{"id":32,"date":"2023-10-04T06:15:17","date_gmt":"2023-10-04T06:15:17","guid":{"rendered":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/?p=32"},"modified":"2023-10-04T21:34:42","modified_gmt":"2023-10-04T14:34:42","slug":"pengamat-nilai-pembangunan-jembatan-ke-masjid-al-furqon-tak-sesuai-kebutuhan-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/2023\/10\/04\/pengamat-nilai-pembangunan-jembatan-ke-masjid-al-furqon-tak-sesuai-kebutuhan-publik\/","title":{"rendered":"Pengamat Nilai Pembangunan Jembatan ke Masjid Al-Furqon Tak Sesuai Kebutuhan Publik"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.rmollampung.id\/pengamat-nilai-pembangunan-jembatan-ke-masjid-al-furqon-tak-sesuai-kebutuhan-publik\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/www.rmollampung.id\/uploads\/images\/2022\/12\/image_750x_63aa9b4cc5e79.jpg\" width=\"750\" height=\"421\" \/><\/a>Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berencana membangun jembatan penyeberangan yang menghubungkan gedung parkir menuju Masjid Agung Al-Furqon. Jembatan tersebut dibangun dengan tujuan mempermudah akses menuju tempat ibadah.<\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik, Dodi Faedlulloh menilai pembangunan jembatan penyeberangan itu tidak sesuai dengan kebutuhan publik. Malah terkesan hanya keinginan publik untuk estetika.<\/p>\n<p>\u201cYa kalau kondisinya di lingkungan Pemkot Bandar Lampung sudah memiliki masjid maka tidak urgent jika jembatan penyeberangan tersebut dibangun. Seharusnya meramaikan masjid yang lebih dekat,\u201d kata Dodi Faedlulloh, Minggu (8\/1).<\/p>\n<p>Menurutnya, sebuah kebijakan ataupun program yang dibuat pemerintah dapat ditinjau dari kebutuhan publik atau hanya keinginan publik. Jika kebijakan itu untuk kebutuhan publik maka perlu dijalankan.<\/p>\n<p>\u201cNamun hari ini banyak sekali program pembangunan yang seringkali hanya untuk estetika,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dodi Faedlulloh menyarankan agar pemerintah lebih fokus dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan penangan inflasi pasca kenaikan BBM.<\/p>\n<p>\u201cWalaupun PPKM telah dicabut namun permasalahn turunnya belum usai, sehingga diharapkan pemerintah fokus menyelesaikan hal itu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Perlu diketahui, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan mengaku telah mengalokasikan dana sekitar Rp2 miliar untuk pembangunan jembatan penyeberangan yang terhubung dari lantai tiga gedung parkir hingga halaman Masjid Agung Al-Furqon. Diperkirakan dibangun dengan luas 2-3 meter.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.rmollampung.id\/pengamat-nilai-pembangunan-jembatan-ke-masjid-al-furqon-tak-sesuai-kebutuhan-publik\">https:\/\/www.rmollampung.id\/pengamat-nilai-pembangunan-jembatan-ke-masjid-al-furqon-tak-sesuai-kebutuhan-publik<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berencana membangun jembatan penyeberangan yang menghubungkan gedung parkir menuju Masjid Agung Al-Furqon. Jembatan tersebut dibangun dengan tujuan mempermudah akses menuju tempat ibadah. Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik, Dodi Faedlulloh menilai pembangunan jembatan penyeberangan itu tidak sesuai dengan kebutuhan publik. Malah terkesan hanya keinginan publik untuk estetika. \u201cYa kalau kondisinya di lingkungan Pemkot Bandar Lampung sudah memiliki masjid maka tidak urgent jika jembatan penyeberangan tersebut dibangun. Seharusnya meramaikan masjid yang lebih dekat,\u201d kata Dodi Faedlulloh, &hellip; <a class=\"readmore\" href=\"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/2023\/10\/04\/pengamat-nilai-pembangunan-jembatan-ke-masjid-al-furqon-tak-sesuai-kebutuhan-publik\/\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[9],"class_list":["post-32","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news-interview","tag-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32\/revisions\/33"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}