Online Shop Istri

http://ulzboutique.files.wordpress.com  link ini adalah link Online Web Store yang rencananya akan dikelola oleh istri saya, aneka pernak pernik tas, jilbab, sepatu, baju, pakaian bayi, dan lain lain akan selalu diupdate melalui web ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi umat.

11- Post Tanggal 11 bulan 11 2011

Post ke 11 hari ini saya coba mengutip Surat 11 dalam Alquran.  (http://id.wikipedia.org/wiki/Surah_Hud)

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, “Nabi Hud“) adalah surah ke-11 dalam al-Qur’an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus. Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu’aib, dan Musa. 

Pokok-pokok isinya

  1. Keimanan: Adanya ‘Arsy Allah; kejadian alam dalam 6 tahap; adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.
  2. Hukum-hukum: Agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan; tidak boleh berlaku sombong; tidak boleh mendoa atau mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.
  3. Kisah-kisah: Kisah Nuh a.s. dan kaumnya; kisah Huud a.s. dan kaumnya; kisah Shaleh a.s. dan kaumnya; kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya; kisah Syu’aib a.s. dan kaumnya; kisah Luth a.s. dan kaumnya; kisah Musa a.s. dan kaumnya.
  4. Dan lain-lain: Pelajaran-peIajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi; air sumber segala kehidupan; salat itu memperkuat iman; sunnah Allah yang berhubungan dengan kebinasaan suatu kaum.

Maha Benar Alloh atas segala Firman-NYA.

2nd- Post Tanggal 11 bulan 11 2011

Siang ini adalah jum’at pertama saya bisa sholat di Lantai 2 masjid ARH (Arief Rahman Hakim) Salemba, saya berangkat dari prodi pukul 11.30, sengaja agak cepat daro biasanya agar dapat tempat duduk di lantai 2, apabila datang tepat pada saat azan biasanya suka dapat shaf di lantai bawah dengan hanya melihat khatib dari layar LCD yang disediakan oleh pengurus mesjid.

Tema sholat Jum’at kali ini adalah penting nya agar umat islam untuk bersatu dan tidak terpecah belah, lebih lanjut khotib menyampaikan penjelasan tentang ayat  “Wa’tashimu bihablillah jami’an wa la tafarraqu ” . Artinya Berpeganglah kamu semua pada tali Allah dan janganlah berpecah belah, mengajak agar seluruh umat islam untuk bersatu padu membela agama Al Islam.

Sholat IEDUL Adha 1432 H

Foto disamping diambil hari Minggu lalu seusai sholat iedul adha berjamaah 1432 H, berlokasi di Pelataran Parkir Masjid Islamic Centre jalan raya bypass Bandar Lampung.  Jamaah sholat memadati masjid hingga ke teras tambahan, topik ceramah yang dibawakan oleh khatib berbicara seputar kisah tauladan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam rangka pengabdian seorang hamba kepada sang Pencipta-Nya. Iedul Adha tahun ini kami rayakan di Bandar Lampung bersama istri, mertua, dan adik-adik, selepas sholat dilanjut dengan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan di Mushola As-Shafar (Mushola Blok C), tidak seperti tahun lalu dimana prosesi kurban tidak dibantu oleh tukang jagal (berakibat terlambatnya proses pembagian jatah daging kurban, hingga sore hari)  tahun ini panitia kurban mengambil inisiatif memanggil bala bantuan tim jagal hewan yang sudah terlatih untuk membantu panitia  agar pembagian jatah kurban bisa cepat selesai,  Alhamdulillah total 5 sapi yang dikurbankan di Mushola Blok C ba’da zuhur daging kurban sudah dibagikan kepada yang berhak menerima. Foto kurban menyusul karena belum sempat mindahin ke Laptop.

Iedul Adha 1432H Mubarok dan ibadah Kurban

Happy Iedul Adha 1432H  Mubarok untuk kita semua, semoga hikmah Iedul Adha dan Ibadah Kurban dapat terpatri di Sanubari kita, Amiin Allohumma Amiin. Berikut saya cuplik Kutbah Jum’at yang disampaikan Andi Kartito, SPdI.dialamat website berikut http://www.dakwatuna.com/2011/11/16155/khutbah-idul-adha-1432-h-empat-pelajaran-dari-kisah-nabi-ibrahim-as-dan-keluarganya/

الله أكبر الله أكبر الله أكبر

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ اِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ اَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ: اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

dakwatuna.com – Puja dan Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt yang telah memberikan kenikmatan kepada kita sangat banyak sehingga kita sendiri tidak akan mampu menghitung nikmat-nikmat itu. Karenanya dalam konteks nikmat, Allah Swt tidak memerintahkan kita untuk menghitung tapi mensyukurinya. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad Saw, beserta keluarga, sahabat dan para pengikut setia serta para penerus dakwahnya hingga hari kiamat nanti.

Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.

Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah.

Pada hari yang mulia ini, 10 Dzulhijah 1432 H seluruh umat Islam di seantero dunia memperingati hari raya Idul Adha atau hari raya qurban. Sehari sebelumnya, 9 Dzulhijah 1432 H, jutaan umat Islam yang menunaikan ibadah haji wukuf di Arafah, berkumpul di Arafah dengan memakai ihram putih sebagai lambang kesetaraan derajat manusia di sisi Allah, tidak ada keistimewaan  antar satu bangsa dengan bangsa yang lainnya kecuali takwa kepada Allah.      Dan Hari ini juga kita kembali di  ingatkan kepada kisah seorang kholilulloh kekasih Allah SWT,  nabi Ibrahim as yang Allah uji kecintaannya, antara cintanya kepada keluarga ( nabi Ismail as dan Siti hajar )  dan cintanya kepada Allah. Alhamdulillah cintanya kepada Allah melebihi dari segalanya, hal ini membuat kita bahkan nabi Muhammad SAW harus mengambil pelajaran darinya. Continue reading “Iedul Adha 1432H Mubarok dan ibadah Kurban”

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati

Q.S Ali Imran (3) ayat 185  ” Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan kedalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan “ Maha benar Alloh atas segala Firman-Nya

Sungguh kejadian nyata bahwa Alloh Maha berkehendak atas segalanya telah  saya alami baru-baru ini, Nyai Cik Ama Sepuluh Ratu  (Nenek dari Istri) berpulang ke Rahmatulloh, selasa pagi 4 Oktober 2011 di Palembang, berita duka ini sungguh sangat mengejutkan terlebih pada tanggal 7 Oktober rencananya Nyai dan Bapak mertua akan bertolak menuju tanah Harom untuk menunaikan ibadah haji. Seluruh persiapan keberangkatan telah final mulai dari passport/visa, perangkat haji/umroh, pakaian dan lain sebagainya, keluarga besar istri pun sudah mengagendakan mengadakan syukuran keluarga melepas keberangkatan haji mereka berdua, saya pun sudah booking tiket pesawat dari Jakarta ke Palembang dan berencana berangkat Kamis Malam, seusai perkuliahan berakhir.  Kembali ke Khittoh-nya bahwa Manusia hanya bisa berencana, Alloh yang maha menentukan. kejadian duka ini seketika merubah seluruh rencana yang sudah dipersiapkan.

Selasa pagi saya pun langsung memutuskan bersegera menuju ke Lampung menggunakan angkutan  darat karena rencananya jenazah Nyai akan dikebumikan di tanah kelahiran yakni Kota Menggala, saya-pun tiba di Lampung tepat tengah Malam sekitar pukul 23.00 WIB, setibanya dikediaman Nyai saya bertemu dengan Istri dan Anak tersayang (telah dahulu tiba sore hari) kemudian segera melihat wajah Nyai yang meninggal dengan wajah tenang (Insya Alloh Husnol Khotimah Amiin) , dilanjutkan membaca surah Alfatihah dan Surah Yasin. Keesokan pagi barulah Mayyit Nyai Ama dikebumikan dengan terlebih dahulu dimandikan dan disholatkan di rumah duka.


” Wahai jiwa yang tenang, Kembalilah kepada Tuhanmu dgn hati puas lagi diridhai-Nya, Masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Kumasuklah ke dalam syurga-Ku “ Qs Al fajr 89 ayat 27 -30

Selamat jalan Nyai, Doa kami menyertai kepergian-Mu.

Hari Terakhir Ramadhan 1432 menuju ke 1 Syawal

Hari ini adalah hari terakhir di ramadhan tahun 1432 H, sekaligus juga hari terakhir ibadah syaum romadhon, semoga kelas eksekutif selama 1 bulan penuh kemarin menjadi trigger untuk menjadikan “ramadhan ramadhan” berkelanjutan didalam dada kita.  amin allohumma amin, kami sekeluarga mengucapkan minal aidin walfaidzin mohon maaf atas segala kesalahan.


