{"id":202,"date":"2024-04-16T09:57:35","date_gmt":"2024-04-16T02:57:35","guid":{"rendered":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/?p=202"},"modified":"2024-06-28T00:02:36","modified_gmt":"2024-06-27T17:02:36","slug":"obat-dungu-dari-rocky","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/2024\/04\/16\/obat-dungu-dari-rocky\/","title":{"rendered":"Obat Dungu dari Rocky"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-203\" src=\"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2024\/04\/Screenshot-2024-04-16-at-09.55.19-219x300.png\" alt=\"\" width=\"219\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2024\/04\/Screenshot-2024-04-16-at-09.55.19-219x300.png 219w, https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2024\/04\/Screenshot-2024-04-16-at-09.55.19-748x1024.png 748w, https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2024\/04\/Screenshot-2024-04-16-at-09.55.19-768x1052.png 768w, https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2024\/04\/Screenshot-2024-04-16-at-09.55.19-153x210.png 153w, https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2024\/04\/Screenshot-2024-04-16-at-09.55.19.png 1028w\" sizes=\"(max-width: 219px) 100vw, 219px\" \/>Oleh: Dodi Faedlulloh<\/p>\n<p>Membaca karya Rocky Gerung ini seakan mengembalikan memori saya saat menjadi mahasiswa yang sering berjumpa dengan senior-senior yang \u201ckhatam\u201d filsafat. Mereka sering membicarakan banyak hal ihwal, menggugat ini-itu yang sering diterima begitu saja sebagai kebenaran: nasionalisme, pancasila, agama, demokrasi, feminisme dan banyak hal lain melalui diksi-diksi menawan.<\/p>\n<p>Buku ini memuat 85 tulisan Rocky dari tahun 1985 sampai 2018, yang dalam beberapa hal mirip dengan yang sering dulu saya dengar dan tangkap dari diskusi di pojok-pojok kampus. Dengan kata lain, filsafatnya Rocky itu sebenarnya sangat dekat dengan perbincangan sehari-hari di lingkungan kampus. Makanya menjadi situasi yang paradoks bila saat ini ada pihak kampus yang menolak Rocky untuk berbicara di ruang akademik.<\/p>\n<p>Hal yang hebat dari Rocky adalah mampu membawa perbincangan filsafat ini keluar arena kampus, bahkan membawanya ke platform popular. Masyarakat awam pun suka dan mudah menangkap pemikiran-pemikiran Rocky ini, walaupun tentu masih didominasi melalui video, bukan teks karya Rocky.<\/p>\n<p>Oleh karenanya kehadiran buku ini memiliki arti penting bagi yang hendak memahami akar-akar pemikiran Rocky. Bahwa ada konsistensi, keteguhan, dan kesetiaan dari lisan Rocky yang tajam dan tampak sering menyerang kemapanan. Coba saja tulisan-tulisan yang ada dibaca secara acak, sesuai dengan judul yang menarik perhatian kita, maka kita akan menemukan hal yang sama: memperjuangkan akal sehat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Dodi Faedlulloh Membaca karya Rocky Gerung ini seakan mengembalikan memori saya saat menjadi mahasiswa yang sering berjumpa dengan senior-senior yang \u201ckhatam\u201d filsafat. Mereka sering membicarakan banyak hal ihwal, menggugat ini-itu yang sering diterima begitu saja sebagai kebenaran: nasionalisme, pancasila, agama, demokrasi, feminisme dan banyak hal lain melalui diksi-diksi menawan. Buku ini memuat 85 tulisan Rocky dari tahun 1985 sampai 2018, yang dalam beberapa hal mirip dengan yang sering dulu saya dengar dan tangkap dari diskusi di pojok-pojok kampus. Dengan &hellip; <a class=\"readmore\" href=\"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/2024\/04\/16\/obat-dungu-dari-rocky\/\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26,76],"tags":[68,69],"class_list":["post-202","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-book-review","category-captions","tag-filsafat","tag-rocky-gerung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":204,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202\/revisions\/204"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}