antique
Jika kita berkunjung ke beberapa sekolah musik atau kampus musik, Kita akan menemukan ruang-ruang teori yang dilengkapi dengan piano atau keyboard. Mengapa demikian? Apa hubungan teori musik dengan piano atau keyboard? Instrumen keyboard atau piano memiliki beberapa keunggulan dibandingkan instrumen lainnya, misalnya dalam membuat sebuah komposisi. Berikut beberpa penjelasnnya. Instrumen keyboard atau piano memiliki seluruh kelengkapan yang Anda butuhkan. Secara visual, seluruh nada-nada tinggi dan rendah terhampar dengan jelas dan mudah diingat. Selain itu, tuning atau penalaan piano atau keyboard biasanya dijadikan acuan untuk penalaan alat musik lainnya. Penalaan piano sudah memiliki standar tertentu, sehingga akan memudahkan dalam proses latihan vokal atau instrumen lainnya.
Sejak awal piano pertama kali dibuat, not-not cocok dengan pitch yang sudah digunakan dalam lembaran notasi musik. Untuk naik setengah langkah, Anda hanya perlu pergi satu kunci dari mana Anda mulai. Ditambah lagi jika kita seorang komposer, piano atau keyboard akan sangat membantu dalam proses komposisi.Instrumen keyboard atau piano merupakan alat musik yang dapat langsung dibunyikan dan dimainkan. Dibandingkan dengan alat msik tiup dan gesek, misalnya saxophone dan violin. Kedua alat tersebut membutuhkan tahapan dan teknik meniup dan menggesek terlebih dahulu sebelum kita dapat memainkan tangga nada atau nada panjang (long not). Kita tidak perlu rajin membeli mouthpiece untuk saxophone atau bow untuk violin.
Piano atau keyboard selalu dapat dimainkan, bahkan bagi seorang pemula.Jauh sebelum keyboard atau piano seperti sekarang, di abag 16 musik umumnya dimainkan menggunakan hapsichord (sebuah piano klasik dengan suara khas dan jumlah tuts 2-3 oktaf saja). Piano atau keyboard memiliki jangkauan nada yang luas, yakni 5-8 oktaf. Dengan jangkauan nada seluas ini, memungkinkan seseorang untuk memainkan jenis musik apapun dari berbagai periode (baca: musik klasik). Wilayah nada yang luas ini juga memungkinkan untuk membuat seorang pianis menjadi lebih ekspresif dengan merepresentasikan not terendah sampai yang tertinggi.
Sumber
Hidayatullah, R. (2019). Pendidikan musik: Pendekatan musik untuk anak di era 4.0. Padang: Penerbit Erka.