Berkurang jatah hidup satu tahun, sudah siapkah saya ?

Hari ini tanggal 12 Juli / 1 Syawal , tepat 28 tahun yang lalu saya dilahirkan ke dunia, tanpa terasa waktu terus bergulir detik ke menit, menit ke jam, jam kehari hari ke bulan dan lanjut ketahun , seakan waktu berjalan tanpa terasa menghantarkan saya pada dunia penuh aktifitas saat ini.  sejenak merenung ‘perolehan’ apa saja yang sudah didapatkan untuk bekal dibawa ke Yaumil Akhir, karena sesungguhnya yang nanti dibawa adalah bekal iman dan takwa, bukan sejumlah Dolar ataupun Rupiah.  Masya Alloh sungguh sedikit baru bekal terkumpul,  mudah-mudahan masih diberikan kesempatan untuk mengumpulkan pundi pundi amalan baik untuk dibawa kelak,  pun terbayang masa kanak-kanak bermain dengan teman sejawat, nyata rasanya bahwa kejadian tersebut baru saya alami laksana kemarin.  Subhanlloh tanpa terasa sekarang sudah memiliki anak dan main bersama ananda tercinta tersebut.  Sungguh tidak diragukan lagi ayat alquran surah Al-‘Ashr  : “Demi masa,[1]. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,[2]. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.”[3]” Semoga kita tergolong dalam umat Muhammad yang pandai memanfaatkan Waktu. Amiin.

Sedikit kita belajar hitung-hitungan sederhana, bagaimana nikmat Alloh yang sudah diberikan kepada saya, contoh kecil adalah oksigen,  dipasaran si oksigen ini harga  jualnya adalah   Rp.  50.000 untuk yang 6 m3 ,  biasa dijual kerumah sakit – rumah sakit untuk perawatan pasien, nah coba kita hitung kasar saja, satu hari pemakaian oksigen  katakanlah 600 m3 sehingga satu hari butuh Rp 5.000.000 untuk bernafas, dikali dengan satu bulan jadilah dia 150 juta dikali satu tahun jadilah di 1.800.000.000 atau 1,8 Milyar, Subhanallooh alangkah besarnya subsidi dari Sang Maha Pencipta kepada saya, itu baru Oksigen lho, belum lagi nikmat makan, minum,tidur, dan panca indra lainnya, yang  apabila kita kalkulasikan dengan logika tidak akan masuk akal hitungan.  Hingga turunlah ayat Ar-Rahman  “Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan?” (Ar-Rahman)  dengan tujuan utamanya adalah mendidikan manusia agar senantiasa bersyukur. Mudah-mudahan kita pun juga tergolong dalam hambanya yang pandai bersyukur. amiin.

Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kehadirat Ar-Rahman hingga detik ini masih dikaruniai nikmat sehat, nikmat makan dan minum , nikmat anak dan istri, serta nikmat iman. Mudah-mudahan karunia ini bisa menjadi sarana ladang mengumpulkan bekal hari kelak. Hari ini pun juga merupakan hari istimewa untuk Ibu saya karena tepat hari ini (12 Juli 1954 lalu)  mama memperingati hari kelahirannya. Tidak banyak yang saya bisa berikan hanya ” Selamat Hari Lahir Mama, semoga sehat selalu, semakin berkah dan diredhoi disisa umur  kita serta tambah sayang dengan keluarga” ,  mama pun mengaminkan.

Istri dan anak yang saya cintai pun juga memberikan surprise tak terduga, dengan memberikan tanda mata spesial berupa kue ulang tahun dan tas ransel untuk kerja. Masya Alloh lengkap sudah kebahagiaan ini, meskipun  terkadang terbayang masih belum maksimalnya rasa kasih dan sayang kuberikan  kepada mereka berdua.

(Kado Tas ini dari Rasya Untuk Papa) dengan doa

Terakhir spesial dari Bunda Rasya yaitu Kue Ulang Tahun 🙂

Doaku untuk suamiku
Ya Alloh, engkau maha tahu kedudukannya dihatiku
Ya Alloh, jadikanlah ia selalu sebagai imam untukku
Ya Alloh, berikanlah ia rezekiMu
Ya Alloh, tenangkan hatinya ketika gundah
Ya Alloh, berilah selalu lindungan dan limpahan rahmatMu kepadanya
Ya Alloh, buatlah ia selalu menyayangi istri dan anak2nya
Ya Alloh, berilah kesehatan kepadanya
Ya Alloh, mudahkanlah segala urusannya
Ya Alloh, lapangkanlah jalanMu untuknya
Ya Alloh, hijabahlah doaku ini
Amiiin Ya Robbal ‘Alamiiin

Subhanalloh, Sungguh besar sekali Nikmat yang dilimpahkan kepada kami sekeluarga. Rencananya Nanti Malem mau cari tempat makan malam untuk makan malam bersama keluarga.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Ya Allah jadikanlah umur kami senantiasa barokah untuk menapaki petunjukmu, sehatkanlah tubuh kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, perbaikilah amal-amal kami dan luaskanlah rizki kami. Dekatkanlah kami kepada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejelekan. Penuhilah hajat kami, dunia dan akhirat, akhirilah hidup kami dengan iman, Islam dan ikhsan. Tutuplah akhir hidup kami dengan baik dan janganlah engkau mengakhiri hidup kami dengan jelek.

Aamiin!

FreeBSD – Squid enable IPv6 forwarding request from IPv4 Client

Sesuai dengan judul diatas, kali ini saya berkesempatan untuk menulis dokumentasi  bagaimana agar mesin proxy kita bisa meneruskan paket-paket traffik IPv6 dari address client yang masih menggunakan alamat IPv4. baca lebih lanjut untuk mengetahuinya.

