Kembali Jajal Jardiknas Zona kantor (Disdik Prov. Lampung) ke Unila

Siang ini kebetulan ada pekerjaan terkait konsultasi program kerja UPTD BPPTP Dinas Pendidikan Provinsi Lampung,  membahas laporan kegiatan dan rencana kegiatan untuk tahun 2012 UPTD ini. disela-sela konsultasi dengan pihak terkait browsing dulu dan memantau kondisi  “peliharaan”  serper-serper dikampus. Pertama pastikan dahulu apakah Jalur bisa di capai dengana baik dan benar,  koneksi dahulu ke Wifi Jardiknas Disdik selanjutnya check path route ke area Node INHERENT Unila, dengan hasil sebagai berikut;

C:UsersDD-IYAY>tracert 167.205.143.1

Tracing route to 167.205.143.1 over a maximum of 30 hops

  1     1 ms     2 ms     1 ms  192.168.1.1
  2     2 ms     7 ms     1 ms  10.0.0.1
  3     5 ms     2 ms     3 ms  118.98.177.193
  4   628 ms   691 ms   771 ms  118.98.141.137
  5     *        *        *     Request timed out.
  6     *        *        *     Request timed out.
  7   839 ms   867 ms     *     118.98.132.230
  8   150 ms   131 ms   108 ms  118.98.132.206
  9   450 ms   482 ms   532 ms  118.98.132.118
 10   735 ms   583 ms   512 ms  metroGBe-dikti-ui.inherent-dikti.net [167.205.188.230]
 11   301 ms   319 ms   403 ms  167.205.143.1

Trace complete.

Continue reading “Kembali Jajal Jardiknas Zona kantor (Disdik Prov. Lampung) ke Unila”

Small Note How To Install Eprints – Digital Repository Software

EPrints  is generic repository building software developed by the University of Southampton. It is intended to create a highly configurable web-based repository. EPrints is often used as an open archive for research papers, and the default configuration reflects this, but it is also used for other things such as images, research data, audio archives – anything that can be stored digitally As the first professional software platform for building high quality OAI-compliant repositories, EPrints is already established as the easiest and fastest way to set up repositories of open access research literature, scientific data, theses, reports and multimedia. EPrints 3 is a major leap forward in functionality, giving even more control and flexibility to repository managers, depositors, researchers and technical administrators……  http://www.eprints.org

This Threat will discuss about How To Install Eprints 3  Repository Software on Ubuntu Server.

root@cisco3:~# cat /etc/*release
DISTRIB_ID=Ubuntu
DISTRIB_RELEASE=11.10
DISTRIB_CODENAME=oneiric
DISTRIB_DESCRIPTION="Ubuntu 11.10"
root@cisco3:~#

To install the testing build add  the following to /etc/apt/sources.list:

deb http://deb.eprints.org/3.1/ stable/
deb-src http://deb.eprints.org/3.1/ source/

Installing Eprints via apt-get

To install Eprints and all its dependencies execute the following (as root):

root@cisco3:~# apt-get update
Ign http://dl2.foss-id.web.id oneiric InRelease
Ign http://dl2.foss-id.web.id oneiric-updates InRelease
Ign http://dl2.foss-id.web.id oneiric-security InRelease
Ign http://dl2.foss-id.web.id oneiric-backports InRelease

Continue reading “Small Note How To Install Eprints – Digital Repository Software”

Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung

Proses Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung Tahap 1 sudah berjalan, jika anda berkunjung ke Unila tepatnya di Pertigaan bundaran Kopi Gedong Meneng maka akan terlihat sejumlah peralatan berat menandai bahwa proses pengerjaan sedang berlangsung (Gambar disamping), saat ini masih ditahap proses meratakan tanah untuk pondasi RS yang rencananya akan dibangun 5 tingkat.  Jika melihat pagu anggaran yang digelontorkan  untuk tahap 1 ini sebesar Rp 53.650.000.000  sungguh ini  merupakan jumlah yang sangat besar, artinya bahwa pemerintah tidak main-main untuk berinvestasi dan menjadikan bahwa Universitas Lampung sebagai Universitas Research di bidang kesehatan, mudah-mudahan pekerjaan pembangunan RS ini bisa segera terealisasi sehingga akan memberikan sumbangsih besar terhadap dunia kesehatan khususnya di Provinsi Lampung. Amiin.