Insya Alloh juga 1 Syawal tepat pukul 06.15 WIB besok adalah peringatan mielading day. insya alloh lebih barokah.

Marhaban Ya Romadhon – Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432H/2011 Wilayah Lampung dan Sekitarnya dari PKPU


Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Syahrusyiam….

Insya Alloh dalam waktu tidak lama lagi bulan suci yang sama sama kita nantikan akan segera hadir ditengah kita semua,  gema romadhon sudah mulai bergema disegenap penjuru Ibu Pertiwi,  Romadhon 1432  tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, ditahun yang lalu alhamdulillah untuk pertama kalinya semua attribut persiapan puasa mulai dari sahur hingga buka puasa sudah ada managernya yaitu istri tercinta, nah untuk tahun ini ditambahkan lagi  kenikmatan  yakni  kehadiran ananda tercinta Ahmad Rasya Algifarda  (7 bulan)  , subhanalloh, fabiayyiaalaairobbikumaatukazzibaan  (Dan Nikmat Tuhan Kamu yang manakah yang kamu dustakan).

Kami segenap KKIS (Keluarga Kecil Insya Alloh Sakinah Mawaddah Warohmah) mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, semoga amalan sholeh selama romadhon akan berbekas dan membawa perbaikan kepada kita semua,  baik selama bulan romadhon beranjut hingga ke bulan bulan selanjutnya, Aminn Allohumma AMiin.

Dibawah saya cuplik tausiah ramadhan dari http://www.facebook.com/note.php?note_id=418429486711

“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan. Bulan nan penuh berkah. Allah mewajibkan atas kamu shaum di bulan ini. Pada bulan ini pintu-pintu jannah di buka, pintu-pintu Naar ditutup dan syaithan-syaithan di belenggu. Di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Barang siapa tidak mendapatkan kebaikan di bulan ini, niscaya tidak ada kebaikan baginya.” (HR: Ahmad 8631).

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari api Naar setiap hari dan malam di bulan Ramadhan. Dan sesungguhnya setiap muslim memiliki satu doa yang mustajab di bulan ini.” (HR: Ahmad II/254 dan Al-Bazzar 3142).

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tiga orang yang tidak tetolak doanya: Orang yang sedang berpuasa ketika berbuka, imam yang adil dan doa orang yang terzhalimi.” (HR: At-Tirmidzi 2528).

– Doa Melihat Hilal (Bulan Sabit) :

– اللَّهُ أَكْبَرُ ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى ، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ

“Allah Maha Besar. Ya Allah, munculkanlah hilal itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, membawa taufiq kepada apa yang Engkau ridhai, Rabb kami dan Rabb kamu adalah Allah.” (HR: At-Tirmidzi dan Ad-Darimi).

– Istighfar dan Doa di Waktu Sahur :

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan yang memohon ampun di waktu sahur.” (QS. Ali Imran:17). “Dan di waktu-waktu sahur (akhir malam) mereka memohon am-pun (kepada Allah).” (QS. Adz-Dzariyat:18).

Apabila Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mendapati waktu sahur beliau membaca doa:

– سَمِعَ سَامِعٌ بِحَمْدِ اللَّهِ وَحُسْنِ بَلَائِهِ عَلَيْنَا رَبَّنَا صَاحِبْنَا وَأَفْضِلْ عَلَيْنَا عَائِذًا بِاللَّهِ مِنْ النَّارِ

“Semoga ada yang memperdengarkan pujian kami kepada Allah atas nikmat dan cobaan-Nya yang baik bagi kami. Wahai Rabb kami, dampingilah kami (peliharalah kami) dan berilah karunia kepada kami dengan berlindung kepada Allah dari api Naar.” (HR: Muslim 2718 dari hadits Abu Hurairah).

– Doa Berbuka Puasa :

– ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ.

“Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, insya Allah.” (HR: Abu Dawud, dan Al-Hakim dan beliau menshahihkannya, serta disetujui oleh Adz-Dzahabi dan Ibnu Umar. Lihat Shahih Al-Jami’). Continue reading “Marhaban Ya Romadhon – Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432H/2011 Wilayah Lampung dan Sekitarnya dari PKPU”

Berkurang jatah hidup satu tahun, sudah siapkah saya ?