Prasyarat mutlak dan harus dipenuhi adalah mesin proxy sudah terlebih dulu tersambung ke jaringan global IPv6 Dunia, jika anda tidak memiliki alokasi IPv6 jangan khawatir metode dual stack dengan tunneling bisa menjadi alternatif solusi, ringkasnya silahkan langsung baca tulisan saya berikut http://gigihfordanama.wordpress.com/2011/06/16/ipv6-create-bgp-tunnel-to-hurricane-electric-on-freebsd-with-quagga/ atau pada link ini  http://gigihfordanama.wordpress.com/2011/03/31/tunneling-ipv6-with-ubuntu-linux-behind-nat-why-not/ , jika anda sudah masuk kelevel seperti tulisan saya tadi artinya anda sudah sukses masuk ke Jaringan Global IPv6. dibuktikan dengan query traceroute ke arah host IPv6, seperti dibawah ;

unila-inherent-gtw# traceroute6 ipv6.google.com
 traceroute6 to ipv6.l.google.com (2404:6800:800b::69) from 2001:470:18:aa7::2, 64 hops max, 12 byte packets
  1  2001:470:18:aa7::1  71.562 ms  71.297 ms  73.929 ms
  2  gige-g3-13.core1.hkg1.he.net  73.838 ms  68.810 ms  69.192 ms
  3  google3-10G.hkix.net  71.065 ms  141.767 ms  71.811 ms
  4  2001:4860::1:0:1063  81.185 ms  73.436 ms 2001:4860::1:0:16  71.319 ms
  5  2001:4860::1:0:9d0  107.941 ms 2001:4860::1:0:3c0  108.609 ms  108.584 ms
  6  2001:4860::2:0:3c6  109.112 ms  107.904 ms  107.334 ms
  7  2001:4860:0:1::25b  108.377 ms  113.902 ms 2001:4860:0:1::257  120.058 ms
  8  2404:6800:800b::69  107.642 ms  107.402 ms  107.161 ms
 unila-inherent-gtw#

Apabila anda ingin check keberadaan host IPv6 anda, silahkan trace dari http://lg.unila.ac.id yang juga menyediakan query tool untuk alamat IPv4/IPv6. OK sampe disini asumsinya bahwa tidak ada masalah untuk me-reach network IPv6 via tunneling. lanjut ke tahapan selanjutnya adalah kita menginstall software proxy dengan fitur enable IPv6, saat ini software proxy terpopuler dan gratis serta support IPv6 adalah squid.

Installing squid:

Requirement,

PC/Server high end apabila melayani user cukup banyak, jika di warnet kelas PC biasa sudah cukup,

unila-inherent-gtw# sysctl -a | grep model
 hw.model: Intel(R) Xeon(TM) CPU 3.00GHz
 unila-inherent-gtw# sysctl -a | grep mem
 hw.realmem: 3221020672
 unila-inherent-gtw#

Yah saya memiliki server dengan processor Xeon 3.00 GHz, dan memory 3 G, cukuplah untuk melayani user 1 kampus 😀

Next-adalah instalasi software proxy squid (ingat untuk gunakan versi 3.0 keatas karena support IPv6)

unila-inherent-gtw# cd /usr/ports/www/squid31/
 unila-inherent-gtw# make config
 ┌───────────────────────────────────────────
 │                     Options for squid 3.1.14                       │
 │ ┌──────────────────────────────────────────
 │ │[X] SQUID_KERB_AUTH      Install Kerberos authentication helpers
 │ │[X] SQUID_LDAP_AUTH      Install LDAP authentication helpers    
 │ │[X] SQUID_NIS_AUTH       Install NIS/YP authentication helpers  
 │ │[ ]  SQUID_SASL_AUTH      Install SASL authentication helpers    
 │ │[X] SQUID_IPV6           Enable IPv6 support                     
 │ │[X] SQUID_DELAY_POOLS    Enable delay pools                       
 │ │[X] SQUID_SNMP           Enable SNMP support                        
 │ │[ ] SQUID_SSL            Enable SSL support for reverse proxies   
 │ │[ ] SQUID_PINGER         Install the icmp helper

Pastikan bahwa anda sudah mencheck list Enable IPv6 support (Ingaa..Ingaa…Ingaa.. Tiiing…)

unila-inherent-gtw# make install
 ===>  Vulnerability check disabled, database not found
 ===>  License GPLv2 accepted by the user
 ===>  Found saved configuration for squid-3.1.14
 ===>  Extracting for squid-3.1.14
 => SHA256 Checksum OK for squid3.1/squid-3.1.14.tar.bz2.
 ===>   squid-3.1.14 depends on file: /usr/local/bin/perl5.8.8 - found
 ^C

Tinggal menunggu proses instalasi squid mateng. eh salah selesai maksudnya.

jika sudah selesai maka direktori /usr/local/etc/squid akan terbentuk ubah owner direktori squid ini dgn perintah sbb

unila-inherent-gtw# chown -R squid:squid /usr/local/etc/squid , dengan penampakan isi adalah sebagai berikut;
unila-inherent-gtw# ls
 cachemgr.conf          errors     mime.conf.default      squid.conf.default
 cachemgr.conf.default  icons      msntauth.conf          squid.conf.documented
 errorpage.css          mib.txt    msntauth.conf.default
 errorpage.css.default  mime.conf  squid.conf
 unila-inherent-gtw#

Pastikan baca contoh lengkap configurasi squid secara teliti pada file  squid.conf.documented (lengkap dibahas disini).

