{"id":166,"date":"2011-02-09T16:05:54","date_gmt":"2011-02-09T16:05:54","guid":{"rendered":"http:\/\/gigihfordanama.wordpress.com\/?p=166"},"modified":"2012-08-08T00:14:11","modified_gmt":"2012-08-08T00:14:11","slug":"how-to-build-data-centre-within-qnap-nas-nfs-freebsd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/2011\/02\/09\/how-to-build-data-centre-within-qnap-nas-nfs-freebsd\/","title":{"rendered":"How to Build Data Centre, Within QNAP, NAS, NFS, FREEBSD"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>Network File System<\/strong><\/em> disingkat <strong>NFS<\/strong>) adalah sebuah kumpulan <a title=\"Protokol\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Protokol\">protokol<\/a> yang digunakan untuk mengakses beberapa <a title=\"Sistem berkas\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sistem_berkas\">sistem berkas<\/a> melalui <a title=\"Jaringan\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Jaringan\">jaringan<\/a>. Spesifikasi NFS didefinisikan dalam <a href=\"http:\/\/tools.ietf.org\/html\/rfc1094\">RFC 1094<\/a>, dan saat ini telah mencapai versi 3 yang didefinisikan dalam <a href=\"http:\/\/tools.ietf.org\/html\/rfc1813\">RFC 1813<\/a>. NFS merupakan sebuah sistem berkas terdistribusi yang dikembangkan oleh <a title=\"Sun Microsystems\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sun_Microsystems\">Sun Microsystems Inc.<\/a> pada awal dekade <a title=\"1980\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1980\">1980<\/a>-an yang menjadi standar <em>de facto<\/em> dalam urusan sistem berkas terdistribusi. NFS didesain sedemikian rupa untuk mengizinkan pengeksporan sistem berkas terhadap jaringan yang heterogen (yang terdiri dari sistem-sistem operasi yang berbeda dan platform yang juga berbeda). Teknologi NFS ini dilisensikan kepada lebih dari 200 vendor komputer dan jaringan, dan telah dibuat implementasinya pada banyak platform dan sistem operasi, termasuk di antaranya adalah <a title=\"UNIX\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/UNIX\">UNIX<\/a>, <a title=\"GNU\/Linux\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/GNU\/Linux\">GNU\/Linux<\/a>, <a title=\"Microsoft Windows\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Microsoft_Windows\">Microsoft Windows<\/a>, dan lingkungan <a title=\"Mainframe\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Mainframe\">mainframe<\/a>.<!--more--><\/p>\n<p>NFS dapat mengizinkan klien-klien untuk menemukan dan mengakses berkas yang disimpan di dalam server jaringan jarak jauh. Memang, desain awal spesifikasi NFS dikhususkan untuk penggunaan dalam <a title=\"LAN\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/LAN\">jaringan lokal (LAN)<\/a> dan tidak dioptimalkan untuk penggunaan dalam <a title=\"WAN\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/WAN\">WAN<\/a>. Tapi, versi NFS 3 yang digunakan saat ini dapat digunakan dalam jaringan <a title=\"WAN\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/WAN\">WAN<\/a>, sebaik ketika ia bekerja di dalam LAN. Fitur-fitur yang dimiliki oleh NFS versi 3 adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Mendukung ukuran berkas hingga satuan <a title=\"Terabyte\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Terabyte\">Terabyte<\/a>, dengan menggunakan indikator ukuran berkas hingga <a title=\"64-bit (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=64-bit&amp;action=edit&amp;redlink=1\">64-bit<\/a> (pada versi sebelumnya, hanya mengimplementasikan indikator ukuran berkas hingga <a title=\"32-bit\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/32-bit\">32-bit<\/a> saja, sehingga total ukuran berkas maksimum adalah 4 gigabyte).<\/li>\n<li>Ukuran maksimum paket data yang didukung adalah 64 Kilobyte (pada versi sebelumnya, hanya mencapai 8 KB untuk tiap paketnya, sehingga lebih lama dalam melakukan transfer data dari satu host ke host lainnya yang menjalankan NFS).