Donor untuk Demokratisasi: Pembacaan Politik Kelas
Oleh: Dodi Faedlulloh TIDAK LAMA setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap Kawan Andri Yunus, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana untuk “menertibkan” para pengamat yang dianggap terlalu sinis terhadap capaian pemerintahannya. Dalam pernyataan publik, ia menyinggung adanya pihak-pihak yang disebut memperoleh dukungan pembiayaan dan pengaruh dari kekuatan asing untuk menyebarkan pesimisme terhadap pemerintah. Narasi ini kemudian dengan cepat diperkuat oleh sejumlah media dan ekosistem buzzer di media sosial. Salah satunya melalui pemberitaan di media digital seperti Pinter Politik dan Kuatbaca yang menyoroti dugaan aliran dana … Continue Reading →