Hari ini tanggal 12 Juli / 1 Syawal , tepat 28 tahun yang lalu saya dilahirkan ke dunia, tanpa terasa waktu terus bergulir detik ke menit, menit ke jam, jam kehari hari ke bulan dan lanjut ketahun , seakan waktu berjalan tanpa terasa menghantarkan saya pada dunia penuh aktifitas saat ini.  sejenak merenung ‘perolehan’ apa saja yang sudah didapatkan untuk bekal dibawa ke Yaumil Akhir, karena sesungguhnya yang nanti dibawa adalah bekal iman dan takwa, bukan sejumlah Dolar ataupun Rupiah.  Masya Alloh sungguh sedikit baru bekal terkumpul,  mudah-mudahan masih diberikan kesempatan untuk mengumpulkan pundi pundi amalan baik untuk dibawa kelak,  pun terbayang masa kanak-kanak bermain dengan teman sejawat, nyata rasanya bahwa kejadian tersebut baru saya alami laksana kemarin.  Subhanlloh tanpa terasa sekarang sudah memiliki anak dan main bersama ananda tercinta tersebut.  Sungguh tidak diragukan lagi ayat alquran surah Al-‘Ashr  : “Demi masa,[1]. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,[2]. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.”[3]” Semoga kita tergolong dalam umat Muhammad yang pandai memanfaatkan Waktu. Amiin.

Sedikit kita belajar hitung-hitungan sederhana, bagaimana nikmat Alloh yang sudah diberikan kepada saya, contoh kecil adalah oksigen,  dipasaran si oksigen ini harga  jualnya adalah   Rp.  50.000 untuk yang 6 m3 ,  biasa dijual kerumah sakit – rumah sakit untuk perawatan pasien, nah coba kita hitung kasar saja, satu hari pemakaian oksigen  katakanlah 600 m3 sehingga satu hari butuh Rp 5.000.000 untuk bernafas, dikali dengan satu bulan jadilah dia 150 juta dikali satu tahun jadilah di 1.800.000.000 atau 1,8 Milyar, Subhanallooh alangkah besarnya subsidi dari Sang Maha Pencipta kepada saya, itu baru Oksigen lho, belum lagi nikmat makan, minum,tidur, dan panca indra lainnya, yang  apabila kita kalkulasikan dengan logika tidak akan masuk akal hitungan.  Hingga turunlah ayat Ar-Rahman  “Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan?” (Ar-Rahman)  dengan tujuan utamanya adalah mendidikan manusia agar senantiasa bersyukur. Mudah-mudahan kita pun juga tergolong dalam hambanya yang pandai bersyukur. amiin.

Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kehadirat Ar-Rahman hingga detik ini masih dikaruniai nikmat sehat, nikmat makan dan minum , nikmat anak dan istri, serta nikmat iman. Mudah-mudahan karunia ini bisa menjadi sarana ladang mengumpulkan bekal hari kelak. Hari ini pun juga merupakan hari istimewa untuk Ibu saya karena tepat hari ini (12 Juli 1954 lalu)  mama memperingati hari kelahirannya. Tidak banyak yang saya bisa berikan hanya ” Selamat Hari Lahir Mama, semoga sehat selalu, semakin berkah dan diredhoi disisa umur  kita serta tambah sayang dengan keluarga” ,  mama pun mengaminkan.

Istri dan anak yang saya cintai pun juga memberikan surprise tak terduga, dengan memberikan tanda mata spesial berupa kue ulang tahun dan tas ransel untuk kerja. Masya Alloh lengkap sudah kebahagiaan ini, meskipun  terkadang terbayang masih belum maksimalnya rasa kasih dan sayang kuberikan  kepada mereka berdua.

(Kado Tas ini dari Rasya Untuk Papa) dengan doa

Terakhir spesial dari Bunda Rasya yaitu Kue Ulang Tahun 🙂

Doaku untuk suamiku
Ya Alloh, engkau maha tahu kedudukannya dihatiku
Ya Alloh, jadikanlah ia selalu sebagai imam untukku
Ya Alloh, berikanlah ia rezekiMu
Ya Alloh, tenangkan hatinya ketika gundah
Ya Alloh, berilah selalu lindungan dan limpahan rahmatMu kepadanya
Ya Alloh, buatlah ia selalu menyayangi istri dan anak2nya
Ya Alloh, berilah kesehatan kepadanya
Ya Alloh, mudahkanlah segala urusannya
Ya Alloh, lapangkanlah jalanMu untuknya
Ya Alloh, hijabahlah doaku ini
Amiiin Ya Robbal ‘Alamiiin

