Teruskan perjuangan-mu …

Dengan spesifikasi berikut masih mampu terima tabel routing 12 ribuan prefix yang diinject dari TEIN3 dan INHERENT.

unila-inherent-gtw# sysctl -a | egrep -i ‘hw.machine|hw.model|hw.ncpu’
hw.machine: i386
hw.model: Intel(R) Xeon(TM) CPU 3.00GHz
hw.ncpu: 4
hw.machine_arch: i386
unila-inherent-gtw#


Teruskan perjuangan-mu “BRO” ,  keep spirit.

Ketimpangan rasa keadilan di republik ini

Pagi ini membaca media cetak Nasional dengan kutipan beritanya adalah sebagai berikut,

JAKARTA, KOMPAS.com – Seorang siswa sekolah menengah pertama, Deli Suhandi (14), kini meringkuk di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Dia dituduh mencuri sebuah voucher perdana telepon selular senilai Rp 10.000. Deli dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman TUJUH TAHUN PENJARA. http://megapolitan.kompas.com/read/2011/04/04/11515977/Karena.Voucher.Rp.10.000.Anak.SMP.Dibui

MIRIS.. kata ini langsung muncul dibenak saya membayangkan semakin tidak “karu-karuan”-nya proses peradilan dinegeri kita yang tercinta ini. Bisa dibayangkan bahwa HUKUM hanya runcing untuk kalangan bawah sedangkan untuk kalangan elit/atas/borju seakan tumpul dan tidak berdaya.

Masih ingat kasus Gayus Tambunan kan ?? si DOI terdakwa kasus penggelapan pajak sebesar sekitar 80 Milyar atau = 80.000.000.000 (delapan puluh ribu juta), ternyata setelah masuk “dapur” pengadilan Vonis final pun dijatuhkan hanya selama 7 tahun penjara.

Coba kita bandingkan dengan dakwaan anak kecil diatas, karena uang 10 ribu didakwa hukuman 7 tahun penjara.  Tanpa perlu analisis konsep INTEGRAL,DIFERENSIAL,LIMIT,STATISTIK dan sebagainya, efek hukumannya sama namun diakibatkan oleh kejadian yang sangat jauh berbeda.

  • Kejadian 1 : Si anak kecil  10.000 -> 7 tahun penjara.
  • Kejadian 2 : Gayus Tambunan 80.000.000.000 -> juga 7 tahun penjara.

Jika memang mau dibuat berkeadilan, seharusnya OM Gayus Tambunan di hukum

800.000 X 7 tahun = 5.600.000 tahun penjara. itu baru hitung-hitungan saya loh… mungkin hitung hitungan Alloh lain, sesungguhnya Alloh yang maha adil, Wallohuallam bisshowaf.

Saya berharap semoga dunia peradilan Indonesia semakin berbenah.

Just my one cent.

Era kebangkitan IPv6 di Indonesia especially for Indonesia Higher Education Network (INHERENT)

Yap sesuai judul diatas, maka telah diinisisasi oleh penggiat INHERENT dimasing masing node bahwa tahun ini akan membentuk jarigan antar pulau enable IPv6, dalam rangka meng-IPv6 kan masyarakat dan memasyarakatkan IPv6.

Gerbang Utama sumatera melalui USU dan UNILA sudah aktif menuju ke ring JAWANET-SULAWESINET-KALNET-IRIANNET, ditambah saat ini gate Sumatera Wilayah Selatan (UNILA) sudah mengaktifkan alokasi IPv6 yang dipinjamkan oleh Universitas Indonesia sekaligus mendistribusikannya menggunakan teknologi BGP.

BRUNILA01#show ipv6 neighbors
IPv6 Address                                            Age Link-layer Addr State Interface
2403:DA00:FFFF:FFFF::9                      0 0018.7414.b5c0  REACH Gi1/17 (Ke arah UI)
2403:DA00:FFFF:FFFF::E                      0 0018.7414.4fc0  REACH Gi1/15 (Ke arah UNSRI)
FE80::AC64:BF76:BB02:D1                   202 0023.5af7.7cf6  STALE Gi5/2
FE80::218:74FF:FE14:B5C0                    6 0018.7414.b5c0  STALE Gi1/17
FE80::218:74FF:FE14:4FC0                    0 0018.7414.4fc0  REACH Gi1/15
FE80::213:F7FF:FE54:FFD7                    6 0013.f754.ffd7  STALE Gi5/2

IBRUNILA01#

IBRUNILA01#show bgp ipv6 unicast
BGP table version is 7358, local router ID is 118.98.240.171
Status codes: s suppressed, d damped, h history, * valid, > best, i – internal,
S Stale
Origin codes: i – IGP, e – EGP, ? – incomplete

