April 16, 2026
Kemendikbud-mengajak-para-guru-untuk-mengikuti-program-Penggerak-dan-Pendamping-Guru
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengundang guru-guru terbaik untuk mengikuti program instruktur mengemudi yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak 3 Juli 2020.

Dengan mengikuti program instruktur mengemudi, diharapkan para guru dapat menjadi agen perubahan

untuk memajukan ekosistem pendidikan yang berpusat pada siswa di Indonesia. Kemendikbud-mengajak-para-guru-untuk-mengikuti-program-Penggerak-dan-Pendamping-Guru Baca Juga: Guru Penggerak Fasilitator Terbuka Untuk Seleksi Praktisi Pendidikan “Bagi mereka yang tertarik untuk menjadi pemimpin masa depan sistem pendidikan di Indonesia, mereka yang tertarik untuk melakukan perubahan dan berani mengambil risiko dan berinovasi, inilah kesempatannya. Ayo ikuti program Guru Motivator,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril dalam siaran pers, Rabu (14/10/2020).

Ivan menjelaskan, fokus program Guru Motivator adalah pada peningkatan hasil belajar siswa

, yang tidak lepas dari upaya peningkatan kompetensi guru. Pendidik ditantang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Guru yang memotivasi diharapkan dapat mendukung pertumbuhan siswa secara holistik dan menjadi pelatih atau mentor bagi guru lain untuk memberikan pengalaman terbaik baik di sekolah maupun di masyarakat. Untuk gelombang pertama, katanya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka pendaftaran pada 13 Juli 2020. Tercatat 2.800 dari 19.218 guru dari seluruh Indonesia lolos gelombang pertama program pindah guru setelah melalui proses seleksi yang ketat.

“Yang lolos akan menyelesaikan pelatihan instruktur mengemudi selama sembilan bulan,”

jelas Ivan. kualitas pelatihan dan pengawasan Direktur Direktorat GTK PAUD Santi Ambarrukmi juga mengajak para pakar pendidikan papan atas tanah air untuk membawa perubahan nyata bagi pendidikan Indonesia. Salah satu pilihannya adalah mengikuti program Motivating Teacher sebagai pengajar langsung (pendamping). “Perubahan pendidikan yang kita harapkan bersama akan terwujud ketika semua yang terlibat bersifat student-centric,” kata Santi. Peran program ini berfokus pada kualitas pelatihan dan pendampingan. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru sehingga mampu menciptakan ekosistem yang berdaya dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Guru-guru terbaik dari seluruh Indonesia yang ingin menjadi instruktur mengemudi dapat mendaftar untuk program gelombang kedua mulai 13 Oktober hingga 7 November 2020. Selain menjaring calon peserta program Pengaktifan Guru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga mendorong para guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, praktisi/akademisi/konselor yang berpengalaman untuk mendaftar sebagai guru praktik (pendamping) dalam program Pengaktifan Guru. “Seleksi guru praktik (pendamping) akan dibuka mulai 20 Oktober hingga 13 November 2020,” kata Santi. Sumber : https://rsup-drsitanala.co.id/