Bandar Negeri Suoh

Peta arah perjalanan

RASP (Teknik) menjadi DPL di Kec Bandar Negeri Suoh untuk Periode Januari 2023, bersama Prasetya Nugraha (Fisip). Berikut ini info sekilas kecamatan penempatan mahasiswa KKN.

Sumber: Kabupaten Lampung Barat – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kecamatan Bandar Negeri Suoh berbeda dengan Kecamatan Suoh. Berikut ini uraiannya, periksalah!

Dari Internet Suoh
Tugu Ratu Rowo Rejo Sido Rejo Suka Marga Ringin Sari Sumber Agung Banding Agung
Dari BP KKN
Bandar Negeri Suoh
RASP (Teknik) leng- Suoh (1) Suoh (2) Tanjung Sari Tembelang Tri Mekar Jaya Bandar Agung (2)
PN (Fisip) kap Sri Mulyo Bumi Hantatai Negeri Jaya Gunung Ratu Ringin Jaya Bandar Agung (1)

under construction

KKN – Monitoring Kedua Bandar Surabaya

  1. Kampung Surabaya Ilir

Tanggal 16 Agustus ba’da ashar dijadwalkan ada lomba karnaval antar desa, antar sekolah, ada kejuaraan masing-masing. Rute mengelilingan kompleks kecamatan. Mahasiswa KKN berperan sebagai  juri, panitia, desainer dan koreografer peserta. Tema tentang hasil bumi.

1471146520023_web

Tangga 17 Agustus usai upacara bendera ada pertandingan final pertandingan olah raga khususnya sepak bola. Mahasiswa KKN ada yang berperan sebagai pemain, panitia pertandingan. Sebagian mahasiswa KKN dikerahkan ke Gunung Sugih menghadiri acara kabupaten pemecahan rekor sejuta bendera di lapangan Merdeka komplek kabupaten yang dibawa oleh para pelajar se-Lampung Tengah. Mahasiswa KKN berperan sebagai pembawa bendera juga. Acara yang sudah lewat: perlombaan ibu-ibu PKK dengan nomor lomba olah raga, sedangkan karaoke tingkat kelurahan tanggal 20-23 Agustus. Acara perpisahan seminggu terakhir pada malam harinya.

2. Kampung Surabaya Baru

IMG_1496_web

Di Kampung Surabaya Baru banyak angkatan mudanya pergi merantau. Hal ini mengakibatkan sulitnya menjalankan program terkait pemuda pemudi. Tiada kegiatan unggulan.

3. Kampung Sidodadi

Pada sore hari tanggal 18 Agustus ada karnaval desa melibatkan para perwakilan dusun (dari usia anak-anak hingga lansia).

IMG_20160802_175530-1_web

4. Kampung Sumber Agung

Bersamaan kegiatan dengan Kampung Sidodadi karena lokasinya berdekatan. Terkait HUT RI hari ahad 21 Agustus 2016 diadakan: 1) Final sepak bola, 2) Pengumuman hasil lomba tradisi kemerdekaan, 3) Perpisahan.

20160812_145130_web

5. Kampung Cempaka Putih

Tidak ada kegiatan besar yang terselenggara, hanya mengirim peserta untuk kegiatan besar di tingkat kecamatan dan kabupaten.

IMG_20160725_123352_web

6. Kampung Beringin Jaya

Kegiatan besar dalam periode tanggal 18-20 Agustus 2016 diadakan berbagai lomba dan pentas seni. Juga ada karnaval desa diawali drum band karena ada peserta dari instansi pendidikan. Ada juga panjat pinang.

IMG_20160803_194449_web

lanjut

 

Mesuji dan perahu dayung

Dari lambangnya saja sudah terlihat bahwa Mesuji terkait dengan perahu dayung dan gedung tinggi sebagai rumah adat. Berikut ini uraian terkait keduanya yang menjadi pusat perhatian penulis.

1) Gedung tinggi terlihat dari bentuknya yang menjulang ke atas bukannya melebar ke samping. Di atasnya terdapat atap segi tiga yang sekilas terlihat seperti piramida. Oleh karena itu sudah dibahas pembangunan dua piramida sebagai lokasi perkantoran pemerintah, BUMN, rusunawa, perhotelan, dan tempat penelitian petir dan riset tenaga matahari.