Selanjutnya  tinggal kita aktifkan dual Mode IPv4 sekaligus IPv6 request dengan modifikasi squid.conf, seperti contoh berikut

# Squid normally listens  port defaultnya adalah 3128
        http_port 3128 
# Definiskan host IPv4 yang boleh menggunakan layan proxy ini
      acl localnet src 10.0.0.0/8     # RFC1918 possible internal network
      acl localnet src 172.16.0.0/12  # RFC1918 possible internal network
      acl localnet src 192.168.0.0/16 # RFC1918 possible internal network
     http_access allow localnet
 
 # Buat acl baru yang membolehkan tujuan ke IPv6
       acl to_ipv6 dst ipv6
# Definisikan TCP Outgoing jika proxy server ingin digunakan Dual IPv4/IPv6 (Ingat Alokasi IP adalah alokasi IPv4/IPv6 yang terpasang diinterface Proxy server, bukan default Gateway IPv4/IPv6
        tcp_outgoing_address 2001:470:18:aa7::2  to_ipv6
        tcp_outgoing_address 103.3.46.254  !to_ipv6

Terakhir jalankan squid,

unila-inherent-gtw# /usr/local/etc/rc.d/squid start

Kemudian kita check dari client dengan terlebih dahulu set proxy dengan parameter sbb IPPROXY:3128, dari browser langsung saja buka ipv6.google.com atau www.kame.net atau www.unila.ac.id , atau langsung direct buka ipv6 address http://[2001:200:dff:fff1:216:3eff:feb1:44d7]/ <— untuk kame.net , dan taraaaaaa, harusnya anda bisa melihat dancing KAME khas jika kita akses dari alamat IPv6 .

Sekalian dimonitor apakah sudah ada request ke tujuan IPv6 dari access.log nya si squid

192.168.1.204 TCP_MISS/500 4252 GET http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.4/jquery.min.js - NONE/- text/html
 192.168.1.204 TCP_MISS/304 277 GET http://[2001:200:dff:fff1:216:3eff:feb1:44d7]/style.css - DIRECT/2001:200:dff:fff1:216:3eff:feb1:44d7
 192.168.1.204 TCP_MISS/500 4278 GET http://www.momonga.org/icon/momo-b2.gif - NONE/- text/html
 192.168.1.204 TCP_MISS/500 4150 GET http://www.ipv6forum.com/ipv6_enabled/sa/SA1.php? - NONE/- text/html
 192.168.1.204 TCP_MISS/304 278 GET http://[2001:200:dff:fff1:216:3eff:feb1:44d7]/img/kame-anime-small.gif - DIRECT/2001:200:dff:fff1:216:3eff:feb1:44d7 -
 265 192.168.1.204 TCP_MISS/200 4339 GET http://[2001:200:dff:fff1:216:3eff:feb1:44d7]/index.html - DIRECT/2001:200:dff:fff1:216:3eff:feb1:44
 192.168.1.204 TCP_MISS/500 4154 GET http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.4/jquery.min.js - NONE/- text/html
 192.168.1.204 TCP_MISS/500 4124 GET http://www.momonga.org/icon/momo-b2.gif - NONE/- text/html
 192.168.1.204 TCP_MISS/200 1546 GET http://www.ipv6forum.com/ipv6_enabled/sa/SA1.php? - DIRECT/2001:a18:1:20::42 text/html
 192.168.1.204 TCP_MISS/500 4300 GET http://www.itb.ac.id/ - NONE/- text/html
 192.168.1.204 TCP_MISS/500 4077 GET http://www.squid-cache.org/Artwork/SN.png - NONE/- text/html
 192.168.1.204 TCP_MISS/503 4344 GET http://www.itb.ac.id/ - DIRECT/2403:8000:1:32::46 text/html
 192.168.1.204 TCP_MISS/500 4077 GET http://www.squid-cache.org/Artwork/SN.png - NONE/- text/html

Done selamat anda sudah berhasil menjalankan Squid dan support IPv6,

Oh iya jika ingin menggunakan FREE TRIAL IPV6 Proxy dari UNILA silahkan mengarahkan proxy anda ke alamat berikut

EXTERNAL NETWORK UNILA :
IP :  103.3.46.58
Port : 3128
INTERNAL NETWORK UNILA :
IP : 192.168.1.245
Port : 3128
INHERENT - INDONESIA HIGHER EDUCATION NETWORK :
IP : 167.205.143.10
Port : 3128

Dengan limit waktu yang kita tentukan nanti. INGA INI HANYA IPV6 SAJA YAAA !!!!!!!!!!
Demikian Tulisan ini dibuat semoga ada manfaatnya….

MARI MEMASYARAKATKAN  IPV6 DAN MENG IPv6-kan MASYARAKAT

mirror.unila.ac.id

Hosting mirror.unila.ac.id sudah menempati mesin baru,  saat ini sudah bisa di “reach” baik dari internet maupun dari jaringan private INHERENT, upstream IIX 100Mbps, sedangkan via INHERENT 32Mbps.

Daftar ISO yg sudah disediakan;

Sedot sampe lemes hehehe

Pagi tadi niat banget untuk njajal kekuatan pipa dari LAN Internal  ke IIX,  cara kerjanya simple tinggal sedot file-file guede dari berbagai source repo mirror lokal di indonesia 😀 .

http://repo.ugm.ac.id/iso
http://slackware.vip.net.id
http://slackware.linux.or.id
http://buntal.kebonbinatang.org
ftp://dl2.foss-id.web.id
http://kambing.ui.ac.id

Jika anda mau iseng sedikit tinggal , buat saja bat script di window untuk eksekusi multiple download  dengan 3-rd party aplication seperti wget, ditambah lagi jalankan IDM juga dengan multiple host tujuan.  Jadilah kita seorang Bandwidth killer berdarah dingin hihihihi 😀 , walhasil dapet 100Mbps mentok untuk kearah lokal 🙂 , siipp lah.