Subhanalloh, Sungguh besar sekali Nikmat yang dilimpahkan kepada kami sekeluarga. Rencananya Nanti Malem mau cari tempat makan malam untuk makan malam bersama keluarga.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Ya Allah jadikanlah umur kami senantiasa barokah untuk menapaki petunjukmu, sehatkanlah tubuh kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, perbaikilah amal-amal kami dan luaskanlah rizki kami. Dekatkanlah kami kepada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejelekan. Penuhilah hajat kami, dunia dan akhirat, akhirilah hidup kami dengan iman, Islam dan ikhsan. Tutuplah akhir hidup kami dengan baik dan janganlah engkau mengakhiri hidup kami dengan jelek.

Aamiin!

Doa untuk kedua orang tua-ku

RIDHO ALLAH adalah TERGANTUNG PADA RIDHO ORANG TUA,  tersurat pada hadis berikut;

َوَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا-, عَنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ ) أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ

“Dari Abdullah Ibnu Amar al-’Ash Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” Riwayat Tirmidzi. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim.”

Sehingga didalam Al-quran,  diperintahkan atas kita untuk berbakti kepada orang tua,

Al-Isra’ ayat 23-24, ALLAH berfirman: “Dan Robb-mu telah memerintahkan kepada manusia, janganlah ia beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut di sisimu, maka janganlah katakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak kedua-nya. Dan katakanlah kepada keduanya perkataan yang mulia dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasing sayang. Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu kecil’

Pagi ini disela kesibukan bekerja, seperti biasanya ditelp mama tersayang menanyakan bagaimana kabar kami sekeluarga ,  bagaimana kabar cucung ombay, siapa yang jaga Ahmad,  serta mengabari ada sepupu yg kurang beruntung pada tes SNMPTN tahun ini,  dengan gaya bahasa yang santai komunikasi singkat kami-pun terjadi,  sembari bercanda mama pun mengenang kembali pada saat saya pertama kali mengikuti SNMPTN tahun 2001 kala itu, dengan segala lika likunya hingga lulus UMPTN di Universitas Lampung.  sayapun  mendengarkan dan sempat tersenyum sendiri mengingat kisah full supporting dari kedua mama dan papa.

Selepas berkomunikasi sejenak saya termenung, terbayang bagaimana masa kecil saya disayang, dididik, dibina oleh kedua orang tua, dengan penuh kesabaran telaten dan disiplin, kami anak-anaknya ditempa agar menjadi sosok manusia tahan banting berkorelasi juga dengan nama-ku Gigih Forda Nama, dengan harapan doa bahwa anaknya nya  akan gigih/pantangmenyerah sesuai dengan namanya.

Tidak terasa mama dan papa sudah memiliki 2 orang cucung (akan tiga, calon cucu dari kakak di bengkulu), artinya itu menunjukkan bahwa anak-anaknya telah dewasa dan  telah memberikan ahli waris berupa cucu yang insya alloh menjadi generasi penerus sholah/sholeha (Amiin allohumma Amiin), saya pun mencoba evaluasi selama status menjadi anak selam sudah 27 tahun ini, apa sihhh yg sudah saya berikan kepada orang tua….   setelah berfikir cukup lama tergambar bahwa alangkah kecilnya bakti saya kepada orang tua jika dibandingkan dengan kasih sayang yg mereka berikan selama ini.

Tanpa disadari, setetes air jatuh dari kedua belah mataku, membayangkan kilas balik atas segala dosa yang ku perbuat kepada mama dan papa, alangkah banyaknya dosa dosa  yang ku perbuat,  namun dengan tetap istiqomahnya kedua orang tua-ku tetap rela membimbing dan mendoakan atas kesuksesan semua anak-anaknya . Subhanallooh, betapa besar jasa -mu atas anak-anakmu.

Tidak banyak yang bisa ku perbuat atas segala jasa mama dan papa,  hanya doa yg kumunajatkan disetiap akhir sholat lima waktu

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

Robbighfir lii wa li waalidayya wa li man dakhola baytiya mu’minan wa lilmu’miniina wal mu’minaati wa laa tazidizh zhoolimiina illa tabaaro
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” [Nuh:28]

Allohlah yang akan membalas segala budi baik mama dan papa,  semoga di hari akhir kelak, kita semua  berkumpul dalam kelompok-nya  umat Muhammad dan diredhoi alloh untuk masuk kedalam jannah-Nya. Amiin ya robbal alamin.