{"id":324,"date":"2012-10-16T08:07:03","date_gmt":"2012-10-16T08:07:03","guid":{"rendered":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/?p=324"},"modified":"2013-01-09T07:39:46","modified_gmt":"2013-01-09T07:39:46","slug":"pendalaman-materi-hama-penting-tanaman-khusus-mahasiswa-peserta-kuliah-agt-305","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/2012\/10\/16\/pendalaman-materi-hama-penting-tanaman-khusus-mahasiswa-peserta-kuliah-agt-305\/","title":{"rendered":"Pendalaman Materi Hama Penting Tanaman (Khusus mahasiswa peserta kuliah AGT 305)"},"content":{"rendered":"<p align=\"center\"><strong>PENDALAMAN MATERI HAMA PENTING TANAMAN<!--more--><\/strong><\/p>\n<p align=\"center\">(Persiapan Ujian I)<\/p>\n<p align=\"center\">Dosen: Hamim Sudarsono<!--more--><\/p>\n<p><strong>Materi\/topik kajian:<\/strong><\/p>\n<p>(1)\u00a0 Strategi perkembangan serangga (r vs K \u2013 strategy)<\/p>\n<p>(2)\u00a0 Kajian Historis Hama Penting di Dunia: Kumbang Kentang Colorado (KKC), kasus resistensi insektisida, agroekosistem.<\/p>\n<p>(3)\u00a0 wereng batang coklat (<em>Nilaparvata lugens)<\/em>: kasus biotipe, VUTW, resurjensi, ledakan hama sekunder<\/p>\n<p>(4)\u00a0 Kajian hama penggerek batang padi dan penggerek batang tebu<\/p>\n<p>(5)\u00a0 Kajian hama penting ulat kantong &amp; ulat api (Kelapa sawit)<\/p>\n<p>(6)\u00a0 Kajian ha\u00a0 ma penting Othoptoptera: Belalang kembara.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><strong>Pertanyaan pemandu:<\/strong><\/p>\n<p><strong>Benar atau Salah:<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Kumbang kentang Colorado (<em>Leptinotarsa decemlineata<\/em> [Say]) merupakan hama perusak tanaman kentang paling penting di dunia.<\/li>\n<li>Kumbang kentang Colorado (<em>Leptinotarsa decemlineata<\/em> [Say]) hanya merusak tanaman kentang.<\/li>\n<li>A. Kumbang kentang Colorado hanya ditemukan di benua Amerika Utara.<\/li>\n<li>Perilaku Kumbang Kentang Colorado tidak cocok untuk hidup pada lingkungan yang tidak stabil.<\/li>\n<li>Luas serangan hama wereng coklat (WBC) tertinggi di Indonesia terjadi antara tahun 1974 hingga 1979.<\/li>\n<li>Kerusakan tanaman akibat serangan hama wereng disebut \u201c<em>hopperburn\u201d.<\/em><\/li>\n<li>Wereng batang coklat (WBC) dan wereng punggung putih tergolong di dalam famili Cicadellidae.<\/li>\n<li>Hama belalang kembara merupakan hama baru di Indonesia.<\/li>\n<li>Ulat api menyukai daun kelapa sawit tua dan ngengatnya aktif pada siang hari.<\/li>\n<li>Bagian tubuh dewasa jantan ulat kantong kebanyakan mereduksi dan tidak mampu terbang.<\/li>\n<li>Serangga betina ulat kantong memiliki sayap dan akan mencari betina karena bau feromon yang dikeluarkan betina untuk menarik serangga jantan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jawablah dengan singkat:<\/strong><\/p>\n<p>(1)\u00a0\u00a0\u00a0 Apa ciri-ciri serangga yang mempunyai pola perkembangbiakan r-strategies dan K-strategis.<\/p>\n<p>(2)\u00a0\u00a0\u00a0 Apa perbedaan tipe habitat\/ekosistem\/tanaman yang sesuai untuk masing-masing tipe di atas.<\/p>\n<p>(3)\u00a0\u00a0\u00a0 Berikan masing-masing 4 contoh dari tipe r-strategies dan K-strategies.<\/p>\n<p>(4)\u00a0\u00a0\u00a0 Jelaskan secara singkat fenomena tetjadinya eksplosi hama wereng coklat di Indonesia.<\/p>\n<p>(5)\u00a0\u00a0\u00a0 Jelaskan dengan singkat beberapa keunikan kasus penting fenomena hama kumbang kentang Kolorado.Terhadap insektisida apakah pertama kali tercatat KKC menjadi resisten?\u00a0 Pada tahun berapa ini terjadi? Jelaskan Mengapa KKC mempunyai kemampuan yang sangat baik dalam beradaptasi dengan insektisida?<\/p>\n<p>(6)\u00a0\u00a0\u00a0 KKC dilaporkan telah resisten dengan berbagai jenis insektisida. Sebutkan kelompok insektisida apa saja!<\/p>\n<p>(7)\u00a0\u00a0\u00a0 Apa keistimewan KKC sehingga dibahas di kelas ini?<\/p>\n<p>(8)\u00a0\u00a0\u00a0 Contoh kasus yang sangat representatif dari fenomena biotipe terdapat pada wereng batang coklat (WBC)!\u00a0 Deskripsikan dengan singkat kasus eksplosi WBC di Indonesia berkaitan dengan fenomena biotipe serangga!\u00a0 Beberapa kata kunci yang mungkin perlu digunakan dalam deskripsi ini<strong>: varietas padi, ledakan hama sekunder, monokultur, perubahan iklim mikro hamparan, VUTW, strategi-r <\/strong><\/p>\n<p>(9)\u00a0 Mengapa WBC oleh Baehaki (2008) disebut sebagai hama laten?<\/p>\n<p>(10) Apakah yang dimaksud dengan biotipe (kasus WBC)?<\/p>\n<p>(11) Jelaskan dengan singkat proses terjadinya biotipe pada WBC.<\/p>\n<p>(12) Jelaskan faktor-faktor yang mendukung perkembangan populasi WBC.<\/p>\n<p>(13) Tahun berapakah asumsi biotipe 0 WBC terjadi?\u00a0 Tahun berapa selanjutnya terbentuk biotipe 1, 2, dan 3? Pada varietas pada apa saja?<\/p>\n<p>(14) Selain menyebabkan kerusakan langsung pada tanaman, WBC juga merupakan vektor penyakit tanaman.\u00a0 Penyakit apa sajakah ini?<\/p>\n<p>(15) Diduga eksplosi hama belalang kembara yang terjadi di Sumbagsel pada tahun 1998 berhubungan dengan kondisi iklim di wilayah ini.\u00a0 Jelaskan bagaimana kondisinya sehingga menyebabkan terjasinya eksplosi hama belalang kembara.<\/p>\n<p>(16) Kemunculan jenis WBC makroptera terdapat pada tanaman padi muda dan yang masih sehat.<\/p>\n<p>(17) Apakah yang dimaksud dengan ambang gregarisasi pada belalang kembara?\u00a0 Berikan beberapa contohnya.