Nyikat ke IIX 😀

O iya siapa tau ada yang butuh koleksi ISO OS Opensource bisa download disini http://mirror.unila.ac.id

mrlg-gfn-tool-1 tool on sourceforge.net

Saat ini banyak sekali webportal yang memfasilitasi publikasi source code untuk berbagai aplikasi,  layanan terpopuler saat ini adalah sourceforge.net , hotscripts.com, planet-source-code.com , freshmeet.net , keempat alamat yang saya sebutkan tadi menjadi tempat persinggahan berbagai developer software karena disini banyak aplikasi-aplikasi handal dan sifatnya free alias gratis alias opensource. Nah  Pagi ini saya berkesempatan untuk mencoba mempublish source code looking glass monitoring tool yang saya beri nama  mrlg-gfn-tool-1 dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP.

Multi Router Looking Glass GFN V.1 , is network checking tool already support ipv6, run on FreeBSD, Windows, Linux. Free to use under GPL licence.

Tools ini saya kembangkan dari aplikasi MRLG for PHP  by Denis Ovsienko dimana ada kekurangan tools untuk traceroute dan ping kealamat IPv4/ipv6 selanjutnya saya modifikasi dan jadilah mrlg-gfn-tool-1, aplikasi ini cocok digunakan oleh Network Administrator dengan prasyarat  memiliki ASN (Autonomous Number) sendiri.  Multiple router pun bisa kita buat sesuai dengan jumlah router yang akan kita monitor,  backend remote-router bisa PC Router yang support quagga, atau pun commercial router sejenis CISCO, syarat utamanya adalah remote-router ini menjalankan service BGP, OSPF, OSPF6,ZEBRA. Untuk case studi di tempat saya remote router terdiri dari 2 router utama , yang pertama adalah router public (FreeBSD+Quagga) dan kedua adalah router INHERENT (CISCO7606++). untuk lebih jelasnya bisa dilihat dialamat berikut http://lg.unila.ac.id (v4) http://lg.unila.ac.id.ipv4.sixxs.org/ (v6)

Aplikasi mrlg-gfn-tool-1 ini sudah saya modifikasi dan support untuk retrieve detector Identitas Address client apakah dari Ipv4 atau IPv6,  kemudian juga dilengkapi query traceroute6 dan ping6 ke alamat-alamat native IPv6, dengan cara memasukkan host ataupun langsung memasukkan address IPv6 yang diinginkan. Untuk screen shoot bisa lihat dibawah ini.

http://sourceforge.net/dbimage.php?id=311231 http://sourceforge.net/dbimage.php?id=311229

http://sourceforge.net/dbimage.php?id=311227 http://sourceforge.net/dbimage.php?id=311225

Ok sekilas segitu dulu informasinya, silahkan anda coba sendiri deh, jika ada pertanyaan atau masukkan , silahkan tinggalkan komentar,

Thankyou.

Wassalam.

Network Monitoring Tools

Monitoring Jaringan adalah WAJIB hukumnya dilakukan oleh seorang Network Administrator jika ingin Jaringan yang dia kelola berjalan dengan baik, monitoring ini bertujuan untuk memantau segala aktifitas traffik baik masuk maupun keluar ,  hal terpenting adalah bagaimana aktifitas monitoring ini bisa berjalan secara otomatis dan memberikan “Early Warning System”  kepada mbah kuncen-nya jaringan ASAP (As Soon As Possible)  sehingga treatment terhadap anomali network bisa “cepat tanggap darurat” segera dilakukan.

Banyak sekali aplikasi-aplikasi bertebaran didunia maya menawarkan solusi untuk network monitoring ini mulai dari yang berlisensi gratis/opensource ataupun berbayar, anda tinggal pilih mau ngikuti faham/ajaran yang mana.  sebutsaja aplikasi berbayar terpopuler saat ini adalah Solwarwinds, PRTG atau versi opensource CACTI, MRTG, Nagios, dll, lebih lengkap saya rangkum dibawah untuk perkembangan software netmonitoring ini dari masa ke masa,