<\/li>\n<li>Dapat memilih apakah hendak menggunakan protokol lapisan transport <a title=\"UDP\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/UDP\">UDP<\/a> atau <a title=\"TCP\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/TCP\">TCP<\/a> (pada versi sebelumnya, NFS hanya menggunakan protokol lapisan transport <a title=\"UDP\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/UDP\">UDP<\/a> sehingga kurang bagus diimplementasikan dalam jaringan <a title=\"WAN\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/WAN\">WAN<\/a>)<\/li>\n<li>Server dapat melakukan penge-<em>cache<\/em>-an terhadap request yang dilakukan oleh klien.<\/li>\n<\/ul>\n<p>NFS menggunakan arsitektur protokol jaringan berlapis (<em>layered protocol<\/em>) yang dibuat berdasarkan <a title=\"OSI Reference Model\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/OSI_Reference_Model\">model referensi jaringan OSI<\/a>, seperti yang ditunjukkan dalam tabel berikut.<\/p>\n<table border=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<th>Lapisan OSI<\/th>\n<th>Protokol NFS<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Physical Layer<\/td>\n<td>Apa saja (yang digunakan secara umum adalah <a title=\"Ethernet\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Ethernet\">Ethernet<\/a>)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Data-link Layer<\/td>\n<td>Apa saja (yang digunakan secara umum adalah <a title=\"Ethernet\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Ethernet\">Ethernet<\/a>)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Network Layer<\/td>\n<td><a title=\"Internet Protocol\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Internet_Protocol\">Internet Protocol<\/a> (IP)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Transport Layer<\/td>\n<td><a title=\"User Datagram Protocol\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/User_Datagram_Protocol\">User Datagram Protocol<\/a> (UDP) atau <a title=\"Transmission Control Protocol\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Transmission_Control_Protocol\">Transmission Control Protocol<\/a> (TCP)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Session Layer<\/td>\n<td><a title=\"Remote Procedure Call (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Remote_Procedure_Call&amp;action=edit&amp;redlink=1\">Remote Procedure Call<\/a> (RPC) Protocol<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Presentation Layer<\/td>\n<td><a title=\"External Data Representation (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=External_Data_Representation&amp;action=edit&amp;redlink=1\">External Data Representation<\/a> (XDR) Protocol<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Application Layer<\/td>\n<td>Network File System (NFS) dan <a title=\"Network Information System\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Network_Information_System\">Network Information System<\/a> (NIS)<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>NFS diimplementasikan sebagai sebuah sistem <a title=\"Client\/server\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Client\/server\">client\/server<\/a> yang menggunakan perangkat lunak <strong>NFS server<\/strong> dan <strong>NFS client<\/strong> yang berjalan di atas <em><a title=\"Workstation (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Workstation&amp;action=edit&amp;redlink=1\">workstation<\/a><\/em>. NFS Server akan menggunakan protokol NFS untuk mengekspor sistem berkas yang dimilikinya kepada klien NFS agar dapat dibaca ole klien, seolah-olah sistem berkas <em>remote<\/em> tersebut merupakan sistem berkas yang dimiliki oleh klien secara lokal.