Kerja, Kesadaran, dan Kesenangan akan Penderitaan

Oleh: Dodi Faedlulloh Kerja dalam atmosfer kapitalisme adalah alienasi. Detik per detik dan setiap keringat yang keluar adalah eksploitasi karena para pekerja dicuri nilai lebihnya. Tapi alineasi itu bisa menjadi sekedar rasa. Toh, banyak dari pekerja yang turut ikhlas dari memiliki sense of belong yang tinggi terhadap perusahaan. Jadi apapun kerjanya, seberapa lama lemburnya itu hanyalah secercah proses pencarian rezeki. Bagi para sang kritis, inilah yang disebut-sebut sebagai kesadaran palsu. Semangat yang menggebu para pekerja tak lain merupakan bentuk kesadaran … Continue Reading →

Rekonstruksi Corak Produksi Kapitalisme Menurut Royce

Oleh: Dodi Faedlulloh Sebagai seorang materialis, Marx menganalisis kondisi masyarakat berdasarkan suatu kondisi material objektif yang terjadi dalam masyarakat. Untuk mengenal kondisi masyarakat perlu melihat bagaimana masyarakat menggorganisir diri dalam berproduksi atau yang Marx sebut sebagai corak produksi (mode of production). Konsep dari corak produksi ini menempati tempat yang sentral dalam teori Marx. Ia adalah dasar dari semua kehidupan sosial dan semua sejarah yang ada. Rekonstruksi konsepsi corak produksi oleh Royce (2015) dalam buku Classical Theory and Modern Society, dapat … Continue Reading →

Membaca Materialisme Historis Melalui Rocye

Oleh: Dodi Faedlulloh Apapun yang terjadi saat ini, kita bisa menyebut Revolusi Industri 4.0, Era Distrupsi, dan sebutan lain yang merepresentasikan situasi kontemporer tidak bisa dilepaskan begitu saja dengan apa yang terjadi sebelumnya. Karena pada dasarnya kenyataan selalu bersifat historis. Maksudnya apa terjadi dalam setiap perubahan dalam kehidupan sosial pasti selalu ada suatu prasyarat yang melatarbelakangi. Ada intervensi tangan manusia, sejarah tidak tiba-tiba hadir begitu saja. Dalam hal ini, menarik untuk membaca ulang konsepsi materalisme historis Marx yang direkonstruksi oleh … Continue Reading →