2011 Alaloop, AlertFox, Catchpoint, Certus Digital, ICmy.NetFlow analyzer, LogicMonitor, Microsft Network Monitor, NetQuest, Periscope, Lan-Secure, Switch Center, Verax NMS, vsFTP,
2010 AccelOps, AlarmTilt, AppQoS Live!, CACE Pilot, Cubro, ExtraHop, IP Traffic Monitor, LinkLogics, MTUPath, NetDB, Net Detective, NetworkBones, NetworkManagementSoftware, NeuralStar, Nexvu Analyzer, Reconnoiter, ScriptLogic Perspective, SevOne, SevOne DNC, SevOne VoIP, SITEImpulse, SpyGlass, StressWalk, System Shepherd, StealthWatch, TelcoAlert, WANGuard FlowWABGuard Sniff”, Webwalk,
2009 ACE Live NetFlow, ACE Live VoIP Monitoring, Aggregate Network Manager, Apparent Networks, ASDIC, Cyclops, DUMeter, eBox, EZEbSiteMonitoring, Fing, GNMS, Hounddog, Justsniffer, Monitoring Forge, NetPrefect, Network Monitoring Tools, Netquest OptiCop Converger, Network Tools, OPNET Panorama, Orion Application Performance Monitor, Orion Netflow Traffic Analysis, Orion IP SLA Monitor, Performance Co-Pilot, Redcell, Serio IT Service View, SNMP Sweep Solarwinds Free network tools, Techout, uptime software, WebMetrics,
2008 AutoMate, BGPLay, BGPmon, BreakingPoint, Capsa, Collectl, DopplerVue, EDDIE, EffeDetect, Engineer’s Toolset, EtherDetect, Ethergrouik, ElvinRRD, FlowMon, FreeNATS, GEM Network Monitoring, GnetWatch, iBGPlay, InterMapper Flows, Inventory Genie, IPAudit, IPHost Network Monitor, Labtech Software, LANSurveyor, Lemon, NetaNAV, MoniTiL, monitis, mon.itor.usd, Monitoring Genie, MTD Sentry, OPNET nCompass, NetGong, NetInfo, NetMRI, NetScope, Network Miner, Network Performance Daily, NFDUMP, NfSen, OPNET Modeler, Opsview, Osmius, PacketTrap, Paglo, Panopta, PC Inventory Advisor, Q3ADE, Remote Asset Tracker, Sentinel, Server Supervisor, Splunk, Tembria, tcpillust, The Dude, Total network monitor, ZettaView, Zyrion Traverse,
2007 Ace, APCON, akk@da, Andrisoft WANGuard, Anue, Aurora, Aware, BasicState, CommandCenter NOC, David, Denika, Dummmynet, GFI LANguard, Gomez, GroundWork, Heroix, Hyperic HQ, IMMonitor, Jiploo, Monolith, moods, Munin, Net::Flow, NetMapper, NetQoS Performance Center, NetQos VoIP Monitor, Network Enforcer, Network Management Tutorial, Network Weathermap, NetVoyant, OidView, op5 Monitor, Pandetix, Pingdom, Pingwy, Scrutinizer NetFlow & sFlow Analyzer, ServersCheck, SimpleServerMonitor, skipole-monitor, SLA, SMARTHawk, Smarts, SuperAgent, Total Network Inventory, WAPT, WebPerform, WFilter, XRate1, XYMON,
2006 arping, Axence nVision, BBMonitor, Cacti, CSchmidt collection, Cymphonix Network Composer, Darkstat, Etherape, EZ-NOC, Eye-on Bandwidth, Gigamon University, IPTraf, Jnettop, LITHIUM, mrtg-ping-probe, NetMRG, NetworkActiv Scanner, NimTech, NPAD, Nsauditor, Nuttcp, OpenSMART, Pandora FMS, PIAFCTM, Plab, PolyMon, PSentry, Rider, RSP, Pktstat, SecureMyCompany, SftpDrive, SNM, SpeedTest, SpiceWorks, Sysmon, TruePath, Unbrowse, Unsniff, WatchMouse, Webalizer, Web Server Stress Tool, Zenoss,
2005 Advanced HostMonitor, Alvias, Airwave, BitTorrent, bulk, BWCTL, Caligare Flow Inspector, ClearSight, Distinct Network Monitor, EM7, EZMgt, Gigamon, Host Grapher II, HPN-SSH, Javvin Packet Analyzer, Just-ping, LinkRank, MoSSHe, mturoute, N-able OnDemand, Netcool, netdisco, Netflow Monitor, NetQoS, Pathneck, OWAMP, PingER, RANCID, Scamper, SCAMPI, Simple Infrastructure Capacity Monitor, Spirent, SiteMonitor, STC, SwitchMonitor, SysUpTime, TansuTCP, thrulay, Torrus, Tstat, VSS Monitoring, WebWatchBot, WildPackets, WWW Resources for Communications & Networking Technologies, ZoneRanger,
2004 CleverEye, CueVision, D-ITG, FastCopy, FREEping, Ganglia, H.323 Beacon, GFI Network Services Monitor, internetVista, IPCheck Server Monitor, Little:eye, MonitorMagic, N-central, N-vision, Netmeter, NetMechnica, ACE Live (formerly Network Physics NetSensory), NetVizor, Observer, OSSMon, Overseer Network Monitor, Orca, PRTG Traffic Grapher, QOVIA, QRadar, Route Explorer, Scriptroute, Server Nanny, SNMP Explorer, ServerFiles.com, SNMP Informant, STAB a Linux tracepath, SolarWinds Orion, Vantage, Vigilix, VitalNet, WatchTower Website Monitoring, WindowsNetworking.com, Wombat, ZTI,
2003 ABwE, ActivXpets, Analyse It, Argus, Big Sister, CyberGauge, eGInnovations, Internet Detective, Intellipool Network Monitor, JFF Network Management System, LANsurveyor, LANWatch, LoriotPro, MonitorIT, Nagios, NetIntercept, NetMon, NetStatus, Network Diagnostic Tool, Network Performance Advisor, Nimsoft, NPS, Network Probe, NetworksA-OK, NetStat Live, Open NerveCenter, OPENXTRA, Packeteer, PacketStorm, Packetyzer, PathChirp, Integrien, Sniff’em, Spong, StableNet PME, TBIT, Tcptraceroute, Tping, Trafd, Trafshow, TrapBlaster, Traceroute-nanog, Ultra Network Sniffer, Vivere Networks, Zoho Corp ManageEngine OpManager,
2002 ANL Web100 Network Configuration Tester, Anritsu, aslookup, AlertCenter, Alertra, AlertSite, Analyse-it, bbcp, BestFit, Bro, Chariot, CommView, Crypto-PAn, elkMonitor, DotCom-Monitor, Easy Service Monitor, Etherpeek, Fidelia, Finisar, Fpinger, GDChart, HipLinkXS, ipMonitor, LANExplorer, LinkFerret, LogisoftAR, MGEN, Netarx, NetCrunch, NetDetector, NetGeo, NEPM, NetReality, NIST Net, NLANR AAD, NMIS, OpenNMS PageREnterprise, PastMon, Pathprobe, remstats, RIPmon, RFT, ROMmon, RUDE, Silverback, SmokePing, Snuffle, SysOrb, Telchemy, TCPTune, TCPurify, UDPmon, WebAttack, Zabbix,
2001 AdventNet SNMP API, Alchemy Network Monitor, Anasil analyzer, Argent, Autobuf, Bing, Clink, DSLReports, Firehose, GeoBoy, Packetboy etc, Internet Control Portal, ISDNwatch, Metrica/NPR, Mon, NetPredict, NetTest, Nettimer, Net-One-1, Pathrate, RouteView, sFlow, Shunra, Third Watch, Traceping, Trellian, HighTower, WCAT, WhatsUp Gold, WS_FTP, Zinger,
2000 Analyzer, bbftp, Big Brother, Cricket, EdgeScape, Ethereal (now renamed Wireshark), gen_send/gen_recv, GSIFTP, Gtrace, Holistix, InMon, NcFTP, Natas, NetAlly, NetScout, Network Simulator, Ntop, PingGraph, PingPlotter, Pipechar, RRD, Sniffer, Snoop, StatScope, Synack, View2000, VisualPulse, WinPcap, WU-FTPD, WWW performance monitoring, Xplot
1999 Cheops, Ganymede, hping2, Iperf, JetMon, MeasureNet, MatLab, MTR, NeoTrace, Netflow, NetLogger, Network health, NextPoint, Nmap, Pchar, Qcheck, SAA, SafeTP, Sniffit, SNMP from UCSD, Sting, ResponseNetworks, Tcpshow, Tcptrace WinTDS,
1998 NetOps, Triticom, Maple, PV-Wave, S-Plus, VisualRoute
1997 INS Net Perf Mgmt survey, tcpspray, Mapnet, Keynote, prtraceroute clflowd flstats, fping, tcpdpriv, NetMedic Pathchar, CAIDA Measurement Tool Taxonomy, bprobe & cprobe
1996 mrtg, NetNow, NetraMet, Network Probe Daemon, InterMapper, Lachesis, Optimal Networks, Digex

