Jajuluk dalam bahasa Komering atau Bahasa Indonesianya kira-kira pemberian gelar adalah salah satu rangkaian prosesi pemberian gelar adat untuk suku keturunan Kumoring (Sumatera Selatan) ketika yang bersangkutan melangsungkan pernikahan, dalam bahasa kumoring pernikahan lebih dikenal dengan istilah”CAKAK BUTAKAT” , pemberian gelar ini adalah sebagai bentuk penghargaan bagi pasangan yang baru menikah dan biasanya pemberian gelar diserahkan kepada tetua adat dengan terlebih dahulu berdiskusi dengan kedua orang tua calon mempelai.
Sebutan Gelar atau dikenal dengan “ADOK” dalam bahasa kumoring tidak terbatas atas istilah tertentu saja, ADOK bisa dengan ungkapan apapun , bergantung dengan kesepakatan tetua adat dan pemberi ide ADOK tadi (dalam hal ini orang tua kedua mempelai). Biasanya ADOK/GELAR mengandung makna DOA, HARAPAN, atau ADOK turunan dari OrangTua mereka Dahulu.
Dalam proses pemberian ADOK/GELAR biasanya tetua adat membunyikan tabuh tabuhan (pada umumnya ditabuh sebuah Gong Adat), sambil dibacakan semacam Petuah lebih mirip ke Pantun dalam bahasa Kumoring. Pantuan Petuah tadi sangat kental dengan syair bernuansa Kumoring. pantun dan syair lengkapnya saya lupa, namun masih ada arsipnya di rumah, insya alloh akan saya ketikkan untuk mendokumentasikannya.
Nah pada saat prosesi pernikahan saya kebetulan ada saudara dari pihak Ibu yang mengerti akan prosesi ini, maka dimintalah kepada beliau sebagai wakil sesepuh adat untuk pemberian gelar ini, hasil diskusi antara orang tua saya dan wakil sesepuh ini maka disepakati bahwa gelar Kumoring saya adalah “PANGISON ALAM” , kira kira artinya PANGISON adalah membuat adem/sejuk/damai ALAM adalah lingkungan/sekitar , jika digabungkan maksud dari “PANGISON ALAM” adalah doa Orang Tua saya yang berharap bahwa kelak setelah menikah saya akan menjadi sosok pengayom/peneduh/pelindung/penyejuk bahtera rumah tangga yang akan dibina bahkan hingga ke pengayom untuk lingkungan di sekitar saya berada. Sedangkan untuk istri saya diberikan gelar “NAI PANGISON ALAM” artinya adalah Nyonya/Istri dari PANGISON ALAM.
Terlampir FOTO saat prosesi pemberian ADOK/GELAR di acara pernikahan saya
Sayapun kembali teringat atas gelar AKAS dari pihak papa (PRABU ASNAWI), AKAS dari Pihak MAMA (RADEN LOBAY) , gelar PAPA (PERINDOSASI) , gelar sepupu AKAS (MANGKUBUMI) dan lain sebagainya, iseng iseng saya lihat di group Kumoring Sikam Kaunyin di facebook beberapa gelar adar yang mereka dapatkan setelah melangsungkan pernikahan.
http://www.facebook.com/topic.php?uid=57676179458&topic=8249 Continue reading “JAJULUK dan pemberian ADOK dalam adat Kumoring – Palembang Sumatera Selatan”