  • Luas lahan : 58.146 m²
  • Luas bangunan : 26.999 m²
  • Lokasi : Raja Basa, Bandar Lampung
  • Kontraktor: PT Global Rancang Selaras bekerjasama dengan CV Paranta Langen Laguna

Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung termasuk dalam bagian rencana pengembangan Universitas Lampung. RS Pendidikan Universitas Lampung diarahkan sebagai rumah sakit rujukan sekaligus rumah sakit riset dengan kapasitas 270 TT, sehingga diharapkan memiliki fasilitas dan kemampuan pelayanan medik spesialistik sekurang-kurangnya empat spesialistik dasar lengkap yang dikelompokkan dalam tata fungsi layanan umum.

Selanjutnya terdapat layanan unggulan yaitu layanan kesehatan bagi usia lanjut (geriatri) dan layanan khusus infeksi dalam massa bangunan yang terpisah dengan fungsi layanan umum.

Layout Blue PRint design RS Pendidikan Unila

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=608582&page=27 Continue reading “Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung”

Electronic Book

Bagi para Ebook hunter mendengar kata library.nu pastinya sudah tidak asing lagi terdengar di kuping karena dari alamat portal ini banyak disediakan link link buku terbaru dengan berbagai macam subject dan tentunya menarik  untuk dibaca. Dahulu sebelum berganti nama link portal E-book collection adalah http://gigapedia.com , tidak dipungkiri bahwa seluruh konten buku didalamnya hampir mayoritas adalah Buku Berbayar dan memiliki hak cipta, ini pastinya menjadi masalah tersendiri, tapi terlepas dari itu semua, diniatkan agar hasil yang didapat setelah membaca buku-buku ini dapat bermanfaat bagi umat. that’s it. tidak untuk unsur ekonomis lainnya. Silahkan Browse sendiri.

Jadwal Ujian Mid Semester on veritas, probitas, iustitia

Dua bulan sudah menjejakkan kaki di tanah Jawa menuntut Ilmu dari para dedengkot  Mbahurekso IT di Universitas Indonesia. Quiz, tugas  adalah makanan sehari-hari untuk modal menambah Kanuragan di Kawah Candra dimuka Salemba Valley, selain asupan makanan katering yang disiapkan setiap sore hari di Kantin Prodi tentunya 😀 .  “veritas, probitas, iustitia” adalah moto yang di usung Padepokan ini dengan makna “Kebenaran, Kejujuran, Keadilan” , filosofi yang dapat diambil adalah mungkin setelah meninggalkan perguruan ini  para pendekar di tuntut untuk tetap menjunjung tinggi nilai kebenaran, berani berkata jujur meskipun pahit rasanya, serta menjunjung tinggi rasa keadilan.

Target masih sama yaitu bagaimana bisa lulus secepat-cepatnya dengan boyongan Ilmu sebesar/seluas-luasnya, mengingat keluarga kecil yang sudah menunggu di rumah, (tapi enggak juga cuman itu ding…) juga karena pengen secepetnya mentransfer Rapalan/Ajian yang sudah didapat kepada murid-murid di Padepokan  Gedong Meneng Valley.

Nah hingga tiba gilirannya minggu depan adalah waktu dimana Kadigjayaan yang selama ini didapat harus dibuktikan di medan perang, apakah sanggup untuk menghadapi Laga-laga selanjutnya di babak Prakualifikasi untuk medali Jedi Master.

Jadwal pun telah keluar,  diagendakan 2 minggu ke depan adalah masa-masa riweh untuk evaluasi tengah semester pertama. Continue reading “Jadwal Ujian Mid Semester on veritas, probitas, iustitia”

UML , Visual Modeling With Rational Rose and Visual Paradigm

Unified Modeling Language (UML) , merupakan sistem arsitektur yang bekerja dalam OOAD (Object Oriented Analysis and Design) dengan satu bahasa yang konsisten untuk menentukan, visualisasi, mengkonstruksi, dan mendokumentasikan artifact yang terdapat dalam sebuah software. UML merupakan bahasa pemodelan yang paling sukses dari tiga metode OO (Object Oriented) yang telah ada sebelumnya, yaitu Booch, OMT, OOSE. UML merupakan kesatuan dari ketiga metode pemodelan tersebut dan ditambah kemampuan lebih karena mengandung metode tambahan untuk mengatasi masalah pemodelan yang tidak dapat ditangani ketiga metode tersebut.

Tujuan UML diantaranya adalah untuk;

  • Memberikan model yang siap pakai, bahasa pemodelan visual yang ekspresif untuk mengembangkan dan saling menukar model dengan mudah dan dimengerti umum.
  • Memberikan bahasa pemodelan yang bebas dari berbagai bahasa pemrograman dan proses rekayasa.
  • Menyatukan praktik-praktik terbaik (Best Practise) yang terdapat dalam pemodelan.