Network          Next Hop            Metric    LocPrf    Weight Path
*> 2001::/32        2403:DA00:FFFF:FFFF::9     0 18007 24489 20965 1103 1101 i
*> 2001:200::/32    2403:DA00:FFFF:FFFF::9      0 18007 24489 24287 7660 2500 i
*> 2001:200:900::/40     2403:DA00:FFFF:FFFF::9        0 18007 24489 24287 7660 i
*> 2001:200:905::/48     2403:DA00:FFFF:FFFF::9        0 18007 24489 24287 7660 2523 i
*> 2001:200:C000::/35   2403:DA00:FFFF:FFFF::9        0 18007 24489 24287 7660 2500 23634 i
*> 2001:200:E000::/35     2403:DA00:FFFF:FFFF::9      0 18007 24489 24287 7660 i

IBRUNILA01#traceroute ipv6 www.itb.ac.id
Translating “www.itb.ac.id”…domain server (167.205.143.1) (167.205.23.1) [OK]
Type escape sequence to abort.
Tracing the route to www.itb.ac.id (2403:8000:1:76::146)
  1 2403:DA00:FFFF:FFFF::9 16 msec 16 msec 16 msec
  2 2403:DA00:1:A::6 24 msec 20 msec 20 msec
  3 itb1-v6-router-vlan50.itb.ac.id (2403:8000:10::3) 24 msec 24 msec 24 msec
  4 2001:D30:3::2303 20 msec 24 msec 24 msec
  5  *  *  *
  6  *

CIDR table between IPv4 and IPv6 addresses

http://www.net6.at/?q=cidr

IPv4 (32bits)       | IPv6 (128bits)
--------------------|------------------------
/32 = Single IP     | /128 = Single IP
/31 = 2             | /127 = 2
/30 = 4             | /126 = 4
/29 = 8             | /125 = 8
/28 = 16            | /124 = 16
/27 = 32            | /123 = 32
/26 = 64            | /122 = 64
/25 = 128           | /121 = 128
/24 = 256           | /120 = 256
/23 = 512           | /119 = 512
/22 = 1,024         | /118 = 1,024
/21 = 2,048         | /117 = 2,048
/20 = 4,096         | /116 = 4,096
/19 = 8,192         | /115 = 8,192
/18 = 16,384        | /114 = 16,384
/17 = 32,768        | /113 = 32,768
/16 = 65,536        | /112 = 65,536
/15 = 131,072       | /111 = 131,072

Continue reading “CIDR table between IPv4 and IPv6 addresses”

Enable IPv6 BGP Peer inter ASN on CISCO 7606

Ceritanya hari ini adalah hari yang cukup melelahkan, sejak dari siang  saya dan Pak Agus Awaludin dari  Universitas Indonesia mencoba melanjutkan perjuangan menyambungkan Jaringan INHERENT area Sumatera ke Ring INHERENT area Jawa. Layer 1 sudah terlebih dahulu terhubung kemarin malam.

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya kita dapatkan  alokasi IP WAN Point-to-Point UNILA-UI  dari wakgeng Bos nya INHERENT yakni ITB, langsung deh kita eksekusi . modifikasi sedikit pada prefix peer BGP IPv4 nya sesuaikan dengan kepunyaan UI, kira kira penampakannya adalah sebagai berikut;

!
router bgp 65009
bgp log-neighbor-changes
 neighbor 2403:DA00:1:A::9 remote-as 18007
neighbor 2403:DA00:1:A::9 description UNILA-UI
 neighbor 167.205.188.197 remote-as 18007
 neighbor 167.205.188.197 description UNILA-UI

!
 address-family ipv4
redistribute connected
redistribute ospf 100 route-map DENY_PRIVATE_ADDRESS
neighbor 167.205.188.197 activate Continue reading “Enable IPv6 BGP Peer inter ASN on CISCO 7606”

Aktifasi INHERENT 2011, Unila dan USU menjadi gerbang SUMATERA

Kemarin siang kedatangan tamu dari telkom (akhirnya.) perihal aktifasi link INHERENT, walhasil alhamdulillah saat ini ID-CISCO UNSRI sudah muncul dirouter Unila . dan Link Unila – UI layer 1 baru beres malam tadi.

IBRUNILA01#show cdp neighbors
Capability Codes: R – Router, T – Trans Bridge, B – Source Route Bridge
S – Switch, H – Host, I – IGMP, r – Repeater, P – Phone

Device ID Local Intrfce Holdtme Capability Platform Port ID
IBSUNILA01 Gig 5/2 165 S I WS-C2960G-Gig 0/15
IBRUNSRI01 Gig 1/15 140 R S I CISCO7606 Gig 1/3
IBRUNILA01#

“Ping-pingan” juga sudah bisa nyambung ke IP Point-to-Point UNSRI, Continue reading “Aktifasi INHERENT 2011, Unila dan USU menjadi gerbang SUMATERA”

UN – Ujian Nasional tahun 2011

Ujian Nasional biasa disingkat UN / UNAS adalah sistem evaluasi standar pendidikan  dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdiknas di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan (Penjelasan Wiki).

