Apabila anda berkunjung ke Kota Bandar Lampung maka gambar disamping akan sering anda temui disepanjang jalan utama kota. terlihat bahwa kepadatan pengguna kendaraan baik roda empat maupun roda dua semakin nggak karu-karuan, kondisi ini diperparah lagi dengan tak kunjung usainya proyek pengerjaan jalan raya sepanjang Gedong Meneng- Labuhan Ratu – Koga – Hingga ke Kartini. Puncak macet biasanya terjadi pada saat jam berangkat kerja mulai dari pukul 07.00 – 08.00 , jam istirahat 12.00-13.00 dan waktu pulang kerja 17.00-18.00 , sebagai ilustrasi setiap pagi saya mengantar istri bekerja start mulai jam 07.00 dengan tujuan Kantor BNI Syariah di Enggal dengan jarak sekitar 13 Km, nah dengan kendaraan roda empat membutuhkan waktu minimal 50 menit untuk menembus kemacetan hingga tiba di kantor istri dengan selamat, begitu pula sebaliknya pada saat pulang kerja berangkat dari kantor istri pukul 17.00 baru tiba di rumah sekitar pukul 18.00, Fiuuuhhhh ribet deh sekarang Bandar Lampung sudah mau ngalah-ngalahin macetnya Kota Jakarta, sangat disayangkan tidak ada solusi yang ditawarkan dari pihak pemerintah untuk mengatasi kemacetan ini, bahkan cendrung dibiarkan saja dengan konsekuensi tingkat kemacetan menjadi semakin parah.
Sebagai catatan di daerah koga terdapat puluhan putaran turn over jalur di sepanjang kira kira 3 Kilometer , inipun turut memperparah terjadinya kemacetan di Kota Bandar Lampung. Sebagai solusi sementara untuk memotong waktu tempuh saya menggunakan kendaraan roda dua dengan kemampuan bisa menghemat waktu hingga 50 %, lumayan sementara menunggu solusi konkrit dari pemerintah.
-Eof-






