RTM2

Ide RASP untuk Lomba Cipta Teknologi TNI AD diilhami dari satuan radar, satuan rudal, satuan artileri meriam yang sudah dimiliki tentara Indonesia. Alangkah baiknya kalau semua satuan itu dilengkapi dengan SATUAN UAV yang dilengkapi dengan KAMERA untuk pemantauan visual (yang infra-red untuk kegiatan malam), SENAPAN OTOMATIS untuk senjata beladiri atau serbu, SENSOR TELEMETRI untuk pengukuran besaran fisika, biologi, dan kimia yang dianalisis terlebih dulu oleh seorang komandan satuan UAV bersama copilot UAV. Komandan harus bisa lakukan RTM (Rapat Tinjauan Manajemen) operasi dengan ketiga awaknya.

Diusahakan UAV bisa take off atau lepas landas dari atas atap SUV (Avanza, Innova, Xenia, atau Terios). Jadi posisi tempat kedudukan mempunyai sudut tertentu dari posisi mendatar. Awak SUV terdiri atas komandan UAV merangkap navigator dan gun-man di mobil, sopir SUV dengan kemampuan reaksi cepat plus komunikasi dengan pusat kontrol pasukan, pilot UAV sekali gus pemantau situasi kondisi medan tempur dari udara dan calon PENERBAD, copilot UAV merangkap navigator dan gun-man di udara.

Sistem kelistrikan 1

Sistem kelistrikan untuk sistem UAV, kamera, net-book /note-book /laptop didukung oleh sistem baterai yang memperoleh energi listrik berasal dari dinamo otomotif transporter, getaran dan panas wahana tersebut, dan /atau silent quiet get set

Untuk transporter, kita mulai dengan mobil seperti AVANZA, INNOVA, XENIA, atau TERIOS yaitu jenis-jenis yang banyak dimintai masyarakat Indonesia. Mengapa dipilih ketiga merek itu? Karena untuk wahana perang dibutuhkan jumlah yang cukup memadai di pasar, di instansi pemerintah mau pun swasta, serta di pelosok Nusantara yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Terkait sistem pembuka pintu atap, sudah ada NISSAN yang menyediakan.

Perang biasanya terjadi mendadak walau pun untuk menuju deklarasi perang dibutuhkan tahapan yang tentu memerlukan durasi waktu yang tidak sebentar. Walau pun begitu eskalasi perang bisa meningkat drastis di luar antisipasi dari TNI AD serta kapasitas perakitan yang terpasang di industri mau pun pusat riset perguruan tinggi untuk mengubah semua kendaraan itu menjadi sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.

Sistem navigasi 3

Sistem kelistrikan > sistem navigasi > sistem peta, GPS > Permasalahan yang dibahas antara lain ialah pemetaan :

1)         Alat pengumpul data spasial dan non spasial (diawali dengan kamera digital).

2)         Alat pengolah data pemetaan (diawali dengan net-book /note-book /laptop).

3)         Alat bantu pemetaan (diawali dengan UAV plus sistem navigasi /remote control).

Ketiga perangkat tersebut perlu didukung oleh otomotif transporter. Perlu didesain wahana angkut yang cocok sesuai medan operasi TNI AD. Oleh karena itu diajak rekan dosen dari Teknik Mesin. Wahana itu bisa berupa mobil (mudah dirakit dalam waktu singkat), truck (edisi sistem lengkap), dan panser (edisi kondisi ekstrem). Perlu dipikirkan desain bukaan atap dan tempat UAV take off di atap kendaraan.

Sistem navigasi 2

Jenis Lomba berupa teknologi terapan atau rekayasa :

a.         Rancang bangun (Setelah inovasi, dilanjutkan dengan rancang bangun keterkaitan sistem kelistrikan dengan sistem navigasi).

b.         Model (Setelah selesai dengan rancang bangun, dilanjutkan pembuatan model di atas kertas atau di dalam komputer).

c.         Prototipe (Setelah selesai pembuatan model, dilanjutkan pembangunan prototipe di bengkel perguruan tinggi).

d.         Inovasi (Dimulai dari inovasi terkait sistem navigasi alat utama TNI AD yaitu pesawat terbang UAV. Sistem navigasi tergantung pada sistem kelistrikan).

e.         Modifikasi alat utama sistem kesenjataan TNI Angkatan Darat (Setelah prototipe terbangun, baru bisa dilakukan modifikasi peralatan tersebut).

Sistem navigasi 1

Penelitian tentang sistem navigasi bisa dikaitkan dengan Lomba Cipta Teknologi 2013 dari TNI AD. Hal ini juga dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan kekuatan alut /alutsista (Alat Utama /Alat Utama Sistem Senjata) TNI AD. Cipta teknologi yang dilombakan murni hasil karya sendiri, bukan jiplakan.

Melalui naskah ini dimulai secara perorangan dilanjutkan secara berkelompok dengan rekan dosen. Sebagai calon peserta dari kalangan perguruan tinggi, dirasa perlu untuk terlibat setelah peran serta terkait PKN.

Spesifikasi hasil lomba dimulai dari peranti lunak yaitu aplikasi rekayasa teknologi yang memenuhi unsur-unsur sistematika dari mekanisme kerja suatu software yang digunakan untuk mendukung tugas TNI AD. Peranti yang dimaksud bermula dari rekayasa perangkat lunak terkait sistem navigasi, misalnya diawali dengan UAV.

Dari sana dikembangkan aplikasi rekayasa teknologi yang memenuhi unsur-unsur sistematika dari mekanisme kerja peralatan perangkat keras yang digunakan mendukung tugas TNI AD. Dimulai dengan computer /controller hardware yang tertanam di UAV.