Setelah beragam kontroversi menyeruak atas keberadaan UN, KEMENDIKNAS  akhirnya memutuskan pada tahun 2011 Ujian Nasional tetap diberlakukan. Alasan evaluasi pendidikan mendasari atas diambilnya kebijakan ini.  Penilaian UN tahun ini relatif  membuat para siswa bisa sedikit menghela napas,  pasalnya komposisi persentase penilaian UN tidak murni mengandalkan hasil UN saja namun tingkat kelulusan juga dipengaruhi atas hasil evaluasi internal dari sekolah. dengan format persentase kelulusan terbaru adalah sebagai berikut.

Nilai Kelulusan = 40% nilai RAPORT+ 60% nilai UN/UNAS

Mengutip dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bahwa  nilai rata-rata standar kelulusan pada ujian nasional (UN) tahun 2011 ini minimal harus 5,50.  Ini untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan dengan nilai minimal 4,00 paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 mata pelajaran lainnya. Khusus untuk sekolah menengah kejuruan nilai ujian praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN. Komposisi penilaian ini dirasakan oleh berbagai kalangan lebih realistis dibandingkan dengan komposisi nilai kelulusan tahun lalu. Continue reading “UN – Ujian Nasional tahun 2011”

IPv6 Universitas Lampung berada di posisi 366 top 1.000.000 didunia

Iseng iseng sore ini menemukan link pemeringkatan top domain dan blok IP IPv6 seluruh dunia, diambil dari data Alexa. Ternyata domain unila termasuk dinomer urut 366 dari 1.000.000 domain yang sudah terindex dan available via IPv6 Network.

Cek informasi selengkapnya disini  http://www.atoomnet.net/ipv6_enabled_popular_websites.php

Dan untuk total prefix IP ada diposisi 92.243 dari top 1.000.000

http://www.atoomnet.net/ipv6_enabled_popular_websites.php?complete_list=true

Sekali lagi ini hanyalah hasil survey dari alexa selaku komunitas pemeringkatan website paling populer.

http://www.google.com/url?sa=t&source=web&cd=4&ved=0CCkQFjAD&url=http%3A%2F%2Fwww.atoomnet.net%2Fipv6_enabled_popular_websites.php%3Fcomplete_list%3Dtrue&rct=j&q=top%201000000%20ipv6%20unila&ei=aw-oTY-nJMnVrQeLoYCoCA&usg=AFQjCNF_iupSwcGallxB7V64v_B3Z2XcMw&sig2=KBoDduVR2HiOicM5dDXonA&cad=rja

Original text JAJULUK/ADOK budaya asli Kumoring

Sesuai janji yang pernah saya utarakan untuk menulis text asli yang dibawakan pada saat prosesi pemberian gelar adat (JAJULUK/ADOK) dibawah ini adalah text yang biasanya dibacakan. silahkan disimak.

PEMBERIAN JAJULUK/ADOK (GELAR)

Assalaamualaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh,

Bapak/Ibu segenap hadirin yang kami muliakan.

Pemberian Gelar didaerah Kumoring Ulu Sumatera Selatan, di sebut

“NABUH JAJULUK”

“NABUH” artinya membunyikan sesuatu meminta perhatian kepada khalayak ramai bahwa ada masalah penting yang akan diberitahukan.

“JAJULUK” disebut juga “ADOK” diartikan dalam bahasa Indonesia Gelar, Namun demikian bukanlah berarti bahwa jajuluk didaerah Kumoring sederajat dengan Titel Kesarjanaan dan bukan pula gelar kebangsawanan yang berlaku turun temurun. Tetapi semata mata gelar kemasyarakatan yang diatur dan ditetapkan oleh adat setempat.

Gelar diberikan kepada anak lelaki atau perempuan yang sudah menikah dengan tujuan;

  1. Membedakan antara lelaki yang sudah atau pernah beristri dengan lelaki yang belum beristri, dan antara perempuan yang sudah bersuami dan yang belum pernah bersuami
  2. Untuk mengetahui asal usul keturuan penyadang gelar
  3. Melalui gelar, dapat pula diketahui status yang bersangkutan, apakah anak laki – laki pertama , kedua dan seterusnya. Karena rangkuman kata-kata dikemas dalam gelar tersebut tercermin identitasnya.
  4. Dengan menggunakan gelar dalam panggilan sehari-hari berarti resmi telah diakui menjadi warga baru kaum dewasa, yang telah dibebani tugas-tugas kemasyarakatan.

Sebagai pengantar dari pengumuman /penyampaian gelar ini Mohon izin sejenak kepada hadirin untuk melantunkan salah satu kesenian daerah  Kumoring yang disebut “CANGGOT” Continue reading “Original text JAJULUK/ADOK budaya asli Kumoring”