; 3) Tidak menimbulkan efek rumah kaca; dan 4) Produksi listrik stabil karena pasang surut air laut bisa diprediksi. Beberapa kerugian yang ada pada pembangkit listrik tenaga pasang surut adalah: a] Biaya pembuatan yang mahal; b] Dapat merusak ekosistem di sekitar pesisir pantai.

Energi pasang surut adalah energi yang dihasilkan dari pasang surut air laut, menjadi sumber energi listrik. Ia merupakan salah satu jenis energi terbarukan yang relatif lebih mudah diprediksi jumlahnya dibandingkan energi angin dan energi matahari.