Tulisan yang Menginspirasi Piramida sebagai Solusi Teknik Ekologi

GARIS BESAR KEGIATAN /METODE YANG DILAKUKAN UNTUK CARI SOLUSI

SAMPUL Indonesia English

Pemanfaatan kawasan lahan basah dan lahan kering sebagai kawasan terbangun atau industri dari sudut pandang ilmu ekologi teknik; ==> akan diteliti semua lokasi di desa yang pernah ditempati mahasiswa kkn yang dibimbing oleh peneliti sebagai DPL. Ada suatu lokasi terpilih di pesisir timur Lampung yang perlu dijadikan tempat PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) sebagai aplikasi teknologi nuklir sumber energi ramah lingkungan bagi industri untuk memajukan kesejahteraan rakyat Indonesia. Di samping itu di pesisir timur  laut Lampung (Mesuji Timur) sebagai lahan basah bisa dibangun waduk dan piramida sebagai tempat perkantoran pemerintah, wiyata mandala, kantor perusahaan, rusunawa bagi orang perairan dll, bandara helikopter, pembangkit listrik tenaga angin dan matahari. Di bagian barat Kecamatan Mesuji Timur tempat Register 45 bisa dibangun piramida sebagai fungsi yang sama, rusunawa bagi perambah hutan ilegal, kantor pembangkit listrik tenaga bio massa.

Mekanisme penanggulangan bencana (kekeringan kemarau –> kebakaran, air payau, kebanjiran penghujan –> terbuang percuma air tawar), mengantisipasi perubahan iklim dengan perencanaan infra-struktur yang melibatkan sistem manajemen lingkungan terpadu dari semua stake holder terkait; ==> yaitu posdaya, pokmas, kades /ka-kam, lurah dan jajarannya. Mitigasi bencana dan contingency plan apa lagi terkait bencana nuklir seperti di Fukushima, simak URL http://www.world-nuclear.org/info/Safety-and-Security/Safety-of-Plants/Fukushima-Accident/

Rencana Penelitian Tersusun Sistematik, Konsisten, dan Operasional; ==> semua dituangkan di official blog ini. Hasil penelitian (teknik informatika dan teknik lingkungan) diterapkan dalam kegiatan pendidikan (prodi teknik elektro [umum] dan teknik informatika [khusus]) dan pengabdian (sentra hki /puslitbang haki dan knowledge & technopark). Dalam melakukan riset dasar, penulis mencoba berkolaborasi dengan peneliti riset terapan melalui jurnal index scopus di mana dicoba pengetahuan baru, teori, konsep, dan metodologi dipakai dalam riset terapan tersebut. Hasil riset terapan menjadi kebutuhan riset dasar untuk alternatif solusi. Riset dasar dilakukan pada tahapan bisnis pra-komersial, skala bisnisnya seimbang aspek positif dan negatifnya. Kependudukan dan Pembangunan Berkelanjutan; metode penelitian yang penulis tempuh adalah penelitian melalui survei internet dan survei lapangan dengan ketentuan: 1) objek dan kondisi pengamatan tidak diatur; 2) data dikumpulkan apa adanya; 3) perlu metode pengumpulan data yang tepat;

MENGARAHKAN DINAMIKA PENDUDUK MELALUI POS PEMBERDAYAAN MENGGERAKKAN PEMBANGUNAN LINGKUNGAN HIDUP TERDIRI ATAS PENGGUNAAN TEKNIK EKOLOGI MENYELESAIKAN PROBLEM LINGKUNGAN (KEBAKARAN LAHAN PENYEBAB KABUT ASAP, KEKERINGAN, KEBANJIRAN) DAN RESTORASI EKOSISTEM LAHAN YANG SUDAH HANGUS, RUSAK DEMI MASA DEPAN ANAK CUCU;

Penggunaan Teknik Ekologi, Pelestarian Hutan & Daerah Aliran Sungai (DAS), Pertanyaan-pertanyaan Kunci; ==> Teknik ekologi dengan pemanfaatan geo-informatika dan bio-informatika. Lokasi restorasi, pelestarian hutan di desa-desa penempatan mahasiswa kkn di mana RASP menjadi DPL. Di antara desa itu tentu ada DAS yang menjadi bagian penting dari PLTMH bahkan kalau bisa PLTN misalnya di Tulang Bawang atau Lampung Timur. Fokus pada tiga lokasi yaitu pembangkit listrik, kawasan industri, dan pelabuhan /terminal ==> Prioritas pembangkit listrik sederhana untuk level desa /kelurahan yang terkait dengan kawasan industri kecil dan menengah di rural and urban areas yang dekat dengan pelabuhan dan /atau terminal angkutan-peti kemas. Kalau bisa /memungkinkan dibahas  pembangkit sekaliber PLTN seperti di Fukushima. Untuk tahap awal, bisa dimulai dengan PLTD dengan bahan bakar bio-diesel dengan minyak nabati berasal dari hasil panen kelapa sawit dan kopra kelapa dari Kecamatan Mesuji Timur dan sekitarnya.

Hal ini memerlukan kerja sama dengan Pertamina untuk produksi bio-diesel dari bahan baku solar, minyak sawit, dan minyak kelapa di lokasi terdekat dari tempat kedudukan semua PLTD tersebut. Selain itu perlu dibangun BUMDes seperti PLN mini yang perlu berusaha agar instalasi listrik di semua rumah tangga yang dialiri listriknya sesuai standar KONSUIL setempat.