Catatan Proses Pembimbingan Karya Ilmiah (Penulisan Laporan Praktik Umum, Skripsi, Tesis, Disertasi)

  1. Mahasiswa harus menulis karya ilmiah dengan cermat dan sedapat mungkin mengikuti ketentuan-ketentuan yang ada dalam PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia). Hindarkan kesalahan-kesalahan tipografi, kesalahan ejaan, dsb. Ketika karya ilmiah diserahkan kepada dosen pembimbing, usahakan tidak banyak lagi kesalahan pengetikan (tipografi) dan kesalahan ejaan. PUEBI terbaru dapat diunduh di sini atau dapat dibuka melalui PUEBI Daring.
  2. Kesalahan substansi, kesalahan struktur kalimat, dan kesalahan struktur paragraf akan diperbaiki oleh dosen pembimbing, tetapi kalau terlalu banyak kesalahan tipografi dan ejaan maka proses pembimbingan akan lama. Tulisan akan dikembalikan kepada mahasiswa sampai kesalahan-kesalahan tipografi dan ejaan dapat ditoleransi.
  3. Draft karya ilmiah mahasiswa Universitas Lampung yang diserahkan kepada dosen pembimbing harus sesuai dengan aturan Penulisan Karya Ilmiah Universitas Lampung.
  4. Untuk akurasi perujukan referensi dan penulisan daftar pustaka, gunakan aplikasi managemen referensi yang tersedia secara gratis di internet, misalnya Mendeley (https://www.mendeley.com) atau Zotero (https://www.zotero.org).
  5. Agar memudahkan dalam pengetikan karya ilmiah, pada aplikasi MS Word gunakan style yang berbeda-beda untuk judulsubjudul, dan sub-subjudul sehingga pembuatan daftar isi lebih mudah dan akurat. Gunakan sistem penomoran yang sistematis (lihat Panduan Karya Ilmiah Universitas Lampung). Cara membuat dan memodifikasi style dalam aplikasi MS Word banyak tersedia di internet, misalnya:
  1. Sebaiknya seluruh isi karya ilmiah (dari Pendahuluan hingga akhir bagian) diketik dalam satu file. Untuk memudahkan navigasi dalam pengetikan, pada aplikasi MS Word gunakan Navigation Pane (klik Viewcontreng Navigation Pane). Cara ini berlaku jika pengetikan sudah menggunakan sistem styles dalam MS Word.
  2. Bagian sampul depan (cover), halaman pengesahan, halaman persembahan, dan daftar isi sebaiknya dibuat pada satu file terpisah. File isi dan sampul depan ditempatkan pada satu folder pada komputer sehingga kedua file dapat ditautkan dengan mudah untuk membuat daftar isi secara otomatis. Gunakan fasilitas pembuatan daftar isi secara otomatis yang tersedia pada MS Word agar nomor halaman daftar isi selalu sama dengan halaman yang sesungguhnya pada bagian isi makalah. Untuk membuat daftar isi secara otomatis dari beberapa file yang berbeda dapat dipelajari pada link ini: membuat daftar isi secara otomatis atau video cara membuat daftar isi otomatis.
  3. Jika mahasiswa memiliki fasilitas internet, usahakan menggunakan GoogledriveDropboxatau jasa penyimpanan dokumen lainnya agar jika sewaktu-waktu terjadi kehilangan atau kerusakan komputer dan flashdisk masih ada cadangan.
  4. Pelajari cara menggunakan fasilitas Review dan Track Changes  dalam aplikasi MS Word. Sebagian dosen (termasuk saya sebagai pembimbing) menggunakan fasilitas ini untuk merevisi karya ilmiah mahasiswa.
  5. Jika mengirim file makalah kepada dosen melalui email, jangan lupa menuliskan subyek dan pengantarnya. Jangan hanya mengirim file tanpa subyek dan pengantar.