Nah banyak sekali bukan, aplikasi Network Monitoring yang bisa kita gunakan untuk menjaga layanan jaringan agar tetap stabil, sekarang bergantung anda apakah ingin menggunakan solusi monitoring kepada aplikasi berbayar atau gratisan, kalau saya sih lebih cendrung ke aplikasi gratisan atau opensource, walau terkadang jika ada versi bajakan aplikasi komersil ya saya juga kadang-kadang turut menggunakannya hehe 😀 .

Langsung saja saya paste disini  sebagian kecil tools favourite yang biasa saya gunakan.

  • SOLARWIND

Demikian ulasan singkat tentang aplikasi network monitoring versi saya sendiri, mudah-mudahan ada manfaatnya.

Wassalam.

Doa untuk kedua orang tua-ku

RIDHO ALLAH adalah TERGANTUNG PADA RIDHO ORANG TUA,  tersurat pada hadis berikut;

َوَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا-, عَنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ ) أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ

“Dari Abdullah Ibnu Amar al-’Ash Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” Riwayat Tirmidzi. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim.”

Sehingga didalam Al-quran,  diperintahkan atas kita untuk berbakti kepada orang tua,

Al-Isra’ ayat 23-24, ALLAH berfirman: “Dan Robb-mu telah memerintahkan kepada manusia, janganlah ia beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut di sisimu, maka janganlah katakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak kedua-nya. Dan katakanlah kepada keduanya perkataan yang mulia dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasing sayang. Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu kecil’

Pagi ini disela kesibukan bekerja, seperti biasanya ditelp mama tersayang menanyakan bagaimana kabar kami sekeluarga ,  bagaimana kabar cucung ombay, siapa yang jaga Ahmad,  serta mengabari ada sepupu yg kurang beruntung pada tes SNMPTN tahun ini,  dengan gaya bahasa yang santai komunikasi singkat kami-pun terjadi,  sembari bercanda mama pun mengenang kembali pada saat saya pertama kali mengikuti SNMPTN tahun 2001 kala itu, dengan segala lika likunya hingga lulus UMPTN di Universitas Lampung.  sayapun  mendengarkan dan sempat tersenyum sendiri mengingat kisah full supporting dari kedua mama dan papa.

Selepas berkomunikasi sejenak saya termenung, terbayang bagaimana masa kecil saya disayang, dididik, dibina oleh kedua orang tua, dengan penuh kesabaran telaten dan disiplin, kami anak-anaknya ditempa agar menjadi sosok manusia tahan banting berkorelasi juga dengan nama-ku Gigih Forda Nama, dengan harapan doa bahwa anaknya nya  akan gigih/pantangmenyerah sesuai dengan namanya.

Tidak terasa mama dan papa sudah memiliki 2 orang cucung (akan tiga, calon cucu dari kakak di bengkulu), artinya itu menunjukkan bahwa anak-anaknya telah dewasa dan  telah memberikan ahli waris berupa cucu yang insya alloh menjadi generasi penerus sholah/sholeha (Amiin allohumma Amiin), saya pun mencoba evaluasi selama status menjadi anak selam sudah 27 tahun ini, apa sihhh yg sudah saya berikan kepada orang tua….   setelah berfikir cukup lama tergambar bahwa alangkah kecilnya bakti saya kepada orang tua jika dibandingkan dengan kasih sayang yg mereka berikan selama ini.

