{"id":116,"date":"2023-10-04T20:53:05","date_gmt":"2023-10-04T13:53:05","guid":{"rendered":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/?p=116"},"modified":"2023-10-04T21:31:15","modified_gmt":"2023-10-04T14:31:15","slug":"metode-jakarta-sebagai-cetak-biru-formula-penindasan-amerika-serikat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/2023\/10\/04\/metode-jakarta-sebagai-cetak-biru-formula-penindasan-amerika-serikat\/","title":{"rendered":"Metode Jakarta sebagai Cetak Biru Formula Penindasan Amerika Serikat"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_117\" style=\"width: 235px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-117\" class=\"size-medium wp-image-117\" src=\"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-04-at-20.49.29-225x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-04-at-20.49.29-225x300.jpeg 225w, https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-04-at-20.49.29-158x210.jpeg 158w, https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-content\/uploads\/sites\/36\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-04-at-20.49.29.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><p id=\"caption-attachment-117\" class=\"wp-caption-text\">Metode Jakarta | Penerbit Marjin Kiri<\/p><\/div>\n<p>Oleh: Dodi Faedlulloh<\/p>\n<p>Hampir setahun saya tidak membaca tulisan-tulisan tentang peristiwa 1965. Penerbitan Metode Jakarta oleh Marjin Kiri menggugah saya untuk kembali membuka sejarah kelam itu. Metode Jakarta merupakan kisah mencekam tentang bagaimana Amerika Serikat mendukung pembunuhan massal terhadap gerakan komunis dan simpatisannya di Indonesia dan negara-negara lain selama Perang Dingin. Vincent Bevins menggabungkan kisah-kisah pribadi, penelitian sejarah, dan dokumen-dokumen yang telah dideklasifikasi untuk mengungkap sejarah tersembunyi dalam kampanye anti-komunis di negara dunia ketiga.<\/p>\n<p>Pemerintah AS, yang didorong oleh ketakutannya terhadap komunisme selama Perang Dingin, secara aktif mendukung dan mendorong militer Indonesia untuk melakukan genosida terhadap gerakan kiri dan komunis di Indonesia. Genosida ini mengakibatkan kematian sekitar 500.000 hingga satu juta orang, dan memiliki dampak yang sangat buruk pada masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p>Bevins berargumen bahwa pembantaian di Indonesia pada tahun 1965-1966, bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri, melainkan sebuah model bagi kudeta dan intervensi yang didukung oleh Amerika Serikat di Amerika Latin, Asia, dan Afrika. Dia menunjukkan bagaimana CIA dan Departemen Luar Negeri AS membantu mendalangi penggulingan Sukarno, presiden pertama Indonesia dan pemimpin Gerakan Non-Blok, serta kebangkitan Suharto, seorang diktator brutal yang berkuasa selama tiga dekade. AS menyediakan senjata, pelatihan, propaganda, dan intelijen kepada tentara Indonesia dan kelompok paramiliter yang melakukan pembantaian terhadap orang-orang yang dicurigai sebagai komunis, etnis Tionghoa, dan siapa pun yang menentang rezim yang didukung AS.<\/p>\n<p>Bevins menelusuri dampak global dari metode Jakarta, yang mengilhami rezim-rezim sayap kanan di Brasil, Chili, Argentina, Guatemala, El Salvador, dan tempat lain untuk menggunakan taktik teror dan penindasan yang serupa terhadap penduduk mereka sendiri. Pengalaman genosida Indonesia untuk mengembangkan cetak biru penindasan anti-komunis di belahan dunia lain, termasuk Amerika Latin. Dia berpendapat bahwa Metode Jakarta &#8211; kombinasi operasi rahasia, propaganda, dan bantuan militer &#8211; menjadi respons standar AS terhadap gerakan sayap kiri dan komunis sepanjang Perang Dingin. Dia mewawancarai para penyintas, saksi, dan pelaku kekejaman ini, serta mantan pejabat AS yang terlibat atau mengetahui operasi ini. Metode Jakarta membentuk dunia yang menciptakan warisan kekerasan, ketidaksetaraan, korupsi, dan impunitas yang masih menghantui banyak negara.<\/p>\n<p>Buku ini merupakan karya yang menyentuh dan penuh empati yang menyuarakan para korban kengerian-kengerian tersebut, yang sering kali dibungkam oleh sejarah. Buku diterjemahkan dengan sangat baik jadi enak dibaca. Buku yang menambah amunisi keberanian kita untuk memperhitungkan masa lalu untuk memahami dan mengubah masa kini. [*]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Dodi Faedlulloh Hampir setahun saya tidak membaca tulisan-tulisan tentang peristiwa 1965. Penerbitan Metode Jakarta oleh Marjin Kiri menggugah saya untuk kembali membuka sejarah kelam itu. Metode Jakarta merupakan kisah mencekam tentang bagaimana Amerika Serikat mendukung pembunuhan massal terhadap gerakan komunis dan simpatisannya di Indonesia dan negara-negara lain selama Perang Dingin. Vincent Bevins menggabungkan kisah-kisah pribadi, penelitian sejarah, dan dokumen-dokumen yang telah dideklasifikasi untuk mengungkap sejarah tersembunyi dalam kampanye anti-komunis di negara dunia ketiga. Pemerintah AS, yang didorong oleh ketakutannya &hellip; <a class=\"readmore\" href=\"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/2023\/10\/04\/metode-jakarta-sebagai-cetak-biru-formula-penindasan-amerika-serikat\/\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[27,29,28],"class_list":["post-116","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-book-review","tag-buku","tag-metode-jakarta","tag-review"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":120,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116\/revisions\/120"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.unila.ac.id\/dodifaedlulloh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}