UML tidak mencakup :

  • Bahasa Pemrograman.
  • UML adalah bahasa pemodelan visual, bukan dimaksudkan untuk menjadi suatu bahasa pemrograman visual, tetapi UML memberikan arah untuk bergerak ke arah kode , dalam aplikasi Visual UML model tertentu dapat melakukan konversi dari model yang sudah dibuat menjadi skeleton code.
  • Tool (Software aplikasi) pemodelan.
    • Membuat standar sebuah bahasa diperlukan oleh tool-tool dan proses. UML mendefinisikan semantik dan notasi, bukan sebuah tool. Contoh tool yang menggunakan UML sebagai bahasanya adalah Rational Ros, Enterprise Architect, Visual Paradigm.
  • Proses Rekayasa.
  • Satu Lagi Open Access Journal

    Just share  link temuan yang membuka layanan full text hasil jurnal/conference terbaru, silahkan akses http://thinkmind.org   mereka menyediakan banyak kategori ilmu (terlampir dibawah), lumayan menambah katalog informasi jurnal ilmiah.  Silahkan diunduh mumpung link-nya masih aktif :-D.

    IntSys ::: International Journal On Advances in Intelligent Systems

    IntTech ::: International Journal On Advances in Internet Technology

    LifSci ::: International Journal On Advances in Life Sciences

    NetSer ::: International Journal On Advances in Networks and Services

    Sec ::: International Journal On Advances in Security

    Soft ::: International Journal On Advances in Software

    SysMea ::: International Journal On Advances in Systems and Measurements

    Tele ::: International Journal On Advances in Telecommunications


    Continue reading “Satu Lagi Open Access Journal”

    World, Top Level Domains (TLD) IPv6 report

    Peran DNS (Domain Name System) dalam transaksi internet saat ini sangatlah vital, dengan fungsi utama adalah untuk mentranslasikan pengkodean IP dalam format digit binary menjadi sebuah “nama unik” sehingga memudahkan manusia untuk mengingat identitas sebuah host, bisa dibayangkan untuk mengingat angka 103.3.46.1 (Alamat IPv4)   2001:470:18:aa7::2 (Alamat IPv6) adalah sangat susah jika dibandingkan hanya mengingat www.unila.ac.id , TLD (dari Top Level Domain), selaku pemegang otorisasi entry record DNS tertinggi berhak mengatur seluruh entry sub zone yang mereka kelola. Ada 3 jenis TLD saat ini yang diakui oleh IANA (Internet Assigned Numbers Authority) yaitu :

    1. ccTLD atau Country Code Top Level Domain Top Level Domain ini dialokasikan untuk digunakan oleh sebuah Negara atau badan otoritas tertentu. Dan pada umumnya TLD jenis ini hanya 2 huruf. Misalnya .id untuk Indonesia, .in untuk India. Aturan untuk meregistrasi sebuah domain ber-TLD jenis ini di setiap negara mempunyai aturan yang berbeda beda tergantung kebijakan dari otoritas domain negara tersebut.

    2. gTLD atau Generic Top Level Code Saat ini tipe TLD jenis inilah yang sudah umum digunakan. Dan tidak seperti tipe TLD yang cctld, nama domain dengan TLD ini lebih bebas untuk di register oleh setiap orang atau organisasi. COntoh tipe gTLD diantaranya adalah .com, .net, .info .org, .biz

    3. iTLD atau Insfrastruktur Top Level DOmain TLD tipe ini merupakan tipe TLD dengan penggunaan yang sangat TERBATAS. COntoh nama domain dengan iTLD adalah domain dengan extention .arpa atau .root

    Kembali kepada judul post saya diatas, dari website http://bgp.he.net/report/dns dapat kita lihat statistik aktifitas IPv6 pada entry level TLD dunia,  disana disebutkan bahwa ada 326 record TLD seluruh dunia dengan detail NS serta menyebutkan supporting IPv4/IPv6 atau tidak. Saya teringat pada tahun 2007 disaat mengambil sertifikasi gratis IPv6 dari HE.NET di alamat  http://ipv6.he.net/certification , pada saat itu level test mentok di GURU karena untuk maju ke level berikutnya (SAGE) materi test mengharuskan peserta untuk memastikan bahwa domain yang mereka kelola sudah bisa terakses secara sempurna dari alamat-alamat native IPv6 yang sudah disediakan oleh HE.NET, saya pun lantas segera  memasukkan entry IPv6 hasil tunneling untuk domain unila.ac.id pada TLD zone .id yang saat itu dipegang penuh oleh PANDI selaku registrant pengelola domain Negara Indonesia. Tanpa diduga rupa-rupanya si TLD Indonesia sama sekali tidak ada yang bisa meneruskan record IPv6 tersebut ke Native IPv6 HE.NET ,  setelah di check memang seluruh authority NS zone .id tidak ada yg support IPv6, akhirnya saya coba hosting DNS secondary layanan gratis juga dari HE.NET di alamat http://dns.he.net   dan berhasil, seluruh record IPv6 bisa terbaca selanjutnya dicross check apakah layanan Website, MX,Email, DNS,dll sudah aktif  untuk domain tersebut sehingga membawa saya ke level sertifikasi tertinggi IPv6 yaitu SAGE http://www.tunnelbroker.net/usage/sages.php😀 😀 😀 😀