Tanpa disadari, setetes air jatuh dari kedua belah mataku, membayangkan kilas balik atas segala dosa yang ku perbuat kepada mama dan papa, alangkah banyaknya dosa dosa  yang ku perbuat,  namun dengan tetap istiqomahnya kedua orang tua-ku tetap rela membimbing dan mendoakan atas kesuksesan semua anak-anaknya . Subhanallooh, betapa besar jasa -mu atas anak-anakmu.

Tidak banyak yang bisa ku perbuat atas segala jasa mama dan papa,  hanya doa yg kumunajatkan disetiap akhir sholat lima waktu

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

Robbighfir lii wa li waalidayya wa li man dakhola baytiya mu’minan wa lilmu’miniina wal mu’minaati wa laa tazidizh zhoolimiina illa tabaaro
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” [Nuh:28]

Allohlah yang akan membalas segala budi baik mama dan papa,  semoga di hari akhir kelak, kita semua  berkumpul dalam kelompok-nya  umat Muhammad dan diredhoi alloh untuk masuk kedalam jannah-Nya. Amiin ya robbal alamin.

Peringatan Isra’ wal mi’raj

Posting ini hanya mengulas kejadian 2 hari yang lalu pada saat peringatan peristiwa isra’ dan mi’raj di masjid As-safar Blok C POLRI Hajimena Lampung Selatan.  Topik ceramah berkenaan dengan peristiwa besar ini.  Lantunan ayat suci surah Al-isra’  berkumandang pertanda pembukaan acara, ayat ini menceritakan bagaimana proses Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh sang Maha sebagai salah satu tanda kebesaran sang Khalik dengan kuasanya KunFayakun maka segala jadi terjadilah.

Penekanan khusus selama sesi ceramah berlangsung adalah pada sholat, sesuai dengan esensi isra’ wal mi’raj yaitu perintah sholat.  beberapa point yang saya tangkap adalah pentingnya kita menjaga sholat dengan tatacara yang benar dan tepat waktu sesuai dengan tuntunan sholat baginda nabi, dan dengan sholat ini pula adalah sebagai pembeda seorang apakah tergolong sebagai manusia muslim atau kafir. disampaikan pula bahwasanya hal pertama yang akan dihisab adalah sholat ini, apabila sholatnya baik maka akan baik pula amalan lainnya, dan ketika sholatnya tidak baik bisa dipastikan amalan lainnya pun tidak akan baik (korelasi disini adalah fungsi sholat sebagai pencegah perbuatan keji dang mungkar).

Hal lain juga disampaikan yakni bagaimana nabi Muhammad SAW diperlihatkan bahwa sebagian besar  isi neraka kebanyakan adalah dari kaum perempuan yang tidak bisa menjaga kehormatan dan kemaluannya, hingga sekali lagi ditekankan akan pentingnya seorang muslimah senantiasa menutup dan menjaga auratnya agar tidak menimbulkan fitnah dan mengumbar hawa nafsu. Alhamdulillah keluarga besar kami telah sadar betul akan perintah ini,  istri , ibu, adik telah menggunakan jilbab dengan fungsi sebagai penutup aurat.  Dan sungguh merugilah kaum wanita mengaku muslim tapi tidak menjalankan perintah menutup aurat ini, dan ini banyak kita temukan pada negara republik tempat kita berdiri sekarang. wallohua’lam bisshowaf.

Hal  lain juga turut disampaikan pentingnya kaum lelaki untuk menegakkan sholat berjamaah di Masjid, sampai sampai  dizaman baginda nabi ada seorang buta bertanya apa hukumnya seorang buta sholat dimesjid, Nabi menjawab : ” wajib hukumnya meskipun orang tersebut buta”, lalu orang buta tersebut bertanya kembali: “rumah saya melewati jalan berliku ya rasul, saya khawatir akan binatang buas selama perjalanan menuju masjid”, Baginda nabi pun menjawab : “tidak apa apa bila engkau tidak sholat dimesjid, si orang buta tersebut hendak bergegas pulang kerumah, lalu nabi bertanya : “Apakah suara azan terdengar hingga ke Rumah mu?”, orang buta itu menjawab : “iya saya bisa mendengar ya rasul”, maka nabi berkata : “Wajiblah padamu untuk sholat di Masjid” , akhirnya orang buta tersebut sampai membuat track khusus dengan bantuan tali atau sejenisnya agar tidak nyasar hingga ke mesjin, Subhanalloh…. alangkah indahnya kehidupan muslim dizaman baginda nabi.

Kemudian turut pula disampaikan oleh al ustadz bahwasanya tolak ukur kebangkitan kekuatan umat  islam  itu adalah bisa dilihat ketika jumlah jama’ah sholat subuh adalah sebanding dengan jama’ah sholat jum’at, apabila masa tersebut tiba, dikatakan bahwa kekuatan umat islam sudah pada posisi klimaks dan berada pada puncak kejayaan, isya alloh mudah-mudahan masih bertemu dengan masa itu, amiin…

Demikianlah telah disampaikan akan pentingnya sholat berjamaah dimasjid. Subhanalloh sungguh benarlah apa yang sudah disampaikan ini,  Jujur dan terus terang hingga saat ini penulis sulit sekali untuk implementasi sholat berjamaah dimasjid ini, namun tetap berusaha untuk menunaikan.

Demikian sedikit inti sari ceramah isra’ mi’raj kemarin yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan bisa jadi bahan pelajaran kira semua. Amiin.

BBS Unilanet Brief History there is Oldy Vs Anyar…

Iseng iseng mencari gambar  pada search engine dengan keyword “server unila” ternyata disalah satu page muncul gambar sever jadul siemens primergi pentium II, gambar ini diabadikan oleh teman saya Eriek Khafif dengan kamera handphonenya dan dipost pada alamat berikut http://blog.unila.ac.id/blog/2008/02/20/pengakses-blog-unila-meningkat/  .  berikut penampakannya.