2) Perahu dayung bisa diketahui dari tiadanya ruang nakhoda kapal. Rumah adat memanjang dari sisi ke sisi perahu memastikan bahwa itu bukan perwujudan ruang pengendali kapal. Perahu dayung erat kaitannya dengan PODSI dan budaya maritim. Di Provinsi Lampung ada beberapa tempat yang mempunyai perairan luas panjang tempat berlatih olah raga dayung.

perahu_web

Dari berita di koran Lampung Pos, dulu ketika HUT ke-64 Republik Indonesia, di Kab Mesuji pernah diadakan lomba perahu hias dan lomba perahu dayung di Sungai Mesuji tepatnya yang ada di Kampung Wiralaga I dan Wiralaga II. Warga setempat menyebutnya LOMBA BIDAR, diikuti oleh 18 perahu. Alangkah baiknya lomba ini diaktifkan kembali sehingga bisa berdampak pada tumbuhnya budaya maritim, berlangsungnya pemeliharaan saluran primer /sekunder /tersier baik kebersihannya di tengah aliran dan kedua sisinya mau pun penataan pemakaiannya sehingga terjaga K3 (keindahan, ketertiban, keserasian).

 

Kolang kaling besar buah nipah

Ditemukan penduduk desa Tanjung Mas Mulia yang bisa mengolah buah nipah menjadi kolang kaling besar. Diketahui bahwa banyak rumpun pohon nipah sepanjang sungai besar di dekat desa itu. Demikian pula di sebagian saluran primer dan sekunder terdapat pohon nipah khususnya saluran yang menuju desa Pangkal Mas Jaya.

IMG_20160216_182300_web

Menurut Wikipedia (https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=7&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjWg8O0v8LLAhUOWY4KHRSXArIQFggtMAY&url=https%3A%2F%2Fid.wikipedia.org%2Fwiki%2FNipah&usg=AFQjCNF5brj92_nfPdW2U5_B1FttH9J0DA&bvm=bv.116636494,d.c2E) biji buah nipah yang muda disebut TEMBATUK mirip kolang kaling.

Menurut FORAGRI (https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=8&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjWg8O0v8LLAhUOWY4KHRSXArIQFgg6MAc&url=https%3A%2F%2Fforagri.wordpress.com%2F2012%2F04%2F16%2Fproduksi-kolang-kaling%2F&usg=AFQjCNG9jkLT7N2oXDAC92FUfz2EYGRXPA&bvm=bv.116636494,d.c2E) kolang kaling kecil berasal dari buah aren (Arenga pinata) sedangkan kolang kaling besar berasal dari buah nipah (Nypa fruticans).

Menurut SASIKAT (https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=9&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjWg8O0v8LLAhUOWY4KHRSXArIQFghDMAg&url=http%3A%2F%2Fsasikat.blogspot.com%2F2015%2F12%2Fpohon-nipah-dan-manfaat-buah-nipah.html&usg=AFQjCNEP2BFHeJ4kk0lbks1W6ISs6pQyyA&bvm=bv.116636494,d.c2E) buah nipah muda bentuknya seperti kelapa muda tetapi lebih mirip kolang kaling rasanya pun hampir sama kelapa muda.

Menurut BOBO Kidnesia (https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=10&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjWg8O0v8LLAhUOWY4KHRSXArIQFghLMAk&url=http%3A%2F%2Fbobo.kidnesia.com%2FBobo%2FInfo-Bobo%2FBobo-File%2FNipah-Palem-di-Hutan-Bakau&usg=AFQjCNH_kmKnVt45eCK7WFketj5oNQxtGQ&bvm=bv.116636494,d.c2E) kalau tidak disadap, tandan nipah akan berbuah, biji nipah muda disebut tembatuk, bentuknya mirip kolang kaling dan segar.

Menurut ALEMENDAH (https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=12&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjWg8O0v8LLAhUOWY4KHRSXArIQFghaMAs&url=http%3A%2F%2Falamendah.org%2F2011%2F04%2F11%2Fmengenal-nipah-atau-nypa-fruticans%2Fcomment-page-1%2F&usg=AFQjCNGvwlq_Rgpqy3BCZbJNaDm_t30cAw&bvm=bv.116636494,d.c2E) buah nipah bulat telur dan gepeng dengan 2 – 3 rusuk, berwarna, buah nipah yang masih muda dapat dijadikan semacam kolang kaling.

Menurut Saipul Bahri Siregar dalam skripsi Manajemen Hutan di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara berjudul Analisis Finansial serta Prospek Pengolahan Buah Nipah (Nypa fruticans) Menjadi Berbagai Produk Olahan di URL http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/34126/8/Cover.pdf, nipah bisa diolah menjadi KOLANG KALING, AGAR-AGAR, dan MANISAN. Buah nipah mengandung banyak serat.

