wahai engkau langit yang biru …
masihkah engkau mau menaungiku
wahai bumi yang katanya datar
masihku engkau mau menjadi tempat pijakanku
wahai keyboardku …
masihkah engkau mau menari-nari bersama jari jemariku
menembus kegelapan malam, menerobos dalamnya lautan
duh Gusti … masih pantaskah Engkau mendengar keluh kesahku
duh Gusti … lebih tidak pantas lagi kalau aku tidak berkeluh kesah pada-Mu
gedong meneng, 29 november 2010
Leave a Comment