Lagi lagi kejadian memalukan berulang kembali, siang ini setelah prosesi wisuda selesai sekelompok mahasiswa fakultas TEKNIK terlibat bakuhantam dengan fakultas FISIP karena peristiwa sepele yakni rebutan akses jalan untuk arak-arakan para wisudawan, entah dari jurusan Teknik apa yang terlibat pastinya efek kerusakan yang ditimbulkan cukup menghawatirkan, dilaporkan sekitar 22 Unit Mobil di Pelataran Parkir FISIP Rusak Parah (Foto Terlampir, saya ambil dari TRIBUNNEWS) dan puluhan unit kendaraan roda dua, dan gedung perkuliahan juga rusak parah. Selaku Civitas akademika Fakultas Teknik, saya mengecam keras tindakan anarkis seperti ini yang tidak mencerminkan azas intelektual, entah apakah norma dan etika saat ini sudah tidak dijunjung tinggi lagi ataukah memang perilaku mental menyimpang, Pun saya teringat pada tahun 2007, pernah saya cuplik juga perihal tawuran mahasiswa fakultas teknik dan mahasiswa fakultas ekonomi http://unilanet.unila.ac.id/~gigih/index.php?option=com_content&task=view&id=103&Itemid=28 yang juga dikarenakan masalah sepele. Haduh mumet deh. sudah tentu ini menjadi PR kedepan agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali.



duhh sebagai alumni unila gue malu bangettt..
saya aja yang masih belum jadi alumni malu melihat sikap oknum yang mengadu domba saat mediasi terjadi.
#Rahma. iya sama , mencoreng civitas semua tidak terkecuali.
So disgusting….honestly, saya sungguh malu mendengar ini, saya sempat menghadiri acara wisuda di gsg, namun saya tdk mlihat kejadian tsb, mkin Allah tdk memperkenankan saya melihat kejadian yg sangat memalukan dan mencoreng unila secara meluas, sampai” ktk saya mengikuti wawancara di sebuah perusahaan, mereka ikut membahas masalah tsb, sampai” khotbah jum’at pun menjadika ini sebagai tanda akhir zaman… Kaum intelek namun prilaku seperti hewan yg tidak memiliki akal untuk berpikir, semoga pihak” yg terlibat segera di tindak lanjuti… Kalau perlu lepas almamater dari mereka…. Agar tidak menjadi penghancur nama universitas….
#Nadi, memang kita sudah berada dipenghujung zaman, mudah-mudahan tergolong dalam orang istiqomah menjalankan perintahnya.