Nipah (Nypa fruticans) merupakan salah satu komoditas dari hutan mangrove yang
dapat ditemukan di berbagai lokasi termasuk di Kawasan Paluh Merbau. Sebagian besar pemanfaatan buah nipah masih bersifat konvensional dan sub-sisten. Pemanfaatan nipah masih sebatas pada pelepah, daun dan tangkai daun. Pengolahan buah nipah skala rumah tangga telah ada di Paluh Merbau yang mengolah nipah menjadi kolang kaling, agar-agar dan manisan nipah.
.
Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan
finansial usaha pengolahan buah nipah menjadi berbagai produk, menghitung
besarnya nilai tambah buah nipah dalam setiap proses produksi dan mengetahui
akses pemasaran olahan buah nipah di Kawasana Paluh Merbau. Penelitian ini
dilakukan pada bulan Maret 2012. Pengambilan sampel dilakukan secara
purposive dan metode yang digunakan berupa analisis biaya dan pendapatan,
analisis RC ratio, analisis break event point, analisis nilai tambah dan analisis
aspek pasar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara finansial, usaha pengolahan
nipah menjadi kolang kaling tidak layak karena nilai RC rationya lebih kecil dari
satu (0,76), usaha pengolahan nipah menjadi agar-agar dan manisan nipah layak
dilakukan karena RC rationya lebih dari satu (1,33 dan 1,10). Jumlah BEP untuk
kolang kaling tidak ada karena tidak layak dilakukan sedangkan BEP untuk agar-
agar nipah dan manisan nipah dalam volume produksi adalah 9 kotak dan 15 kg,
sedangkan BEP harga sebesar Rp 18.650,- per kotak dan Rp 27.125,- per
kilogram. Nilai tambah untuk kolang kaling adalah Rp 5.250,-/kg, agar-agar
sebesar Rp 38.725,-/kotak dan untuk manisan nipah sebesar Rp 42.900,
-/kg.
Peluang pasar masih luas karena olahan nipah yang diproduksi masih terserap dan
tersalurkan ke pasar. Letak Kawasan Paluh Merbau yang strategis akan mendukung akses pemasaran. Kata Kunci : Buah Nipah, Kelayakan Finansial, Nilai Tambah, Olahan Nipa.

Menurut blog tanaman herbal (https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=15&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjWg8O0v8LLAhUOWY4KHRSXArIQFgh0MA4&url=http%3A%2F%2Ftanaman–herbal.blogspot.co.id%2F2014%2F10%2Fmanfaat-dan-khasiat-nipah.html&usg=AFQjCNHPXvysZimzGodTOGSVwIqFc7N8gA) umbut nipah dan buah mudanya dapat dimakan. Biji buah nipah yang muda disebut tembatuk mirip kolang kaling (buah atep).

Tempe biji pohon karet

Pada mulanya Tim KKN Pangkal Mas Jaya (dua orang) mencari biji karet  untuk keperluan progja tembikar hari Rabu tanggal 20 Januari 2016 jam 16.30 – 17.30 wib. Keesokan harinya jam 21.00 – 22.00 wib biji karet dikupas. Jumat 22 Jan 2016 jam 08.00 – 10.00 wib biji karet direbus. Setelah didiamkan selama empat hari, pada Selasa 26 Jan 2016 jam 08.30 – 09.00 wib biji karet ditiriskan dari rendaman hasil rebusan, selanjutnya dikukus.

Senin 1 Feb 2016 jam 13.30 – 14.30 wib dua orang mahasiswa KKN mencari biji karet untuk membuat tembikar. Ahad 7 Feb 2016 jam 08.00 – 10.30 wib dua mahasiswi mengupas kulit biji karet sekali gus pengenalan sosialisasi tempe biji karet kepada masyarakat desa Pangkal Mas Jaya. Siangnya jam 11.00 13.00 wib Tim KKN Pangkal Mas Jaya berbincang, berdialog dengan Bupati Mesuji dan Camat Mesuji Timur.

