FRW, Peta Situasi, Rumah Dijual

Simak berita di URL http://koran.tempo.co/konten/2014/03/10/336842/Ketahanan-Energi-Indonesia-Mengkhawatirkan. Hal ini berkaitan dengan gambaran berikut

petaFRW [Forum Rembug Warga] (Institute) bermula dari rumah dengan kode F17 di Perumahan Gatam Lestari. Mengapa berasal dari lokasi itu? Karena rencananya ketua panitia pembangunan masjid berdomisili di tempat tersebut. Di sana matahari bersinar terik sampai membuat tanah pecah-pecah tanda kekeringan. Cocok dibangun PLTS. Di depan rumah itu ada lahan berbatu kapur. Di lokasi itu sering berhembus angin kencang. Cocok dibangun kincir angin pembangkit listrik sekali gus menara masjid. Terus ke barat 10 meter ada jurang sedalam 10 meter. Di dasarnya ada aliran sungai dangkal dalamnya selutut orang dewasa dengan aliran berkelok-kelok. Cocok dibangun bendungan 5 meter tingginya dan PLTMH. Apa lagi kalau terjadi hujan lebat, sumur bor mencapai kedalaman 20 meter jika dipompa maka air yang didapat berwarna keruh ketika keadaan usai hujan deras /lebat. Sekarang rumah F17 akan dijual oleh pemiliknya dengan harga penawaran Rp 400 juta.

Potensi pengembangan masih terbuka dan masih mungkin berubah dengan proyek tentatif adalah smart and energized mosque di sentral dari perumahan Gatam Lestari. Dari denah di atas, kondisi 2019 hanya daerah yang diwarnai oranye dan hijau yang sudah didirikan bangunan dan dihuni. Selain itu masih lahan kosong. Kondisi sekarang banyak berubah. Daerah berwarna hitam ditulisi perumahan Padi Lestari kini sudah berubah menjadi hutan pohon jati. Di sebelah timur perumahan itu, di sisi utara ada lahan padi gogo dan hutan akasia. Di bagian selatannya ada lahan pertanian singkong. Sudah ada dua jalur jalan rusak banyak lubang dengan genangan air di sana sini jikalau hujan turun.

Bersambung ke sini.

Kenangan Workshop SCL & PBL

Foto kenangan

PESERTA WORKSHOP BATCH 1Ternyata dalam SCL & PBL kemampuan membaca perlu dilatih. Oleh karena itu perlu dibaca buku berikut

membaca1Bagian belakangnya membaca2

Setelah membaca, dibutuhkan kemampuan menuangkan pemahaman, ide dalam bentuk tulisan. Perlu dipelajari buku berikut.

menulis1Bagian belakangnya

menulis2Edisi Selasa 4 Maret 2014

Objek adalah Komponen Sistem Informasi

Judul di atas adalah bagian dari pembahasan produk pengembangan sistem. Pandangan sistem informasi tradisional, memperlakukan data dan peranti lunak sebagai dua komponen yang terpisah. Pemisahan ini merefleksikan pandangan tradisional, promosi penggunaan ulang data dalam multi-program yang dapat menggunakan himpunan yang sama dari data.

Pada hari ini pandangan tradisional itu sering digunakan dalam arti bahwa DBMS bertindak sebagai antar-muka di antara program aplikasi sistem dan data-nya. Untuk contoh, himpunan data customer yang sama akan digunakan oleh program pemrosesan pesanan organisasi, program “billing”, dan program iklan surat langsung.

Dalam pandangan berorientasi objek dari sistem informasi, data dan peranti lunak dipaket dalam konstruksi tunggal yaitu OBJEK. Jadi komposisi sistem mencerminkan komposisi benda ini dalam dunia nyata.David Taylor mengusulkan analogi objek sistem ke sel yang hidup.

Transition to Objects

RASP tertarik dengan buku SYSTEM ANALYSIS AND DESIGN, and the TRANSITION TO OBJECTS ditulis oleh Sandra Donaldson Dewitz dalam kelompok buku BUSINESS TECHNOLOGY: CAREERS 2000, diterbitkan oleh Mc GRAW-HILL INTERNATIONAL EDITIONS, Management Information Systems Series.

Produk pengembangan sistem adalah SISTEM INFORMASI. Setelah itu ditanya, APAKAH SISTEM INFORMASI itu? APAKAH OBJEK itu? Hal ini berlanjut ke proses-proses pengembangan sistem. Apa saja pendekatan sistem? Bagai mana paradigma pengembangan sistem?

Apa saja katalis dan tujuan pengembangan sistem? Ada skema penting yaitu tiap bab diawali dengan studi kasus, materi pokok, tinjauan ulang objektif pembelajaran, kata kunci, pertanyaan diskusi, latihan, dan referensi.