{"id":1570,"date":"2011-11-04T08:21:54","date_gmt":"2011-11-04T08:21:54","guid":{"rendered":"http:\/\/gigihfordanama.wordpress.com\/?p=1570"},"modified":"2012-08-08T00:00:46","modified_gmt":"2012-08-08T00:00:46","slug":"marta-mukti-pesu-samata-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/2011\/11\/04\/marta-mukti-pesu-samata-anda\/","title":{"rendered":"Marta Mukti Pesu Samata, Anda ???"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align:justify\">Entah ada angin apa,\u00a0 siang ini ditengah membaca buku System Basis Data\u00a0 tiba tiba teringat dengan Motto angkatan perang republik kita, sebut saja <strong>Jalesveva Jayamahe<\/strong> (Semboyan Angkatan Laut) , <strong>Swa Bhuwana Paksa<\/strong> (Semboyan Angkatan Udara),\u00a0<strong> Kartika Eka Paksi<\/strong> (Semboyan Angkatan Darat), dulu di zaman SD sekitar era tahun 90-an setiap murid wajib mengenal Motto ini, saya dapatkan penjelasan ini kala itu dari Buku <em><strong>Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap<\/strong><\/em> (RPUL)\u00a0 karena memang slogan ini kerap muncul di ujian terutama berkaitan dengan PMP (Pendidikan Moral Pancasila). Kalo tidak salah buku RPUL itu masih rapih tersimpan di rumah saya di Bengkulu sebagai arsip bukti bersejarah pernah mengenyam bangku Sekolah Dasar \ud83d\ude00 .\u00a0 Zaat sekarang mungkin buku RPUL tersebut sudah sangat jarang di temukan, dengan adanya teknologi internet pengetahuan umum tentu saja sangat mudah diperoleh, sebut saja portal <strong>WIKI <\/strong>sangat populer dengan layanan freenya membangun komunitas berbagi Ensiklopedia tentang apapun termasuk Moto yang sudah saya sebutkan tadi telah pula ada kontributor yang menjelaskannya. Coba kita lihat maknanya satu persatu per angkatan perang.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Angkatan Laut (AL) dengan Mottonya Jalesveva Jayamahe<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify\">Disadur dari Wiki , seringkali diterjemahkan dengan kalimat: &#8220;Di Lautan Kita Jaya&#8221;. Sebenarnya ungkapan ini berasal dari <a title=\"Bahasa Sanskerta\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Bahasa_Sanskerta\">Bahasa Sanskerta<\/a>; &#8220;Jales.eva Jayamahe&#8221; dan bisa dianalisa sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>jales.veva terdiri dari dua bagian: jales.u dan eva. Jales.u berasal dari kata dasar <em>jala<\/em> (<a title=\"Maskulinum (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Maskulinum&amp;action=edit&amp;redlink=1\">maskulinum<\/a>) yang berarti <a title=\"Air\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Air\">air<\/a> dan jales.u adalah bentuk <a title=\"Pluralis (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Pluralis&amp;action=edit&amp;redlink=1\">pluralis<\/a>, <a title=\"Lokativus\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Lokativus\">lokativus<\/a> dan secara <a title=\"Harafiah\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harafiah\">harafiah<\/a> bisa diterjemahkan sebagai: &#8220;di air-air&#8221;.<\/li>\n<li>eva adalah sebuah <a title=\"Partikel emfatik (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Partikel_emfatik&amp;action=edit&amp;redlink=1\">partikel emfatik<\/a> dan bisa diterjemahkan dengan kata &#8220;-lah&#8221;.<\/li>\n<li>jayamahe, berasal dari kata kerja (<a title=\"Verbum\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Verbum\">verbum<\/a>), <em>ji<\/em>, yang di<a title=\"Konjugasi\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Konjugasi\">konjugasi<\/a> menurut waktu <a title=\"Presens (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Presens&amp;action=edit&amp;redlink=1\">presens<\/a>, persona ketiga pluaralis dalam modus <a title=\"Indikatif (halaman belum tersedia)\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Indikatif&amp;action=edit&amp;redlink=1\">indikatif<\/a> dan secara harafiah bisa diterjemahkan sebagai: &#8220;kita berjaya&#8221;.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align:justify\">Jadi kalimat ini secara harafiah artinya adalah: <em>&#8220;Di air-airlah kita berjaya!&#8221;<\/em> , Mudah-mudahan gak Cuma di air saja AL Jaya, tapi juga di setiap lini bela bangsa akan selalu jaya.