<\/p>\n<p>NFS umumnya menggunakan protokol <a title=\"Remote Procedure Call (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Remote_Procedure_Call&amp;action=edit&amp;redlink=1\">Remote Procedure Call (RPC)<\/a> yang berjalan di atas <a title=\"UDP\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/UDP\">UDP<\/a> dan membuka <a title=\"Port UDP\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Port_UDP\">port UDP<\/a> dengan <a title=\"Port number (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Port_number&amp;action=edit&amp;redlink=1\">port number<\/a> 2049 untuk komunikasi antara klien dan server di dalam jaringan. Klien NFS selanjutnya akan mengimpor sistem berkas remote dari server NFS, sementara server NFS mengekspor sistem berkas lokal kepada klien. Mesin-mesin yang menjalankan perangkat lunak NFS server dapat saling berhubungan dengan perangkat lunak NFS server untuk membaca, menulis, memodifikasi, menghapus berkas dan direktori yang berada di dalam server dengan menggunakan request RPC seperti halnya READ, WRITE, CREATE, dan MKDIR. Berkas dan direktori remote akan seolah-olah terlihat sebagai berkas lokal bagi pengguna. Sebelum dapat mengakses berkas remote di dalam struktur direktori dalam sistem berkas UNIX dari dalam NFS Server, administrator harus melakukan mounting terlebih dahulu bagian dari sistem berkas UNIX lokal yang akan dibuat dapat diakses oleh klien dan menetapkan izin akses terhadap berkas atau direktori.<\/p>\n<p>NFS umumnya digunakan dalam platform-platform <a title=\"UNIX\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/UNIX\">UNIX<\/a>, sementara <a title=\"Windows\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Windows\">Windows<\/a> menggunakan protokol berbagi-berkas yang disebut sebagai <a title=\"Server Message Block\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Server_Message_Block\">Server Message Block<\/a> (SMB), sehingga dua sistem tersebut aslinya tidak kompatibel satu sama lainnya. Agar dapat saling mendukung, dalam sistem UNIX harus diinstalasikan klien protokol <a title=\"Server Message Block\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Server_Message_Block\">SMB<\/a> semacam <a title=\"SAMBA\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/SAMBA\">SAMBA<\/a> atau menginstalasikan klien protokol NFS dalam sistem operasi UNIX, yang dapat diperoleh dari beberapa vendor. <a title=\"Microsoft\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Microsoft\">Microsoft<\/a> menyediakan <em><strong>Windows Services for Unix<\/strong><\/em> (SFU) yang dapat digunakan dalam <a title=\"Sistem operasi\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sistem_operasi\">sistem operasi<\/a> <a title=\"Windows 2000\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Windows_2000\">Windows 2000 Server<\/a>, dan <a title=\"Windows Server 2003\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Windows_Server_2003\">Windows Server 2003<\/a> sebagai perangkat lunak klien protokol NFS, sehingga menjadikan sistem Windows dapat berinteroperasi dengan sistem NFS dalam sistem operasi UNIX. Selain SFU, beberapa vendor lainnya juga membuat implementasi NFS dalam platform Windows, seperti halnya <strong>NetManage<\/strong> dengan <strong>ChameleonNFS<\/strong>, <strong>Hummingbird International<\/strong> dengan <strong>NFS Maestro<\/strong>, dan masih banyak lainnya.<\/p>\n<p>Taken from WIKI NFS<\/p>\n<p>Nah sekarang kita lanjut bagaimana mengimplemetasikan\u00a0 NFS untuk keperluan\u00a0 Data Centre di Lingkungan Kerja kita.<\/p>\n<ul>\n<li> Alat Dan Bahan<\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li>NAS SERVER, saya pake seri NASBF7B70 QNAP TURBO support RAID 6, bisa digantikan dengan yang lain. NAS hanya di Fungsikan sebagai media penyimpanan data<\/li>\n<\/ol>\n<p>2. Server yang dipastikan\u00a0 sudah running FreeBSD<\/p>\n<ul>\n<li> Metode Pengerjaan<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote>\n<ul>\n<li> RTFM<\/li>\n<li> Jajal<\/li>\n<li> Jajal dan jajal hingga tuntas..