Jumat 19 Feb 2016 jam 16.30 – 17.30 wib dua mahasiswa KKN plus 22 murid sekolah berkunjung ke rumah Ibu Maryati mempelajari pembuatan tempe biji karet dan pembinaan pembuatan kacang biji karet. Sorenya jam 17.30 – 18.00 wib dicari lagi biji karet. Ahad 21 Feb 2016 jam 13.30 – 16.30 wib di rumah Ibu Maryati diadakan pembinaan pembuatan tempe biji karet dan kacang biji karet bersama dua mahasiswa KKN dan 18 ibu-ibu PKK setempat. Sorenya jam 17.00 – 18.00 wib tiga mahasiswa KKN plus ke-18 ibu-ibu tersebut pergi ke rumah-rumah warga desa untuk membagi-bagi biji karet untuk diolah menjadi tempe dan kacang.

Senin 22 Feb 2016 jam 18.30 – 19.30 wib mengolah memasak tempe /kacang biji karet hasil produksi buatan ibu-ibu PKK desa setempat bersama enam mahasiswa KKN. Inilah puncak rentetan proses produksi tempe dan kacang yang khas, menurut Litbang Kementan, biji karet berpotensi sebagai produk olahan tempe yang bergizi. Kandungan protein tempe biji karet juga lebih tinggi dari tempe tradisional dari kacang kedelai.

Menurut Wikipedia (https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=8&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwijpbjhucLLAhVBUo4KHXn-Df4QFghDMAc&url=https%3A%2F%2Fid.wikipedia.org%2Fwiki%2FTempe&usg=AFQjCNFb3zO3eB9iMzzOsmmzx-iK3jr4VA), tempe biji karet (Hevea brasiliensis) ditemukan (pertama kali) di Sragen (Prov Jawa Tengah). Bahkan biji karet bisa dibuat menjadi DAGE (http://www.mangyono.com/2014/06/cara-membuat-dage-biji-karet-untuk-di-konsumsi.html) dan ES KRIM (http://forum.kompas.com/threads/270701-Renyahnya-Es-Krim-dari-Biji-Karet). Bahkan menurut BIKA (biji karet) bisa diolah menjadi emping dan tepung serta ENERGI ALTERNATIF seperti briket (arang?), bio-kerosin, bio-pelet, bio-diesel, info selengkapnya di URL http://marthchristian.blogspot.co.id/p/blog-page.html

Dage biji karet adalah biji karet yang difermentasi selanjutnya menjadi masakan olahan yang banyak dikenal di Jawa Barat khususnya di Subang tepatnya Kecamatan Pagaden Barat. Ini saran dari Mang Yono:

Pertama: Biji – biji karet dikupas dengan cara memecahkan cangkangnya, dengan menggunakan palu atau alat lain.

Kedua: Biji karet setelah selesai dikupas dari cangkangnya langsung direbus ini perebusan awal selama 45 menit pada suhu 100°C sampai empuk.

Ketiga: Diteruskan dengan perendaman dalam air statis yang diganti setiap 3 jam sekali selama perendaman kurang lebih  2 – 4 hari. Nah selesai dah pembuatan Dage Karetnya.

Pengeluaran Minimal Mhs KKN

Dulu pernah ada universitas memberikan uang (operasional) praktik untuk tiap mahasiswa-nya yang ber-kkn agar tidak kekurangan biaya dengan menyelenggarakan Tabungan KKN.

nabung_kkn_web

Kampus tersebut telah menerapkan tabungan kkn di bank bagi para mahasiswanya yang akan dicairkan utuh ketika ybs ber-kkn. Mekanisme tabungan ini pantas ditiru. Sedangkan paradigma baru ber-kkn adalah sebaiknya para mahasiswa meminimalkan pengeluaran di lokasi kkn karena filosofi kerja nyata adalah mendapatkan hasil /penerimaan bukannya kegagalan /banyaknya pengeluaran. Inilah barang kali yang melatar-belakangi nasihat tatkala sidak BP KKN ke pondokan kkn di Desa Tanjung Mas Makmur. Nasihat itu meminta kalkulasi pengeluaran mahasiswa dalam setiap program kkn yang terlaksana.

Pengertian DPL, nasihat itu untuk mencari nilai rupiah dari setiap program kkn yang terlaksana. Oleh karena itu RASP mem-posting dokumen dulu ketika ber-kkn di Tegal Pingen, Purbalingga. DPL membebaskan para mahasiswa menganut versi mana yang akan dikerjakan. Perlu dihitung volume rupiah dari para tenaga kerja yang terlibat dan volume rupiah dari bahan (misalnya non tanah liat, example gentong, kendi, kuali).

Sejak pertengahan tahun 2023 RASP diberhentikan sebagai DPL. Jadi RASP menuntaskan partisipasinya sebagai DPL di awal tahun 2023. Kini RASP tinggal menuangkan pengalaman-nya dalam tulisan.