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Angkatan Udara (AU) dengan Mottonya Swa Bhuwana Paksa<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify\">Versi\u00a0 Wiki : Semboyan TNI-AU adalah <a title=\"Bahasa Sansekerta\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Bahasa_Sansekerta\">bahasa Sansekerta<\/a> <em><a title=\"Swa Bhuwana Paksa\" href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Swa_Bhuwana_Paksa\">Swa Bhuwana Paksa<\/a><\/em> yang berarti &#8220;Sayap Pelindung Tanah Airku&#8221;.\u00a0\u00a0 sedangkan versi Pak <a href=\"http:\/\/budhiachmadi.wordpress.com\/2009\/09\/05\/lambang-tni-au-swa-bhuwana-paksa\/\">Budi<\/a>\u00a0\u00a0 Kata kata Swa Bhuana Paksa adalah sumbangan pikiran Prof. Dr. R. Ng. Poerbacaraka, ahli bahasa Sansekerta dan Jawa Kuno, yang bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti \u2018Sayap Tanah Air\u2019.\u00a0\u00a0 Kata Swa, berasal dari kata Sva\u2019 yang berarti \u2018ku sendiri\u2019 (my own).\u00a0\u00a0\u00a0 Kata Bhuana berasal dari kata bhuvana yang artinya \u2018dunia\u2019 atau \u2018tanah air\u2019.\u00a0\u00a0 Kata Paksa (dibaca Paksya), berarti \u2018sayap\u2019 atau \u2018pembela\/pelindung\u2019.\u00a0\u00a0 Dengan demikian, Swa Bhuana Paksa adalah Sayap Tanah Air, Pelindung\/Pembela Tanah Airku.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify\">Yak lagi lagi bahasa Sansekerta digunakan sebagai Motto AU Republib kita.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Angkatan Darat (AD)<\/strong> <strong>dengan Mottonya Kartika Eka Paksi<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify\">Lambang dan semboyan pada panji Angkatan Darat, Kartika = Bintang ; Eka = Satu ; Paksi = Burung, yang berarti burung perkasa tanpa tanding menjunjung cita-cita luhur. Maksudnya Angkatan Darat yang kuat sentosa menjunjung cita-cita luhur, ialah keluhuran nusa dan bangsa dan keprajuritan sejati. Dan lagi lagi bahasa Sansekerta yang menjadi acuan.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify\">Menarik bukan??\u00a0 rupanya sesepuh sesepuh kita\u00a0 zaman dahulu merupakan Filsuf canggih pada zamannya,\u00a0 mereka tetap berpegang pada akar kebudayaan asli menciptakan slogan ringkas nan penuh makna.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify\">Nah sekarang saya akana mencoba membuat sebuah slogan dari bahasa Sansekerta,\u00a0 akhirnya saya menemukan kombinasi\u00a0 &#8220;<em><strong>Marta Mukti Pesu Samata<\/strong><\/em>&#8221; mengacu dari kamus besar Sansekerta di alamat <a href=\"http:\/\/alangalangkumitir.wordpress.com\/kamus-sansekerta-indonesia\/\">http:\/\/alangalangkumitir.wordpress.com\/kamus-sansekerta-indonesia<\/a>, dengan makna sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Marta<\/strong> : <em>Kehidupan<\/em><br \/>\n<strong>Mukti<\/strong> : <em>Mulia<\/em><br \/>\n<strong>Pesu\u00a0<\/strong> : <em>diusahakan dengan sungguh-sungguh<\/em><br \/>\n<strong>Samata<\/strong> : <em>benar<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\">Apabila dirangkai menjadi\u00a0 <strong>&#8220;Kehidupan yang mulia dicapai dengan sungguh-sungguh menegakkan kebenaran&#8221;<\/strong> , yah setidaknya itulah yang terfikir oleh saya saat ini , bagaimana dengan Anda ?????????<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Entah ada angin apa,\u00a0 siang ini ditengah membaca buku System Basis Data\u00a0 tiba tiba teringat dengan Motto angkatan perang republik kita, sebut saja Jalesveva Jayamahe (Semboyan Angkatan Laut) , Swa Bhuwana Paksa (Semboyan Angkatan Udara),\u00a0 Kartika Eka Paksi (Semboyan Angkatan Darat), dulu di zaman SD sekitar era tahun 90-an setiap murid wajib mengenal Motto ini, &hellip; <a href=\"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/2011\/11\/04\/marta-mukti-pesu-samata-anda\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Marta Mukti Pesu Samata, Anda ???&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,1348],"tags":[84,625,672],"class_list":["post-1570","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-blogosphere","category-kiat-sukses-menjadi-seorang-network-engineer-2","tag-apakah-motto-anda","tag-marta-mukti-pesu-samata","tag-motto-di-beberapa-angkatan-kita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1570"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1570"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1570\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/gigih\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}