<\/li>\n<\/ul>\n<\/blockquote>\n<p>Langkah pengerjaan<\/p>\n<ol>\n<li>Pastikan anda sudah membeli NAS apakah netAPP atau Qnap atau produk lainnya, screenshot dibawah adalah tampilah dari Turbo QNAP NAS 6<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/sphotos.ak.fbcdn.net\/hphotos-ak-snc4\/hs107.snc4\/35699_407508237821_787407821_4337088_4943083_n.jpg\" border=\"0\" alt=\" \" width=\"552\" height=\"441\" align=\"bottom\" \/><\/li>\n<li>Saya asumsikan\u00a0 bahwa anda sudah membeli QNAP,<\/li>\n<li>Masuk ke System , kemudian buatlah account user, pilih\u00a0 linierd system disk RAID Mode agar seluruh hardisk bisa digunakan secara total dan terpisah, jika ingin membuat 1 partisi secara total ada baik nya menggunakan mode RAID6 , kelebihannya data digabungkan dalam satu partisi , kekurangannya dari 6 hardisk yang digunakan hanya 4 yg bisa digunakan 2 hardisk sisanya digunakan sebagai backup jika terjadi crash. yah terserah anda mau pilih mode RAID yang mana<\/li>\n<li>Setelah anda buat USER, pastikan bahwa user tersebut sudah memiliki akses NFS pada partisinya.<\/li>\n<\/ol>\n<blockquote>\n<ul>\n<li>Pindah ke server FreeBSD, untuk mengaktifkan NAS Client<\/li>\n<\/ul>\n<\/blockquote>\n<p><em> pastikan file<strong> \/etc\/rc.conf<\/strong> mengandung\u00a0\u00a0 perintah berikut<\/em><\/p>\n<p><em><br \/>\nnfs_client_enable=&#8221;YES&#8221; # This host is an NFS client (or NO).<br \/>\nnfs_client_flags=&#8221;-n 4&#8243; # Flags to nfsiod (if enabled). <\/em><br \/>\nMounting data<br \/>\no <strong><em>unila-inherent-gtw# mount -v 192.168.1.111:\/serv2 \/mnt\/serv2<\/em><\/strong><br \/>\n192.168.1.11:\/serv2 on \/mnt\/serv2 (nfs, fsid 02ff000303000000)<br \/>\no <strong><em>unila-inherent-gtw# mount -v 192.168.1.111:\/serv3 \/mnt\/serv3<\/em><\/strong><br \/>\n192.168.1.11:\/serv3 on \/mnt\/serv3 (nfs, fsid 03ff000303000000)<br \/>\no <em><strong>unila-inherent-gtw# mount -v 192.168.1.111:\/serv4 \/mnt\/serv4<\/strong><\/em><br \/>\n192.168.1.11:\/serv4 on \/mnt\/serv4 (nfs, fsid 04ff000303000000)<br \/>\no <em><strong>unila-inherent-gtw# mount -v 192.168.1.111:\/serv5 \/mnt\/serv5<\/strong><\/em><br \/>\n192.168.1.11:\/serv5 on \/mnt\/serv5 (nfs, fsid 05ff000303000000)<br \/>\no <em><strong>unila-inherent-gtw# mount -v 192.168.1.111:\/serv6 \/mnt\/serv6<\/strong><\/em><br \/>\n192.168.1.11:\/serv6 on \/mnt\/serv6 (nfs, fsid 06ff000303000000)<br \/>\nPeriksa apakah data sudah dimounting dengan baik<br \/>\n<em><strong> o unila-inherent-gtw# df -h<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Filesystem Size Used Avail Capacity Mounted on<br \/>\n\/dev\/ad4s1a 989M 592M 318M 65% \/<br \/>\ndevfs 1.0K 1.0K 0B 100% \/dev<br \/>\n\/dev\/ad4s1g 61G 7.2G 49G 13% \/diskd1<br \/>\n\/dev\/ad4s1h 60G 25G 30G 45% \/diskd2<br \/>\n\/dev\/ad4s1d 989M 314K 910M 0% \/tmp<br \/>\n\/dev\/ad4s1e 79G 72G 1.5G 98% \/usr<br \/>\n\/dev\/ad4s1f 19G 7.3G 11G 41% \/var<br \/>\n192.168.1.111:\/serv1 1.8T 196M 1.8T 0% \/mnt\/serv1<br \/>\n192.168.1.111:\/serv2 1.8T 195M 1.8T 0% \/mnt\/serv2<br \/>\n192.168.1.111:\/serv3 1.8T 195M 1.8T 0% \/mnt\/serv3<br \/>\n192.168.1.111:\/serv4 1.8T 195M 1.8T 0% \/mnt\/serv4<br \/>\n192.168.1.111:\/serv5 1.8T 195M 1.8T 0% \/mnt\/serv5<br \/>\n192.168.1.111:\/serv6 1.8T 195M 1.8T 0% \/mnt\/serv6<br \/>\n<em><strong>unila-inherent-gtw#<\/strong><\/em><br \/>\nYak jika sudah tampil seperti diatas maka NFS sudah berjalan dengan Baik<\/p>\n<p>Terakhir supaya NFS dibooting permanent anda perlu menambah kan perintah berikut di file <strong>\/etc\/fstab <\/strong><\/p>\n<blockquote>\n<blockquote><p># Device\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mountpoint\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 FStype\u00a0 Options\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dump\u00a0\u00a0\u00a0 Pass#<br \/>\n\/dev\/ad4s1b\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 none\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 swap\u00a0\u00a0\u00a0 sw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0<br \/>\n\/dev\/ad4s1a\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ufs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 1\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 1<br \/>\n\/dev\/ad4s1g\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/diskd1\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ufs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2<br \/>\n\/dev\/ad4s1h\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/diskd2\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ufs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2<br \/>\n\/dev\/ad4s1d\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/tmp\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ufs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2<br \/>\n\/dev\/ad4s1e\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/usr\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ufs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2<br \/>\n\/dev\/ad4s1f\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/var\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ufs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2<br \/>\n\/dev\/acd0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/cdrom\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 cd9660\u00a0 ro,noauto\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0<\/p>\n<p><em><strong>192.168.1.11:\/serv1\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/mnt\/serv1\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 nfs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0<br \/>\n192.168.1.11:\/serv2\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/mnt\/serv2\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 nfs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0<br \/>\n192.168.1.11:\/serv3\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/mnt\/serv3\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 nfs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0<br \/>\n192.168.1.11:\/serv4\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/mnt\/serv4\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 nfs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0<br \/>\n192.168.1.11:\/serv5\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/mnt\/serv5\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 nfs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0<br \/>\n192.168.1.11:\/serv6\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \/mnt\/serv6\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 nfs\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 rw\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 0<\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<\/blockquote>\n<p>5. OO IYA.. SI QNAP ini juga support IPv6 lhooooooooooo, ntar kapan2 tak jajal performance nya bigimana kalo<\/p>\n<p>dia running di IPv6<\/p>\n<p>6. Beres<br \/>\n7. Selesai&#8230;&#8230;<br \/>\n8. Tinggal sholat Zuhur dulu deh&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Network File System disingkat NFS) adalah sebuah kumpulan protokol yang digunakan untuk mengakses beberapa sistem berkas melalui jaringan. Spesifikasi NFS didefinisikan dalam RFC 1094, dan saat ini telah mencapai versi 3 yang didefinisikan dalam RFC 1813. NFS merupakan sebuah sistem berkas terdistribusi yang dikembangkan oleh Sun Microsystems Inc. pada awal dekade 1980-an yang menjadi standar &hellip; <a href=\"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/2011\/02\/09\/how-to-build-data-centre-within-qnap-nas-nfs-freebsd\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;How to Build Data Centre, Within QNAP, NAS, NFS, FREEBSD&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1348,5],"tags":[],"class_list":["post-166","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kiat-sukses-menjadi-seorang-network-engineer-2","category-old-post-dari-unilanet"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=166"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=166"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=166"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=166"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}