Obat Dungu dari Rocky

Oleh: Dodi Faedlulloh Membaca karya Rocky Gerung ini seakan mengembalikan memori saya saat menjadi mahasiswa yang sering berjumpa dengan senior-senior yang “khatam” filsafat. Mereka sering membicarakan banyak hal ihwal, menggugat ini-itu yang sering diterima begitu saja sebagai kebenaran: nasionalisme, pancasila, agama, demokrasi, feminisme dan banyak hal lain melalui diksi-diksi menawan. Buku ini memuat 85 tulisan Rocky dari tahun 1985 sampai 2018, yang dalam beberapa hal mirip dengan yang sering dulu saya dengar dan tangkap dari diskusi di pojok-pojok kampus. Dengan … Continue Reading →

Intelektual Kolektif Pierre Bourdieou

Oleh: Dodi Faedlulloh Saya membaca kembali karya Kang Arizal, buku Intelektual Kolektif Pierre Bourdieou. Menurut sosiolog Perancis ini, intelektual kolektif merupakan gabungan dari individu-individu yang berbeda yang memiliki berbagai kompetensi dan otoritas. Mencakup budaya, negara, dan perbatasan, jaringan intelektual kolektif ini dicirikan oleh jejaring yang luas. Prinsip utama yang mendasari pentingnya intelektual kolektif terletak pada komitmen untuk menjaga otonomi. Bourdieu secara aktif mencontohkannya melalui keterlibatannya dengan Centre de Sociologie Eurpeene, sebuah pusat penelitian yang melakukan riset kolaboratif yang melampaui batas … Continue Reading →

Membedah Il Principle Niccolo Machiavelli: Menuju Diktator atau Realis?

Oleh: Dodi Faedlulloh Niccolo Machiavelli adalah sosok pemikir politik yang sangat berpengaruh, bahkan oleh Michael H, Hart dimasukkan dalam deretan 100 tokoh yang paling berpengaruh di dunia. Salah satu karyanya yang paling tersohor dan sering menjadi rujukan dalam membicarakan seni berpolitik adalah “Il Principle”. Dengan tegas, Hart menyebut buku yang ditulis Machiavelli ini sebagai buku pedoman untuk para diktator. Dalam bahasa politik keseharian, ada istilah Machiavellis bagi orang-orang yang menghalalkan segala cara untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan. Machiavelli lahir di … Continue Reading →

Rekonstruksi Corak Produksi Kapitalisme Menurut Royce

Oleh: Dodi Faedlulloh Sebagai seorang materialis, Marx menganalisis kondisi masyarakat berdasarkan suatu kondisi material objektif yang terjadi dalam masyarakat. Untuk mengenal kondisi masyarakat perlu melihat bagaimana masyarakat menggorganisir diri dalam berproduksi atau yang Marx sebut sebagai corak produksi (mode of production). Konsep dari corak produksi ini menempati tempat yang sentral dalam teori Marx. Ia adalah dasar dari semua kehidupan sosial dan semua sejarah yang ada. Rekonstruksi konsepsi corak produksi oleh Royce (2015) dalam buku Classical Theory and Modern Society, dapat … Continue Reading →