Server Veteran yang digunakan sebagai secondary Name Server Unila (ns2.unila.ac.id)

Seingat saya memang semenjak pertama internet unila established, server-server  dengan board Pentium I, Pentium II, Celeron banyak diberdayakan dan cukup powerfull pada zamannya (pada zamannya lhoo… 😀 )  kumplit dilengkapi dengan sistem operasi FreeBSD versi jadul, lumayan stabil melayani traffik web,email,ftp,dll civitas.

Saya pun teringat kisah kisah bersejarah sedari tahun 1997 pada saat itu koneksi internet Unila baru terbentuk, berikut detik-detik bersejarah tersebut (sebagian saya ambil dari brief history BBS Unilanet);

31 Juli 1996
Internetworking di Universitas Lampung di Mulai dengan terbentuknya BBS (Buletin Board System) yang menghubungkan Rektor, Pembantu Rektor dan para Dekan Fakultas (FMIPA, FP, FT, FE, FH,FISIP dan FKIP) di Universitas Lampung.

Februari 1997
Bekerjasama dengan pihak AI3 ITB (Asian Internet Interconnection Initiatives) Unila menggabungkan diri bersama perguruan tinggi lain ke dalam jaringan Internet dengan koneksi melalui sistim VSAT (Very Small Aperture Terminal).

AI3 ITB dengan AI3 Jepang yang merupakan kerja sama dibidang penelitian dan konstruksi jaringan internet yang terdiri dari WIDE proyek (Widely Integrated Distributed Environment) yaitu konsorsium penelitian di bidang studi internet dan JSAT (Japan Satelitte System Inc.), perusahaan satelit komunikasi Jepang. Selain Indonesia terdapat 2 negara lain di Asia yang tergabung dalam proyek AI3 yaitu Thailand (Asian Institute of Technology) dan Hongkong (The Hong Kong University of Science and Technology).

Januari 1998
Jaringan fiber optic yang menghubungkan gedung-gedung Perpustakaan, Rektorat, Lab Terpadu Fak. Teknik dan Pusat Kegiatan Mahasiswa selesai dibangun dan telah berjalan dengan baik.

September 1998
Memindahkan jalur internet dari arah ITB dengan 64kbps leased line PT Telkom yang lebih cepat. Unila bersama sama ITB dan perguruan tinggi lain baik swasta dan negeri bersama sama membangun satu jaringan pendidikan perguruan tinggi di Indonesia.

Tahun 2000
Sejak tahun 2000 hingga tahun 2004 kapasitas kanal Bandwidth Unila terus ditingkatkan awalnya leased line 64 ditambah menjadi 128 kbps, terus naik ke 512 kbps , Leased line telkom masih menjadi favorit pada saat itu, seri router jadul dengan interface V35  pun masih digunakan.

Tahun  2004
Setelah dirasakan performance si leased line ini kurang memuaskan maka diputuskan untuk upgrade koneksi menggunakan koneksi VSAT dari provider Multidata, speed pada saat mulai kontrak adalah 1 Mbps kemudian naik hingga ke 4 Mbps masih dengan menggunakan DVB Modem VSAT.

Tahun 2006
Dengan pertimbangan bahwa jaringan VSAT  dengan delay TTL yg cukup tinggi, lumayan cukup mengganggu terutama  dirasakan pada saat sedang melakukan sesi video conference maka layanan koneksi pun kembali kepada layanan kabel teresterial menggunakan layanan paket astinet enterprisenya telkom, speed bandwidth ditambah dari 4 Mbps hingga ke tahun 2008 menjadi 20 Mbpbs.

Tahun 2008
Melihat kenyataan bahwa tingginya utilisasi penggunaan traffik internet unila khususnya transaksi multimedia, maka diputuskan untuk menambak kapasitas kanal koneksi menjadi 45 Mbps dan tetap menggunakan layanan Astinet telkom. hingga tahun 2011.

Tahun 2011
Untuk tahun ini kapasitas kanal pun terus ditingkatkan dengan throughput bandwidth sebesar 150Mbps menggunakan layanan enterprise dari Moratelindo.

Wah wah wah ternyata perjalanan perkembangan ICT Unila cukup panjang dan berliku liku, yang pasti alhamdulillah sekarang sarana dan prasarana penunjang untuk melayani civitas sudah lebih membaik.

New Version Unila Looking Glass Tool

Pagi ini iseng memodifikasi aplikasi opensource looking glass tool MRLG yang ditulis oleh om Denis Ovsienko , pada aplikasi ini terdapat kekurangan tools query traceroute dan ping, so saya lengkapi dengan membuat fungsi sederhana ini dengan php programming agar dapat langsung memanfaatkan line console query ping dan traceroute dari server. MRLG ini cocok sekali untuk diimplementasikan apabila kita mengelola multiple  core router yang terdistribusi dibeberapa tempat tanpa perlu untuk remote device secara langsung. Scriptingnya pun cukup sederhana hanya bermodal PHP Scripting saja, dan OK nya lagi bisa digunakan untuk Core Router berbasis CISCO, QUAGGA. Monggo dicek langsung alamat MRLG-UNILA tools pada alamat berikut http://lg.unila.ac.id , Fasilitas yang sudah disediakan adalah bgp query baik itu menggunakan IPv4 maupun menggunakan query IPv6, untuk query ping dan traceroute baru bisa berjalan di network IPv4, IPv6 nya on progresso.

DOWNLOAD SOURCE CODE MRLG DISINI

Jika ada tanggapan, silahkan tinggalkan komentar atau via email.

Tq.