    Gigih

    bersamaan dengan 41 orang SAGE lainnya yang berasal dari negara INDONESIA, hmm rupanya yang mau ambil sertifikasi gratis ini baru segelintir orang saja yah. wah melalui tulisan ini berarti saya termasuk dalam “top 50 orang di Indonesia di tahun 2011” yang terdaftar sebagai SAGE dongg (NARSIS DOT COM).

    Cukup untuk sertifikasinya, kita  terus ke TLD IPv6 Dunia report. untuk .ID terlihat bahwa .ID didelegasikan kepada IDNIC-PPAU Mikroelektronika. dengan hanya 1 record Name Server saja yang “PASS” pengujian query IPv6, dan itupun ternyata bukan name server yang dihost di Indonesia, jika dilihat address-nya server enable IPv6 tersebut dibawah kekuasaan APNIC dengan record IPv6 adalah 2001:dc0:1:0:4777::140 , nah tuh ini menjadi fakta yang sangat mengelitik dan cukup meyedihkan, era dimana saat ini seluruh dunia berlomba-lomba untuk meng-enable kan IPv6  Jaringan mereka, namun tidak demikian untuk TLD negara kita indonesia raya yang sangat kita cintai ini,  sudah 4 tahun sejak 2007 saya terganjal sertifikasi menuju SAGE, hingga tahun 2011 ini TLD .ID tidak ada perubahan, miris deh GAn….  coba kita ngintip negara tetangga semacam jepang, malaysia, china, dimana mereka punya redundant Name Server Handle untuk negara masing-masing dan sudah full support native query IPv6 (Data Terlampir dibawah), sehingga penetrasi IPv6 seluruh zone dibawahnya sangat berjalan massive. Continue reading “World, Top Level Domains (TLD) IPv6 report”

    Akhirnya setelah sekian lama, diajukan juga jadi Judul Penelitian :-)

    IMPLEMENTASI JARINGAN IPV6 PADA JARINGAN LAN (LOCAL AREA NETWORK)

    UNIVERSITAS LAMPUNG  DENGAN MEKANISME TUNNELING


    ABSTRAK

    Kelemahan dari mode pengalamatan  IPv4  adalah terbatasnya  jumlah host yang dapat terhubung ke dalam jaringan, IPv6 sebagai Next Generation Protocol  menawarkan fitur-fitur terbaru dalam teknologi internet seperti real-time flows, provider selection, host mobility, end-to-end security, dan auto-reconfiguration. Sebagai universitas research, Universitas Lampung memandang perlunya agar backbone LAN (Local Area Network) juga support protocol IPv6 berjalan bersamaan dengan IPv4 yang sudah ada. Pada penelitian ini di rancang system jaringan yang mengimplementasikan protokol IPv6 pada teknologi routing BGP (Border Gateway Protocol), aplikasi web server, mail server, proxy server dan aplikasi server-client.

    Keyword: IPv6, Tunneling, BGP Peer, Tunnel Broker, Dual Stack

    7eleven Salemba

    Mendengar kata 7ELEVEN, mungkin sebagian dari anda sudah mengenal tempat ini, berlokasi di Jalan Salemba Raya (tepat di depat Kampus UI Salemba) tempat ini lumayan ramai dikunjungi oleh mahasiswa maupun kalangan Umum, dengan lokasi yang sangat strategis di pertigaan Salemba menggunakan konsep Cozy Place mereka menyediakan aneka makanan dan minuman serta menempatkan tenda terbuka di dekat pelataran parkir kendaraan. Terutama dimalam hari terlihat sangat ramai orang berdatangan ke tempat ini, hanya untuk sekedar minum segelas kopi atau untuk browsing saja (mereka menyediakan FreeHotspot), bagi saya tempat ini hanya tempat untuk membeli makanan ringan sebagai teman begadang dikosan, bukan sebagai tempat nongkrong.