\u00a0 Faktor apa saja yang memicu terbentuknya fase gregarius pada belalang kembara.<\/p>\n<p>(18) Jelaskan perbedaan antara fase soliter, transien, dan gregarius pada belalang kembara.<\/p>\n<p>(19) Apakah perbedaan ciri morfologis yang menyolok pada masing-masing fase belalang kembara di atas?<\/p>\n<p>(20) Sebutkan tujuh spesies yang pernah ditemukan pada tanaman kelapa sawit.\u00a0 Spesies manakah yang paling merusak kelapa sawit.<\/p>\n<p>(21) Apa kendala utama pengendalian hama ulat kantong pada kelapa sawit?\u00a0 Bagaimana alternatif-alternatif solusinya?<\/p>\n<p>(22) Sebutkan beberapa jenis predator, parasitoid, dan patogen yang mampu mengendalikan populasi ulat kantong hama kelapa sawit.<\/p>\n<p>(23) Sebutkan 6 jenis penggerek batang padi di Indonesia.<\/p>\n<p>(24) Apakah perbedaan prinsip antara kupu-kupu dan ngengat?\u00a0 Apakah mereka berada pada Ordo yang sama? Apakah mereka berada pada famili yang sama?<\/p>\n<p>(25) Jelaskan dengan singkat cara pengendalian penggerek batang padi di Indonesia.<\/p>\n<p>(26) Bagaimanakah cara pengendalian penggerek batang dan penggerek pucuk tebu diterapkan di PT GMP Lampung?<\/p>\n<p>(27) Musuh alami apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk pengendalian penggerek batang dan penggerek pucuk tebu?<\/p>\n<p><strong>\u00a0Tuliskan dengan isian yang sesuai pada bagian yang kosong! <\/strong><\/p>\n<table border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\"><strong>No.<\/strong><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\"><strong>Nama Umum<\/strong><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><strong>Nama Ilmiah<\/strong><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><strong>Famili<\/strong><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><strong>Ordo<\/strong><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><strong>Tanaman Inang<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\">\n<p align=\"center\">(A)<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\">\n<p align=\"center\">(B)<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\">\n<p align=\"center\">(C)<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\">\n<p align=\"center\">(D)<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\">\n<p align=\"center\">(E)<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">1.<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\">Kumbang kentang Colorado<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>Leptionotarsa decemlineata<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\">\n<p align=\"center\">Chrysomelidae<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\">Coleoptera<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\">Kentang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">2<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\">Wereng (Batang Coklat)<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>Nilaparvata lugens<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">3<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\">Penggerek batang padi bergaris<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>Nepotetix sp.<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">4<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\">Penggerek batang padi berkilat<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">5<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\">Ulat kantong (hama kelapa sawit)<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>\u00a0<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">6<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\">Penggerek batang tebu<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>\u00a0<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">7<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\">Ulat api (hama kelapa sawit)<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>\u00a0<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">8<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\">Belalang kembara<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>\u00a0<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">9<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>Scirpophaga nivella<\/em><em><\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">10<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>Setora nitens<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\">11<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>Mahasena corbetti<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"43\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"170\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"99\"><em>\u00a0<\/em><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"100\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"88\"><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"126\"><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENDALAMAN MATERI HAMA PENTING TANAMAN<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-324","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hama-penting-tanaman"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/324"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=324"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/324\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/hamim\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}